Transcription

BAB IPENDAHULUANI.1. SPSS FOR WINDOWSSPSS adalah kependekan dari Statistical Program for Social Science merupakan paket programaplikasi komputer untuk menganalisis data statistik. Dengan SPSS kita dapat memakai hampir dariseluruh tipe file data dan menggunakannya untuk untuk membuat laporan berbentuk tabulasi, chart(grafik), plot (diagram) dari berbagai distribusi, statistik deskriptif dan analisis statistik yang kompleks.Jadi dapat dikatakan SPSS adalah sebuah sistem yang lengkap, menyeluruh, terpadu, dan sangatfleksibel untuk analisis statistik dan manajemen data, sehingga kepanjangan SPSS pun mengalamiperkembangan, yang pada awal dirilisnya adalah Statistical Package for the Social Science, tetapi padaperkembangannya berubah menjadi Statistical Product and Service Solution.Keunggulan dari SPSS for windows diantaranya adalah diwujudkan dalam menu dan kotakkotak dialog antar muka (dialog interface) yang cukup memudahkan para user dalam perekaman data (dataentry), memberikan perintah dan sub-sub perintah analisis hingga menampilkan hasilnya. Disamping ituSPSS juga memiliki kehandalan dalam menampilkan chart atau plot hasil analisis sekaligus kemudahanpenyuntingan bilamana diperlukan.Dalam menunjang kerjanya, SPSS for windows menggunakan 6 tipe window, yaitu : SPSS DataEditor, output Window, Syntax Window, Chart Carousel, Chart Window, dan Help Window.I.2. PENGERTIAN DASARI.2.1. Konsep Data dalam SPSSKarena SPSS merupakan paket program untuk mengolah dan menganalisis data, maka untukmenjalankan program ini terlebih dahulu harus dipersiapkan data yang akan diolah dan dianalisistersebut.Untuk bisa dimengerti oleh prosesor pada SPSS for windows, data tersebut harus mempunyaistruktur, format dan jenis tertentu. Setelah anda memahami konsep data dan konsep window dalamSPSS for windows, hal lain yang perlu diperhatikan dalam analisis adalah pemilihan prosedur yangsesuai dengan kasus yang sedang dihadapi. Kesalahan dalam memilih prosedur tentunya akanmengakibatkan hasil analisis yang diperoleh tidak sesuai dengan yang diharapkan.I.2.2. Struktur DataDalam SPSS, data yang akan diolah harus dalam bentuk m baris dan n kolom. Tiap baris datadinamakan case (kasus) dan tiap kolom data mempunyai heading yang dinamakan variabel.NamaIndra GunawanDwi WahyuniAndi SetionoAmbarsariHenny Andika um KomputerUMM

Struktur data diatas menunjukkan listing data yang terdiri dari 4 variabel dan 5 case. Misalvariabel-variabel tersebut diberi nama NAMA, GENDER, ALAMAT dan LAHIR, maka NAMA danALAMAT adalah variabel bertipe string, GENDER bertipe numerik dan lahir bertipe Date.I.2.3. Missing ValueMissing value atau harga yang hilang, adalah istilah yang digunakan oleh SPSS untukmendeklarasikan data yang hilang/tidak lengkap. Hal ini diperhatikan karena data yang hilang akansangat berpengaruh pada hasil pengolahan maupun analisis dari keseluruhan data.Sering kita menjumpai ketidaklengkapan dalam pengumpulan data, misalnya pada pengumpulannilai test IQ suatu kelas dengan 50 siswa, dimana ada 3 siswa yang tidak masuk pada salah satu hari testdari dua hari yang dijadwalkan. Tentunya ketidakhadiran siswa tersebut akan mempengaruhi hasilanalisis data kelas tersebut secara keseluruhan. Untuk mengatasi hal ini, nilai test ketiga siswa harusdiberi harga tertentu, misalnya 0 yang dideklarasikan sebagai missing value. Dengan value ini case yangvalid hanya 47 meski jumlah case 50.Ada dua jenis missing value yang dikenal oleh SPSS, yakni :a.User missing value, adalah missing value yang nilai ditentukan oleh user (pemakai). Seperti padapendataan nilai test IQ di atas, ditentukan haraga 0 sebagai missing value.b. System missing value, adalah missing value yang ditentukan secara otomatis oleh SPSS, yaitubilamana dijumpai harga yang ilegal, sepeti didapatinya karakter alpabetic pada variabel numerik,atau perhitungan yang menghasilkan nilai tak terdefinisikan pada perintah transformasi data sepertipembagian dengan 0.I.2.4. Konsep VariabelDilihat dari bentuknya, variabel terdiri dari:a.Variabel Kualitatif, variabel ini berbentuk klasifikasi atau kategoriDalam tipologi dasar, variabel ini dibedakan menjadi dua macam:-Tanpa peringkat, Contoh (Surabaya, Bandung, Jakarta), (Laki-laki, Perempuan), (Hijau, Hitam,Merah).-Dengan peringkat, Contoh: (Kurang, Cukup, Baik), (Rendah, Sedang, Tinggi), (Pesuruh,Penyelia, Direktur).b. Variabel Kuantitatif, Variabel ini merupakan skor yang berwujud numerik.Secara garis besar terdiri dari:-Diskrit, Contoh: jumlah siswa, banyak kasus, jumlah penduduk.-Kontinue, Contoh: tinggi badan, berat badan, jarak lempar, besar kakiI.3. WINDOW PADA SPSS FOR WINDOWS Data s,Utilities,Window,Help.Data editor adalah window yang bersama output window pertama kali keluar pada saat pertama-2-Laboratorium KomputerUMM

