Transcription

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARANPENGOLAHAN DAN PENYAJIAN MAKANAN INDONESIAKELAS XI JASA BOGA DI SMK NEGERI 6 YOGYAKARTATUGAS AKHIR SKRIPSIDiajukan kepada Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakartauntuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana PendidikanOleh :Nurul AzizahNIM 11511241009PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BOGAFAKULTAS TEKNIKUNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA2015i

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARANPENGOLAHAN DAN PENYAJIAN MAKANAN INDONESIAKELAS XI DI SMK NEGERI 6 YOGYAKARTAOleh:Nurul AzizahNIM 11511241009ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah: (1) menghasilkan modul mata pelajaranPengolahan dan Penyajian Makanan Indonesia sebagai media pembelajaran bagisiswa kelas XI Jasa Boga di SMK Negeri 6 Yogyakarta, (2) mengetahui kelayakanmodul pembelajaran untuk kompetensi Pengolahan dan Penyajian MakananIndonesiayang layak dipergunakan sebagai media pembelajaran, (3)mengetahui peningkatan pengetahuan siswa kelas XI Jasa Boga di SMK Negeri 6Yogyakarta sebelum dan sesudah menggunakan modul pembelajaran melaluipretest dan posttest.Penelitian ini merupakan jenis penelitian reseach and development (R&D).yang diadopsi dari model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Tahapdefine merupakan tahap awal untuk mendefinisikan analisis kebutuhan modul.Tahap design dilakukan perencanaan pembuatan modul sesuai dengan kerangkamodul. Tahap develop dilakukan validasi oleh ahli materi dan ahli media yangdilakukan oleh dosen dan guru SMK, kemudian dilakukanuji coba skala kecilsejumlah 10 siswa. Tahap selanjutnya yaitu dilakukan dengan uji coba skalabesar sejumlah 31 siswa kelas XI Jasa Boga SMK Negeri 6 Yogyakarta.Tahapdisseminate tidak dilaksanakan, sehingga penelitian hanya sampai tahap develop.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan skor gainternormalisasi.Hasil penelitian diketahui bahwa: (1) pembuatan modul pengolahan danPenyajian Makanan Indonesia kelas XI Jasa Boga ini melalui 3 tahapDefine,Design, dan Develop. (2) Hasil uji coba modul skala kecil yang dilakukanoleh 10 orang siswa kelas XI dan diperoleh hasil dengan kategori sangat layaksebesar 50% dan kategori layak sebesar 50%. Uji coba skala besar yangdilakukan pada 31 orang siswa kelas XI didapatkan hasil dengan kategori sangatlayak sebesar 77,48% dan kategori layak sebesar 22,52%. Kesimpulan yangdapat diambil dari hasil uji kelayakan oleh siswa bahwa modul Pengolahan danPenyajian Makanan Indonesia dinyatakan layak digunakan sebagai mediapembelajaran. (3) Ada peningkatan pengetahuan siswa terhadap mata pelajaranPengolahan dan Penyajian Makanan Indonesia dengan penggunaan modulPengolahan dan Penyajian Makanan Indonesia kelas XI melalui uji gain scoreuntuk mengetahui peningkatan nilai pretest dan posttest setiap siswa dan ujigain ternormalisasi diperoleh nilai sebesar 0,508 termasuk kategori sedang.Kata kunci: Modul Pembelajaran, Pengolahan dan Penyajian Makanan Indonesiakelas XI.iii

MOTTO“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan pada diri suatukaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri merekasendiri(Ar-Ra’d: 11)“Allah tak akan membebani seseorang melainkan dengankesanggupannya”(Q.S Al-Baqoroh: 286)“kesuksesan tak akan pernah datang pada orang yang malas”“Karena dasar dari keberhasilan perjuangan adalah ketabahan dankegigihan”“Hidup adalah memilih, namun untuk memilih dengan baik, kitaharus tahu siapa kita dan apa yang kita perjuangkan, ke manakita ingin pergi dan mengapa kita ingin sampai di sana.”vi