kali dioperasikannya SPSS for windows. Window ini berwujud kotak-kotak persegi (sel-sel) sejenistampilan spreadsheet yang berfungsi sebagai sarana pemasukan data, penghapusan, pengurutan danberbagai pengolahan data aslinya. Output WindowMenu: File, Edit, Data transform, Statistics, Graphs, Utilities, Window, Help.Output window adalah text window yang merupakan media tampilan dari hasil proses yangdilakukan oleh SPSS prosesor. Setiap kali anda melakukan pengolahan data pengolahan grafik,penganalisaan data maupun perjalanan menu utilities, maka seluruh hasil proses tersebut akanditampilkan pada output window ini. Syntak WindowMenu: File, Edit, Data transform, Statistics, Graph, Utilities, Window, Help.Syntak Window adalah text window yang digunakan untuk menuliskan susunan perintah atauprogram dalam SPSS for windowa. Chart CarouselMenu: File, Edit, Carousel, Window, Help.Chart Carousel adalah window yang digunakan untuk menampilkan chart yang dihasilkan olehSPSS. Chart WindowChart Window adalah merupakan chart editor yang digunakan untuk menyimpan, memanggil,memodifikasi dan mencetak chart yang dihasilkan oleh SPSS. Help WindowHelp window ini digunakan untuk jika anda mengalami kesulitan didalam menjalankan programSPSS. Dengan membuka file menu ini maka anda dapat mengetahui fungsi tombol-tombol, kotakisian dan lain-lain.I.4. MENJALANKAN SPSS FOR WINDOWUntuk mengaktifkan SPSS for window ikutilah langkah-langkah berikut:1. Klik tombol Start2. Arahkan pointer mouse pada menu program3. Arahkan pointer mouse ke folder program SPSS dan klik mouse, maka pada layar monitor akandidapatkan tampilan utama dari SPSS for Windows seperti gambar berikut :Title BarMenu BarTool BarSel Aktif-3-Laboratorium KomputerUMM

Sistem kerja SPSS for windows dikendalikan oleh menu. Hampir seluruh kerja anda dimulaidengan menentukan pilihan pada menu bar. Ada sembilan menu utama yang dimiliki SPSS forwindows, yaitu: File. Digunakan untuk membuat file baru atau membuka file, menyimpan file. Edit. Digunakan untuk memodifikasi, mengkopi, menghapus, mencari dan mengganti data atauteks dari output windows maupun syntak windows. Data. Digunakan untuk membuat pilihan global dari file data SPSS, seperti pendefinisian variabel,penggabungan file, transpose data, mengambil sebagai case dan sebagainya. Transform. Digunakan untuk mentranformasi data, yaitu pembentukan variabel baru yang valuenyamerupakan hasil tranformasi dari value variabel-variabel yang sudah ada. Atau memodifikasivariabel yang sudah ada berdasarkan variabel yang lain. Seperti tranformasi dengan operatoraritmatik, fungsi aritmatika, fungsi statistik dan sebagainya. Analuze. Digunakan untuk memilih berbagai prosedur pengolahan secara statistik seperti tabulasisilang (crosstab), korelasi, regresi linier, analisis varians, penyusunan laporan dan sebagainya. Graph. Digunakan untuk mengaktualisasikan data berupa bar chart, pie chart, histogram,scatterplots (diagram pencar), dan bentuk-bentuk grafik lainnya. Utilities. Digunakan untuk mengubah fonts, mengakses data secara dinamik, menampilkan berbagaiinformasi mengenai isi file data SPSS, atau menampilkan indeks dari perintah-perintah SPSS. Windows. Digunakan untuk mengatur, memilih, dan mengontrol atribut-atribut windows SPSS. Help. Digunakan untuk membuka windows standart Microsoft Help yang memuat informasibantuan bagaimana menggunakan bantuan berbagai fasilitas pada SPSS. Informasi bantuan ini jugabisa didapatkan lewat setiap kotak dialog.Mengakhiri paket program aplikasi SPSS for windows ini, lakukan langkah-langkah berikut:Dari menu (menu dengan keaktifan window manapun juga), pilih:FILE EXITUntuk setiap window yang telah anda buka, SPSS akan mananyakan apakah anda akan menyimpansisanya sebelum mengakhiri sesi tersebut. Untuk mengakhiri sesi tanpa menyimpan terlebih dahuluklik tombol No untuk masing-masing window. Jika anda tekan tombol Yes atau tekan Enter,maka SPSS akan membuka kotak dialog yang sesuai dengan tipe windownya untuk melakukanpenyimpanan.-4-Laboratorium KomputerUMM

BAB IIMENANGANI FILE DATADAN MENGISIKAN DATAII.1. MENDEFINISIKAN VARIABELBuatlah sebuah file dengan data seperti di bawah ini :Sebelum anda mengisikan data tersebut diatas maka langkah-langkah yang harus dilakukanadalah mendefinisikan variable-variabel. Dengan demikian definisi dari data di atas adalah sebagaiberikut :VariabelNAMASEXTipeStringNumericLabel VariabelNama karyawanJenis KelaminGOLNumericGolongan KaryawanMS KERJAGAJIAWALNumericNumericMasa Kerja Dalam TahunGaji Karyawan PertamaValue Label1 ”Laki-laki”2 ”Perempuan”1 ”Lulusan SMA”2 ”Lulusan D3”3 ”Lulusan S1”4 ”Lulusan S2”Pendefinisian variabel hanya dapat dilakukan bila SPSS data editor sedang aktif. Padapendefinisian variabel kita dapat melakukan pemberian nama variabel sekaligus menentukan formatdari variabel tersebut. Aturan pemberian nama variabel tidak dapat secara langsung diberikan, akantetapi untuk pemberian nama variabel (kolom), di dalam sheet SPSS terdapat dua pilihan antar lainData View dan Variabel View.Data view adalah merupakan hasil dari pemberian nama atau pemberian variabel pada variabelview. Sedangkan variabel view merupakan salah satu cara untuk memasukkan nama variabel yangselanjutnya akan diolah dalam program statistik SPSS. Oleh karena itu dalam memasukkan variabel dikolom variabel View beberapa harus diperhatikan seperti type variabel, label variabel, missing value danformat kolom.-5-Laboratorium KomputerUMM