PERSEMBAHANSegala puji bagi Allah yang senantiasa memberikan karunia sehinggapenulis mampu menyelesaikan penulisan skripsi iniKarya ini kupersembahkan untuk:“ Allah SWT, semoga karya ini adalah salah satu wujud ibadah kepadaMu, hanya Engkau yang kami sembah, dan hanya Engkaulah kamimeminta pertolongan”“Ibu dan Bapak tercinta yang senantiasa memberikan doa dandukungan untukku”“Adik-adikku yang aku sayangi (Khoirul, Anis dan Arif) terimakasih yangtelah memberi semangat dan doa untuk kakak. berjuanglah pasti esokkan lebih baik!!Almamater UNYvii

KATA PENGANTARPuji syukur penuls panjatakan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkanberkah, rahmat, dan hidayahNya sehingga penulis dapat menyelesaikanpenulisan tugas akhir skripsi ini untuk memenuhi sebagian persyaratan gunamendapatkan gelar Sarjana Pendidikan dengan “Pengembangan ModulPembelajaran Pengolahan dan Penyajian Makanan Indonesia Kelas XIJasa Boga di SMK Negeri 6 Yogyakarta”dapat disusun sesuai denganharapan. Tugas Akhir Skripsi ini dapat diselesaikan tidak lepas dari bantuan dankerjasama dengan pihak lain. Berkenaan dengan hal tersebut, penulismenyampaikan ucapan terima kasih kepada yang terhormat:1.Titin Hera Widi Handayani, M.Pd selaku Dosen pembimbing TAS yang telahbanyak memberika semangat, dorongan dan bimbingan selama penyusunanTugas Akhir Skripsi ini.2. Marwanti, M.Pd, Wika Rinawati, M.Pd dan Hidayati, S.Pd selaku validatorinstrumen penelitian TAS yang memberikan saran dan masukan perbaikansehingga penelitian TAS dapat terlaksana sesuai dengan tujuan.3. Titin Herawidi, M.Pd, Wika Rinawati, M.Pd dan Marwanti, M.Pd selaku ketuapenguji, sekretaris, dan penguji yang memberikan koreksi perbaikan secarakomprehensif terhadap TAS ini.4. Noor Fitrihana, M.Eng dan Sutriyati Purwanti, M.Pd selaku Ketua JurusanPendidikan Teknik Boga dan Busana dan Ketua Program Studi PendidikanTeknik Boga beserta dosen dan staf yang telah memberikan bantuan danfasilitas selama proses penyusunan pra proposal sampai dengan terselesainyaTAS ini.5. Dr. Moch. Bruri Triyono selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas NegeriYogyakarta yang memberikan persetujuan pelaksanaan Tugas Akhir Skripsi.6. Dra. Darwestiselaku Kepala SMK Negeri 6 Yogyakarta yang telah memberi ijindan bantuan dalam pelaksanaan penelitian Tugas Akhir Skripsi ini.7. Para guru dan staf SMK Negeri 6 Yogyakarta yang telah memberi bantuanmemperlancar pengambilan data selama proses penelitian Tugas Akhir Skripsiini.viii

8. Semua pihak, secara langsung maupum tidak langsung, yang tidak dapatdisebutkan di sini atas bantuan dan perhatiannya selama penyusunan TugasAkhir Skripsi ini.Akhirnya, semoga segala bantuan yang telah diberikan semua pihak diatasmenjadi amalan yang bermanfaat dan mendapatkan balasan dari Allah SWT danTugas Akhir Skripsi ini menjadi informasi bermanfaat bagi pembaca atau pihaklain yang membutuhkannya.Yogyakarta, Juli 2015PenulisNurul AzizahNIM.11511241009ix

DAFTAR ISIHalamanHALAMAN SAMPUL. iHALAMAN PERSETUJUAN . iiABSTRAK . iiiLEMBAR PENGESAHAN. ivSURAT PERNYATAAN. vHALAMAN MOTTO . viHALAMAN PERSEMBAHAN.viiKATA PENGANTAR.viiiDAFTAR ISI . xDAFTAR TABEL . xiiDAFTAR GAMBAR .xivDAFTAR LAMPIRAN .xvBAB I. PENDAHULUANA.B.C.D.E.F.G.Latar Belakang Masalah . 1Identifikasi Masalah . 5Batasan Masalah . 6Rumusan Masalah .6Tujuan Penelitian .7Spesifikasi Produk yang Dikembangkan . 7Manfaat Penelitian.8BAB II. KAJIAN PUSTAKAA.1.2.3.B.C.D.Kajian Teori . 10Pembelajaran. 10Modul. 17Pengolahan dan Penyajian Makanan Indonesia . 35Kajian Penelitian yang Relevan . 36Kerangka Berpikir. 38Pertanyaan Penelitian . 40BAB III. METODE PENELITIANA. Model Pengembangan . 41B. Prosedur Pengembangan . 41C. Tempat dan Waktu Penelitian. 47x