Nama VariabelDefault dari variabel diawali dengan suku kata VAR dan diikuti 5 digit angka (VAR00001,VAR00002, ). Ketentuan-ketentuan dalam memberikan nama variabel adalah sebagai berikut: Nama variabel harus diawali dengan huruf Tidak boleh diakhiri dengan tanda titik Panjang variabel maksimal 8 karakter (u/ versi tertentu, eq. versi 10) Tidak boleh ada blank atau spasi dan karakter spesial seperti !,?,’, dan * Harus unik, yaitu tidak boleh ada nama variabel yang sama Tidak membedakan huruf kecuali dengan huruf kapital (u/ versi tertentu, eq. versi 10) Tidak boleh menggunakan istilah reserved word (istilah yang sudah ada pada SPSS) yaitu, ALL,AND, BY, EQ, GE, GT, LE, LT, NOT, OR, TO, dan WITH. Tipe VariabelUntuk menentukan type-type variabel, lebar variabel (filed) dan jumlah angka bulat dan desimal. LabelsUntuk menentukan label variabel dan harga data label tersebut (jika diperlukan). Pada kotakvariabel label, anda bisa mengisikan label dari variabel. Sedangkan pada kotak value label,terdapat dua kotak isian yaitu value (nilai yang akan dimasukkan) dan value label (keterangannilai, untuk keseragaman) dan 3 tombol pendukung yang bisa digunakan untuk pendefinisian labelberbentuk kategori. Misal: ketik 1 pada value dan pria pada value label, terlihat tombolpendukung berubah warna (aktif) setelah itu tekan tombol Add, terlihat keterangan 1 ’pria’.Artinya kategori pria diberi nilai 1. Jika anda ingin mengganti pilih Change, dan pilih Removeuntuk menghapus. Mising ValueUntuk menentukan harga-harga dari suatu variabel akan dideklarasikan sebagai missing value(user missing value). Ada 4 pilihan dalam mendeklarasikan missing value, yaitu:1. No missing value. Bila variabel tersebut tidak menggandung missing value2. Discrete missing value. Bila variabel 1, 2 atau 3 buah missing value anda tinggalkanmengisikan harga-harga missing value tersebut pada kotak yang tersedia3. Range of missing value. Bila variabel tersebut mengandung missing value yang berupainterval suatu bilangan. Misal: 5–10, anda tinggal mengisikan harga terendah dan hargatertinggi dari interval tersebut4. Range plus one discrete missing value. Jika variabel tersebut menggandung missing valueyang berupa interval suatu bilangan dan sebuah harga missing sebagai harga alternatif lain,misal: 7–9 atau 0-6-Laboratorium KomputerUMM

Perlu diperhatikan pada pendefinisian missing value untuk variabel-variabel string hanya bisadilakukan sebelum pengisian data (value-value) pada variabel tersebut dan panjang maksimum 8karakter.II.2. MENYIMPAN FILE DATASetelah melakukan pengisian data pada SPSS data editor, maka simpanlah dengan langkahlangkah berikut:1. Klik menu File; kemudian pilih Save Atau tekan Alt-F kemudian S2. Selanjutnya beri nama file, misal: Latih, dan tempatkan pada direktori yang anda kehendaki. Untuktipe data ekstensi file SPSS adalah sav, sehingga data tersebut tersimpan dengan nama lengkapLatih.sav3. Tekan Ok diikuti tombol EnterII.3. MENGHAPUS DATA Menghapus isi sel1. Pilih sel yang akan dihapus isinya dengan baik2. Pilih menu Edit; kemudian pilih Delete (atau tekan tombol delete pada keyboard)Untuk menghapus isi sejumlah sel sekaligus blok sejumlah blok sejumlah sel yang akandihapus, kemudian ikuti langkah 2. Menghapus isi sel satu kolom (variabel)1. Klik heading kolom (nama variabel) yang akan dihapus2. Pilih menu Edit; kemudian pilih Delete (atau tekan tombol delete pada keyboard)Untuk menghapus sejumlah kolom, maka klik sejumlah heading (nama variabel) yang akandihapus, kemudian ikuti langkah 2. Menghapus isi sel satun baris (case)1. Klik nomor case yang akan dihapus2. Pilih menu Edit; kemudian pilih Delete (atau tekan tombol delete pada keyboard)Untuk mengapus sejumlah case, maka klik sejumlah case yang akan dihapus, kemudian ikutilangkah 2.II.4. MENGCOPY DATA Mengcopy isi sel1. Pilih sel (atau sejumlah sel) yang akan dicopy2. Pilih menu Edit, kemudian pilih Copy atau cukup tekan Ctrl-C3. Pindahkan penunjuk sel pada sel yang akan dituju4. Pilih menu Edit, kemudian pilih Paste atau cukup menekan Ctrl-V-7-Laboratorium KomputerUMM