D.E.F.G.H.Subjek Penelitian. 47Metode dan Alat Pengumpul Data . 48Instrumen Penelitian. 51Validitas dan Realibilias. 55Teknik Analisis Data . 58BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN . 62A.B.C.D.Deskripsi Data Hasil Uji Coba. 62Analisis Data . 87Kajian Produk. 88Pembahasan Hasil Penelitian . 90BAB V SIMPULAN DAN SARAN . 97A. Simpulan . 96B. Saran . 98C. Keterbatasan Penelitian . 98DAFTAR PUSTAKA . 99LAMPIRAN-LAMPIRAN . 100xi

DAFTAR TABELHalamanTabel 1 Kompetensi Inti Mata Pelajaran Pengolahan dan Penyajian MakananIndonesia . 37Tabel 2. Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Pengolahan dan Penyajian MakananIndonesia . 38Tabel 3. Populasi Siswa Ke;as XI Jasa Boga . 50Tabel 4. Aspek yang Diamati dalam Proses Observasi . 52Tabel 5. Kisi-kisi Instrumen untuk Ahli Materi. 56Tabel 6 Kisi-kisi Instrumen untuk Ahli Media Pembelajaran. 57Tabel 7. Kisi-Kisi Instrumen untuk Guru Mata Pelajara . 58Tabel 8. Kisi-Kisi Instrumen untuk Siswa. 59Tabel 9. Kisi-kisi Soal Pretest dan Postest . 60Tabel 10.Pedoman Interprestasi Koefisien Korelasi . 63Tabel 11.Kategori Skala Likert. 64Tabel 12. Konversi Skor ke Nilai pada Skala 4 . 64Tabel 13.Interpretasi Gain Skor Ternormalisasi. 66Tabel 14. Kelayakan Modul Pembelajaran oleh Dosen dari Ahli Materi . 77Tabel 15.Tabel Kelayakan Modul oleh Guru Pembelajaran . 78Tabel 16. Kelayakan Modul Mrnurut Ahli Media. 79Tabel 17. Revisi Modul oleh Ahli Materi. 79Tabel 18. Revisi Modul oleh Ahli Media . 80Tabel 19.Hasil Perhitungan Kelayakan Modul pada Uji Coba Terbatas Berdasarkanpada Aspek Fungsi dan Manfaat . 82Tabel 20.Hasil Perhitungan Kelayakan Modul Pada Uji Coba Terbatas BerdasarkanAspek Media/Kemenarikan Modul di Tinjau dari Aspek KelayakanModul oleh Siswa . 84xii

Tabel 21. Hasil Perhitungan Kelayakan Modul Pada Uji Coba TerbatasBerdasarkan Aspek Media/Kemenarikan Modul di Tinjau dari AspekKelayakan Modul oleh Siswa . 85Tabel 22. Hasil Perhitungan Kelayakan Modul Pada Uji Coba TerbatasBerdasarkan Aspek Keseluruhan Modul di Tinjau dari Aspek KelayakanModul oleh Siswa . 87Tabel 23. Hasil Perhitungan Kelayakan Modul Uji Coba Skala Besar dilihat dariAspek Fungsi dan Tujuan. 88Tabel 24. Hasil Perhitungan Kelayakan Modul Uji Coba Skala Besar dilihat dariAspek Media . 90Tabel 25. Hasil Peritungan Kelayakan Modul Uji Coba Skala Besar dilihat dariAspek Materi . 91Tabel 26. Hasil Perhitungan Kelayakan Modul Pada Uji coba Skala Luas secaraKeseluruhan dari Aspek Kelayakan Modul oleh Siswa . 92xiii