Hal yang perlu diperhatikan dalam mencopy sis sel atau sejumlah sel adalah bahwa formathasil copy akan selalu menyesuaikan dengan format variabel yang dicopy. Mengcopy isi sel satu kolom (variabel)1. Klik heading kolom (nama variabel) yang akan dicopy2. Pilih menu Edit, kemudian pilih Copy atau cukup tekan Ctrl-C3. Klik heading kolom yang dituju4. Pilih menu Edit, kemudian pilih Paste atau cukup menekan Ctrl-VUntuk mengcopy isi sel sejumlah kolom sekaligus, pilihlah sejumlah kolom tersebut dengandrag (blok) pada bagian heading. Mengkopi isi sel satu baris (case)1. Klik nomor case yang akan dicopy2. Pilih menu Edit, kemudian pilih Copy atau cukup tekan Ctrl-C3. Klik nomor case yang dituju4. Pilih menu Edit, kemudian pilih Paste atau cukup menekan Ctrl-VII.5. MENYISIPKAN DATA Menyisipkan Kolom1. Pindahkan penunjuk sel pada kolom yang akan disisipi2. Klik menu Data, Kemudian pilih Insert Variabel atau cukup menakan Alt-D kemudian tekanhuruf V Menyisipkan Baris1. Pindahkan penunjuk sel pada kolom yang akan disisipi2. Klik menu Data, Kemudian pilih Insert Case atau cukup menekan Alt-D kemudian tekanhuruf I-8-Laboratorium KomputerUMM

BAB IIIKENORMALAN DATAPada saat akan melakukan analisis data, hal pertama yang yang harus diketahui adalah datanyanormal atau tidak. Untuk mengetahui data itu normal atau tidak dapat dilakukan uji kenormalan data.III.1. DISTRIBUSI FREKUENSIProsedur ini digunakan untuk menguji kenormalan data dengan skewness (nilai kemiringan)dan kurtosis (titik kemiringan).Analyze Descriptive Statistics FrequenciesMaka akan ditampilkan kotak dialog Frequencies.1. Pindahkan variable mana yang akan diuji kenormalan datanya, kemudian pilih Statistics2. Pilih Skewness dan Kurtosis.3. klik OK hingga mendapat tabel statisticsKemudian ujilah nilai skewness dan kurtosis dengan syarat nilai Skewness dan nilai Kurtosis terletakdiantara 2 .Nilai Skewness Nilai Kurtosis SkewnessS tan dard Erorr Of SkewnessKurtosisS tan dard Erorr Of KurtosisIII.2. DISTRIBUSI DESKRIPTIFProsedur ini digunakan untuk menguji kenormalan data dengan menggunakan nilai Z score 1,96 . Data itu disebut normal jika nilai Z score yang muncul sebagian besar terletak diantara 1,96 .Analyze Descriptive Statistics DescriptivesMaka akan ditampilkan kotak dialog Descriptives.1. Pindahkan variable mana yang akan diuji kenormalan datanya2. Klik save standized values as variable.3. Klik OK hingga mendapat tabel Descriptive Statistics.Nilai Z Skore akan muncul pada data statistic nya.-9-Laboratorium KomputerUMM

BAB IVCOMPARE MEANSDalam analisis statistik, seringkali ingin diketahui tingkat perbedaan antara kelompok (grup)yang satu dengan yang lainnya. Kelompok-kelompok tersebut disebut dengan sub populasi atausubgrup, karena merupakan bagian dari suatu populasi.IV.1. PROSEDUR MEANSProsedur dalam SPSS yang digunakan untuk menampilkan mean dari beberapa subgrup adalahprosedur Means. 1 variabel numerik sebagai variabel dependent 1 variabel numerik atau string pendek sebagai variabel independent.(Secara opsional bisa ditambahkan variabel-variabel hingga beberapa lapis dan maksimal 5 lapis)Untuk menjalankan prosedur Means, dari menu pilih:Analyze Compare maens Means Maka akan ditampilkan kotak dialog Means.Variabel numerik dan variabel string pendek pada file data anda akan ditampilkan pada kotak daftarvariabel.1. Pindahkan satu atau beberapa variabel numerik kekotak Dependendent List2. Pindahkan satu atau beberapa variabel numerik atau string pendek ke kotak Independent List3. Klik OK untuk mendapatkan tabel default yang berisi mean dan cacah case.Means subgrup dari tiap-tiap variabel dependen yang anda daftar akan dihitung menurut masingmasing kategori dari variabel independen.Sebagai contoh dengan mengikuti langkah-langkah diatas analisis kasus berikut :Manajer pemasaran MAJU MAKMUR ingin mengetahui rata-rata penjualan ROTI DURIANberdasarkan Tingkat Pendidikan Salesman. Adapun data penjualan dari salesman tersebut adalahsebagai berikut .00420.00398.00375.00364.00325.00410.00425.00- 10 orium KomputerUMM