DAFTAR GAMBARHalamanGambar 1. Prosedur Pengembangan Modul. 45Gambar 2 Grafik Kelayakan Modul Berdasarkan Aspek Fungsi dan Tujuan.83Gambar 3. Grafik Kelayakan Modul Berdasarkan Aspek Media. 84Gambar 4.Grafik Kelayakan Modul Berdasarkan Aspek Materi . 86Gambar 5. Grafik Kelayakan Modul Uji Coba Skala Kecil Berdasarkan AspekKeseluruhan . 87Gambar 6.Grafik Kelayakan Hasil Uji Coba Modul Skala Besar BerdasarkanAspek Fungsi dan Tujuan . 89Gambar 7. Grafik Kelayakan Hasil Uji Coba Modul Skala Besar BerdasarkanAspek Media/Kemenarikan . 90Gambar 8. Grafik Kelayakan Hasil Uji Coba Modul Skala Besar BerdasarkanAspek Materi. 91Gambar 9. Grafik Kelayakan Hasil Uji Coba Modul Skala Besar BerdasarkanAspek Keseluruhan. 93xiv

DAFTAR LAMPIRANLAMPIRAN 1 INSTRUMEN PENELITIANA.B.C.D.E.F.Angket Uji Validasi para ahliAngket Uji Kelayakan Modul oleh SiswaHasil Observasi dan WawancaraKisi-kisi SoalSoal Pretest-PosttestKunci Jawaban Pretest-PosttestLAMPIRAN 2. PERANGKAT PEMBELAJARANA. SilabusB. ModulLAMPIRAN 3. ANALISIS DATA DAN STATISTIKA.B.C.D.E.F.G.H.I.Hasil WawancaraHasil Validasi AhliHasil Angket Respon Siswa Uji Coba Skala KecilAnalisis Angket Respon Siswa Uji Kelayakan Modul Skala KecilData Siswa Kelas Uji Coba Lapangan Skala BesarHasil Uji Kelayakan Skala BesarHasil Realibilitas InstrumenHasil Nilai Pretest dan PosttestAnalisis Hasil Nilai Pretest dan PosttestLAMPIRAN 4. SURAT eputusan Penunjukan Dosen PembimbingPenunjukan Validator TASizin PenelitianKeterangan Melaksanakan PenelitianKeputusan Penunjukan Dosen Pengujixv

BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang MasalahPendidikan merupakan proses yang kompleks seiring dengan perkembanganmanusia. Melalui pendidikan berbagai aspek kehidupan dikembangkan melaluiproses belajar dan pembelajaran. Berbagai masalah dalam proses belajar perludiselaraskan dan agar kondisi belajar tercipta sesuai dengan tujuan yang ingindicapai serta dapat diperoleh seoptimal mungkin. Untuk melengkapi komponenbelajar dan pembelajaran di sekolah, sudah seharusnya tugas seorang guruadalah memanfaatkan media atau alat bantu yang mampu merangsangpembelajaran secara efektif dan efisien.Belajar adalah suatu proses perubahan tingkah laku individu melalui interaksidengan lingkungan. Didalam interaksi inilah terjadi serangkaian pengalamanpengalaman belajar (Oemar Hamalik, 2003 :28). Belajar dapat diartikan sebagaiproses kegiatan yang membuat perubahan kognitif maupun motorik melaluiinteraksi. Belajar juga dapat diartikan sebagi proses perubahan tingkah laku. Darisegi psikologi perbedaan individu ditimbulkan oleh berbagai macam aspek baiksecara langsung atau tidak langsung yang timbul dari siswa. Adapun aspek-aspektersebut, yaitu; kognitif (pengetahuan), afektif (kemampuan), dan psikomotor(keterampilan), tidak ketinggalan juga termasuk intelegensia, minat, bakat dankeadaan sosial ekonomi.Pada proses pembelajaran terdapat beberapa faktor yang menyebabkantidak tercapainya program pembelajaran yaitu faktor dari pihak pendidik (guru)1