Definisi Variabel :Nama e Label1 sales-sarjana2 sales-Akademik1 laki-laki2 PerempuanLabelTingakt Pendidikan SalesmanJenis Kelamin SalesmanPenjualan roti rasa kacangPenjualan roti rasa durianPenjualan roti rasa coklatPenjualan roti rasa susuMeansIV.2. PROSEDUR ONE SAMPLE T-TESTProsedur One Sample T-test digunakan untuk menguji apakah suatu nilai tertentu (yangdiberikan sebagai pembanding) berbeda secara nyata ataukah tidak dengan rata-rata sebuah sampel.Spesifikasi minimum yang diperlukan dalam prosedur ini adalah:1 variabel numerik yang akan diuji, dengan asumsi: Data berdistribusi Normal Data sampel berjumlah sedikit ( 30 )Untuk menjalankan prosedur ini dari menu pilih:Analyze Compare Means One Sampel T test Maka akan ditampilkan kotak dialog One Sample T test.Variabel numerik dan variabel string pendek pada file data anda akan ditampilkan pada kotakdaftar variabel.1. Pindah satu atau beberapa variabel numerik kekotak Test Variabel2. Ketikkan nilai tertentu (yang diberikan sebagai pembanding) pada kotak Test Value3. Klik OK untuk mengakhiri prosedur ini- 11 -Laboratorium KomputerUMM

Contoh SoalSeorang karyawan bernama Ryan memiliki jam kerja selama 7,5 jam. Manajer dari perusahaantersebut menganggap jam kerja Ryan berbeda dengan rekan-rekannya. Benarkah pernyataan tersebut ?Adapun data karyawan sebagai berikut :GenderTingkat uanPerempuanPerempuanPerempuanPerempuanJam kerja6781095810775686557766Jam lembur332,52332,522232232,52232,52Definisi Variabel :Nama variableGenderTipeNumerikTingkat PendidikanNumerikJam KerjaJam LemburNumerikNumerikValue Label1 Laki-laki2 Perempuan1 Sarjana2 AkademikLabelJenis Kelamin KaryawanTingakt Pendidikan KaryawanJam Kerja KaryawanJam Lembur KaryawanPenyelesaian :Dengan mengikuti langkah-langkah diatas maka akan anda dapatkan Output sebagai berikut:One-Sample StatisticsNJAM KERJA20Mean6,9000Std. Deviation1,55259One-Sample TestStd. ErrorMean,34717Test Value 7.5JAM KERJA- 12 -t-1,728df19Sig. (2-tailed),100MeanDifference-,6000095% ConfidenceInterval of theDifferenceLowerUpper-1,3266,1266Laboratorium KomputerUMM

Analisis : HipotesisHo : Jumlah jam kerja Ryan tidak berbeda dengan rata-rata jam kerja rekan-rekannya (µ Ryan 7.5).Hi : Jumlah jam kerja Ryan berbeda dengan rata-rata jam kerja rekan-rekannya (µ Ryan 7.5). Pengambilan Keputusana. Berdasarkan perbandingan thitung dengan ttabelUji dilakukan dua sisi karena akan diketahui apakah jumlah jam kerja Ryan sama dengan rata-ratajam kerja rekan-rekannya selama ini atau tidak. Jadi bisa lebih besar atau lebih kecil, makadigunakan uji dua sisi.Syarat :-Ho diterima : Jika thitung berada diantara nilai – ttabel dan ttabel.-Ho ditolak: Jika thitung tidak berada diantara nilai - ttabel dan ttabel.Thitung dari output diatas - 1,728Dari tabel, dengan Tingkat signifikasi (α) 5% dengan df (derajat kebebasan n-1 20-1 19)Ttabel 2,09. Karena thitung berada di daerah penerimaan Ho, maka jumlah jam kerja Ryanmemang tidak berbeda bila dibandingkan dengan jam kerja rata-rata ( 7.5).b. Berdasarkan nilai probabilitasSyarat :- Jika probabilitas 0,05 maka Ho diterima- Jika Probabilitas 0,05 maka Ho ditolakKarena output tampak nilai probabilitas 0,100 0,05 maka kesimpulannya sama yaitu jumlahjam kerja Ryan memang tidak berbeda bila dibandingkan dengan jam kerja rata-rata.IV.3. PROSEDUR INDEPENDENT SAMPEL T TESTProsedur Independent Sample T-test digunakan untuk menguji apakah dua sampel yangtidak berhubungan berasal dari populasi yang mempunyai mean sama atau yang tidak secara signifikan.Spesifikasi minimum yang diperlukan dalam prosedur ini adalah : Satu atau beberapa variabel numerik yanga akan diuji Satu variabel numerik atau string pendek sebagai variabel grup (variabel pembuat grup) Value-value grup untuk variabel grupUntuk menjalankan prosedur ini, dari menu pilihStatistics Compare Means Independent Sample T-test.Maka akan ditampilakan kotak dialog Independent Sample T-testVariabel numerik dan variabel string pendek pada file data anda akan ditampilkan pada kotakdaftar variabel.- 13 -Laboratorium KomputerUMM