dan peserta didik (siswa) serta ketersediaan fasilitas dan faktor lingkungan.Faktor pertama pendidikyang kurang dalam mengembangkanpembelajaran sehingga menghambat dalam penyampaianmediamateri ajar. Tanpaadanya media yang memadai sulit bagi pendidik untuk melaksanakan prosespembelajaran, oleh sebab itu setiap guru seharusnya memiliki kemampuan untukmengembangkan media pembelajaran.Faktor kedua adalah peserta didik yang mempunyai karakter yang berbedabeda antara satu dengan yang lainnya sehingga perlu diketahui kebutuhanmasing-masing individu. Faktor yang ketiga adalah faktor ketersediaan fasilitasyang meliputi ruangan yang nyaman, perpustakaan dan fasilitas umumlainnya.Kurangnya proses pencapaian pembelajaran tersebut menjadi suatukendala yang dapat diatasi dengan mengembangkan media pembelajaran salahsatunya adalah tersedianya media cetak berupa modul.Modul adalahsatuan unit lengkap yang berdiri sendiri dan terdiri atas suaturangkaian kegiatan belajar yang disusun untuk membantu siswa mencapaisejumlah tujuan yang dirumuskan secara khusus dan jelas (Nasution, 2011:205). Modul berfungsi sebagai sarana belajar yang bersifat mandiri, sehinggasiswa dapat belajar sesuai dengan tingkat pemahaman masing-masing. Demikianhalnya pada mata pelajaran Pengolahan dan Penyajian Makanan Indonesia jugamemerlukan media pembelajaran yang tepat sehingga mempermudah siswamenguasai materi tersebut.Pengolahan dan Penyajian Makanan Indonesia dalam kurikulum 2013merupakan salah satu mata pelajaran yang diajarkan di SMK Jurusan Boga, yangbertujuan mengambangkan sikap produktif dan mandiri pada siswa dengan2

memberikan materi berupa teori-teori Pendukung dan praktik. Berdasarkan hasilpengamatan dan wawancara dengan guru pengampu mata pelajaran Pengolahandan Penyajian Makanan Indonesiadi SMK Negeri 6 Yogyakarta bahwa matapelajaran tersebut mempunyai tujuan untuk mengembangkan psikomotorik,kognitif dan afektif sehingga diharapkan siswa mampu memahami danmempraktikkan Pengolahan dan Penyajian Makanan Indonesia yang merupakanmateri dasar dan harus dikuasai oleh siswa.SMK Negeri 6 merupakan salah satu sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diYogyakarta yang membuka berbagai program keahlian salah satunya adalahprogram keahlian Jasa Boga. Jurusan Jasa Boga terdiri dari 10 kelas yaitu 4untuk kelas X, 3 untuk kelas XI dan 3 untuk kelas XII. Pada saat praktikPengalaman Lapangan (PPL) dari tanggal 2 Juli sampai 17 September 2014peneliti mengamati adanya kekurangan bahan ajar dalam bentuk buku paketatau modul pembelajaran pada mata pelajaran Pengolahan dan PenyajianMakanan Indonesia. Peneliti melakukan kegiatan PPL pada kelasXI semestergasal Bidang Keahlian Jasa Boga SMK Negeri 6 Yogyakarta tahun 2014.Berdasarkan hasil wawancara dengan guru mata pelajaran didapatkan informasibahwa siswa terkadang tidak memperhatikan dengan seksama pada saat gurumenjelaskan materi, disamping itu kurangnya persiapan siswa dalam menerimapembelajaran. Kriteria ketuntasan minimal (KKM) sekolah untuk mata pelajaranPengolahan dan Penyajian Makanan Indonesia kelas XI sebesar 78. Hal ini tidaksemua siswa 100% tuntas dalam mata pelajaran teoriini sehingga diadakanremedial oleh guru. Kurikulum yang digunakan dalam mata pelajaran Pengolahandan Penyajian Makanan Indonesia kelas XI menggunakan kurikulum 2013 yang3

menuntut siswa agar belajar aktif dan mandiri. Sedangkan menurut beberapasiswa kelas XI pembelajaran teori Pengolahan dan Penyajian Makanan Indonesiaberjalan monoton. Hal ini menyebabkan siswa merasa jenuh karena waktupembelajaran yang lama yaitu delapan jam teori namun penjelasan dari guruterlalu cepat sehingga siswa kurang jelas dalam menangkap materi yangdisampaikan. memberikan materi masih ada sisa waktu yang tidak dipergunakandisamping itu juga penyampaian materi yang cepat menyebabkan siswa kurangjelas terhadap materi yang disampaikan oleh guru.Oleh karena itu untuk memperkaya materi yang dapat diterapkan sebagaireferensi dan mempermudah materi yang disampaikan oleh guru dalam prosespembelajaran perlu dikembangkan sebuah bentuk bahan ajar yang bersifatmenambah atau melengkapi materi yang telah disampaikan oleh guruTerbatasnya media pembelajaran pada mata pelajaran Pengolahan danPenyajian Makanan Indonesia bagi siswa kelas XI SMK N 6 Yogyakartamemotivasi penulis untuk membuat modul sebagai acuan dan pegangan belajarsiswa. Melalui media pembelajaran berupa moduldiharapkan siswa mampumemahami dan menguasai materi sesuai dengan kompetensi yang telahditetapkan. Modul merupakan salah satu bentuk bahan ajar yang disusun secaramenarik isi materi, metode praktis, mudah dipelajari dan sistematikanya dibuatsecara runtut dengan bahasa yang sederhana jelas dan evaluasi secara mandiri.Sebagai media pembelajaran modul memiliki beberapa keuntungan diantaranya1) Penguasaan tuntas, dengan penguasaan bahwa sepenuhnya memperolehmateri dasar yang lebih untuk menghadapi pelajaran yang baru; 2) Motivasi,pengajaran yang membimbing siswa untuk mencapai sukses melalui langkah-4