1. Pindahkan satu atau beberapa variabel numerik yang akan diuji ke kotak Test variabel (S), tiapvariabel yang anda pindahkan masing-masing akan menghasilkan sebuah uji t2. Pindahkan satu variabel numerik atau string pendek (variabel berbentuk kategori) yang akanmembagi variabel-variabel yang akan diuji menjadi 2 grup kekotak Grouping variabel.3. Definisikan kategori dari grup, setelah itu klik tombol OK untuk mendapatkan uji t sampelindependent secara default, dimana ditampilkan probabilitas 2-ekor dari interval konvidensi 95%.Contoh SoalManajer ingin mengetahui apakah ada perbedaan jam kerja berdasarkan tingkat pendidikankaryawannya ? (data pada sub bab one sample t-test)Penyelesaian :Dengan mengikuti langkah-langkah diatas maka akan anda dapatkan output sebagai berikut:Independent Samples TestLevene's Test forEquality of VariancesFJAM KERJAEqual variancesassumedEqual variancesnot assumed,359Sig.,557t-test for Equality of MeanstdfSig. (2-tailed)MeanDifferenceStd. ErrorDifference95% ConfidenceInterval of 585Analisis :Ada 2 tahapan analisis yaitu :a.Dengan Levene Test, diuji apakah varians populasi kedua sampel sama ataukah berbeda.b. Dengan T Test, dan berdasarkan hasil analisis nomor a, diambil suatu keputusan.Mengetahui apakah varians populasi identik atau tidak. HipotesisHo :Kedua varians populasi adalah identik (varians populasi jam kerja pada karyawansarjana dan akademik adalah sama)H1 :Kedua varians populasi adalah tidak identik (varians populasi jam kerja padakaryawan sarjana dan akademik adalah berbeda) Pengambilan keputusana. Berdasarkan perbandingan fhitung dengan ftabelSyarat :-Ho diterima : Jika fhitung berada diantara nilai – ftabel dan ftabel.-Ho ditolak: Jika fhitung tidak berada diantara nilai - ftabel dan ftabel.Terlihat bahwa Fhitung dengan Equal Variance Assumed (diasumsikan kedua varian sama)adalah 0,359 dan nilai ftabel : 5,98 maka Ho diterima.- 14 -Laboratorium KomputerUMM

b. Berdasarkan nilai probabilitasSyarat :-Jika probabilitas 0,05 maka Ho diterima-Jika Probabilitas 0,05 maka Ho ditolakKarena probabilitas 0,05 maka Ho diterima yang artinya kedua varians adalah identik.Catatan : Keputusan lebih cepat bisa juga diambil dengan langsung melihat pada letak angka F(Levene Test) di output.Analisis dengan memakai t test untuk asumsi varians sama. HipotesisHo :Kedua rata-rata populasi adalah identik (rata-rata populasi jam kerja pada karyawansarjana dan akademik adalah sama)H1 :Kedua rata-rata populasi adalah tidak identik (rata-rata populasi jam kerja pada karyawansarjana dan akademik adalah berbeda) Pengambilan keputusana. Berdasarkan perbandingan t hitung dengan ttabelSyarat :-Ho diterima : Jika thitung berada diantara nilai – ttabel dan ttabel.-Ho ditolak: Jika thitung tidak berada diantara nilai - ttabel dan ttabel.Pada output didapat nilai thitung sebesar -0,833. Sedangkan ttabel dapat dihitung pada tabel tdengan tingkat signifikansi (α) adalah 5% dan derajat kebebasan (df) adalah 19. Uji dilakukandua sisi sehingga didapatkan ttabel sebesar 2,09.Karena thitung terletak pada daerah Ho diterima (-0,833), maka rata-rata populasi jam kerja padakaryawan sarjana dan akademik adalah sama. Atau tingkat pendidikan seorang karyawanternyata tidak membuat jam kerja menjadi berbeda.b. Berdasarkan nilai probabilitasSyarat :-Jika probabilitas 0,05 maka Ho diterima-Jika probabilitas 0,05 maka Ho ditolakPada output tampak nilai probabilitas adalah 0,416. Karena nilai probabilitas jauh di atas 0,05maka Ho diterima dengan kesimpulan yang sama dengan cara perbandingan thitung denganttabel.IV.4. PROSEDUR PAIRED SAMPLE T TESTProsedur paired sampel t test digunakan untuk menguji dua sampel yang berpasangan,apakah mempunyai rata-rata yang secara nyata berbeda ataukah tidak. Untuk menjalankan prosedur inidari menu utama SPSS, pilih menu Analyze.Compare Mean.Paired-Samples T Test - 15 -Laboratorium KomputerUMM

Maka akan ditampilkan kotak dialog Paired Sample T-testSemua variabel numerik pada file data anda akan ditampilkan pada kotak daftar variabel.1. Pindahkan satu atau beberapa pasang variabel sekaligus kekotak Paired Variabel. Untukmemindahkan pasangan lakukan langkah berikut :a.Klik salah satu variabel, sehingga akan ditampilkan sebagai variabel pertama pada kotak CurrentSelections.b. Klik variabel lain, sebagai pasangannya, sehingga akan ditampilkan sebagai variabel kedua padakotak Current Selections.c.Klik variabel lain, sebagai pasangannya, sehingga akan ditampilkan sebagai variabel kedua padakotak Current Selection2. Untuk membuat pasangan variabel lagi. Ulangi langkah-langkah diatas.3. Klik OK untuk mendapatkan uji default dari pasangan sampel dengan probabilitas 2 ekor daninterval konfidensi 95% untuk perbedaan rata-rata.Contoh SoalSebuah perusahaan ingin mengetahui apakah dengan penggantian mesin dapat meningkatkanjumlah produksi barang. Dilakukan pengamatan dengan data sebagai berikut:Barang Produksi dg mesin lamaProduksi dg mesin 4301346153742931631035517321371Dari data tersebut ingin diketahui apakah pengubahan mesin meningkatkan produksi barang ?Penyelesaian :Dengan mengikuti langkah-langkah di atas akan Anda dapatkan Output sebagai berikut :Paired Samples StatisticsMeanPair1PRODUKSI DENGANMESIN LAMAPRODUKSI DENGANMESIN BARUNStd. DeviationStd. 098,54552- 16 -Laboratorium KomputerUMM

Paired Samples CorrelationsNPair1PRODUKSI DENGANMESIN LAMA &PRODUKSI DENGANMESIN BARUCorrelation17Sig.-,146,576Paired Samples TestPaired DifferencesMeanPair1PRODUKSI DENGANMESIN LAMA PRODUKSI DENGANMESIN BARUStd. DeviationStd. ErrorMean51,9831012,6077510,6470695% ConfidenceInterval of . (2-tailed)16Analisis : HipotesisHo : Kedua rata-rata adalah identik (rata-rata populasi produksi dengan mesin lama dan baruadalah sama).H1 : Kedua rata-rata adalah tidak identik (rata-rata populasi produksi dengan mesin baru lebihbesar dari prouksi dengan mesin lama). Pengambilan Keputusana. Berdasarkan perbandingan thitung dengan ttabelSyarat :-Ho diterima : Jika thitung berada diantara nilai – ttabel dan ttabel.-Ho ditolak: Jika thitung tidak berada diantara nilai - ttabel dan ttabel.thitung dari output di atas 0,844Dari tabel, dengan tingkat signifikansi (α) 5 % dengan df (derajat kebebasan) n-1 17 – 1 16, maka didapatkan ttabel 2,12Karena thitung terletak diantara ttabel m

nilai test IQ suatu kelas dengan 50 siswa, dimana ada 3 siswa yang tidak masuk pada salah satu hari test . 3. Arahkan pointer mouse ke folder program SPSS dan klik mouse, maka pada layar monitor akan didapatkan tampilan utama dari SPSS for Windows seperti gambar berikut : Title Bar Menu Bar . dan bentuk-bentuk grafik lainnya.