langkah yang teraturdan menimbulkan motivasi untuk berusaha; 3)Mengkondisikan siswa untuk belajar secara mandiri; dan 4) Mengatasiketerbatasan waktu, ruang, dan daya indera baik siswa maupun guru.Pembelajaran modul menerapkan strategi belajar siswa aktif, karena dalamproses pembelajarannya siswa tidak lagi berperan sebagai pendengar danpencatat ceramah guru, akan tetapi mereka adalah pelajar yang aktif. tor,pengarang,pembimbing,dan pendorong aktifitas belajar siswa. Meskipun pada prinsipnyapembelajaran modul bersifat individual, tetapi ada saat tugas tertentu yangmenuntut siswa untuk belajar atau bekerjasama dalam kelompok.Berdasarkan permasalahan tersebut maka penulis melakukan penelitianyang berjudul “Pengembangan Modul Pembelajaran Pengolahan dan PenyajianMakanan Indonesia Kelas XI SMK Negeri 6 Yogyakarta”, dengan tujuan agardapat digunakan sebagai media pembelajaran yang layak bagi siswa kelas X SMKN 6 Yogyakarta dan diharapkan siswa dapat belajar mandiri, lebih termotivasidalam belajar dan tuntas dalam pencapaian nilai.B. Identifikasi Masalah.Berdasarkan latar belakang masalah yang ada di SMK N 6 Yogyakarta padamaka dapat diidentifikasi permasalahan yaitu sebagai berikut:1. Sumber belajar berupa modul dan buku paket Pengolahan dan PenyajianMakanan Indonesia belum ada untuk mata pelajaran Pengolahan danPenyajian Makanan Indonesia hal ini perlu adanya media yang tepat untukmembantu guru dalam proses pembelajaran dikelas.5

2. Kurangnya kesiapan siswa kelas XI Jurusan Jasa Boga di SMK Negeri 6Yogyakarta dalam menerima pembelajaran Pengolahan dan PenyajianMakanan Indonesia.3. Kurikulum yang digunakan dalam mata pelajaran Pengolahan dan PenyajianMakanan Indonesia kelas XI menggunakan kurikulum 2013 yang menuntutsiswa agar belajar aktif dan mandiri.4. Dalam proses pembelajaran teori Pengolahan dan Penyajian MakananIndonesia siswa kelasXI Jasa Boga di SMK Negeri 6 Yogyakarta kurangmemperhatikan dengan seksama pada saat guru menjelaskan materi didepankelas.5. Dalam proses pembelajaran teori Pengolahan dan Penyajian MakananIndonesia siswa kelasXI Jasa Boga di SMK Negeri 6 Yogyakarta merasajenuh dan monoton karena waktu pembelajaran yang lama yaitu delapanpelajaran jam untuk pembelajaran teori.6. Kriteria ketuntasan minimal (KKM) sekolah untuk mata pelajaran Pengolahandan Penyajian Makanan Indonesia kelas XI sebesar 78. Hal ini tidak semuasiswa 100% tuntas dalam mata pelajaran ini sehingga diadakan remedial olehguru.7. Penyampaian materi yang cepat menyebabkan siswa kurang jelas terhadapmateri yang telah disampaikan oleh guru.C. Batasan MasalahBerdasarkan identifikasi masalah diatas mengingat banyak ditemukanmasalah yang terkait, namun agar penelitian ini lebih fokus dan mendalammaka perlu adanya pembatasan masalah sehingga semua permasalahan6

tersebut diangkat dalam penelitian ini. Oleh karena itu permasalahan dibatasihanya pada pengembangan modul mata pelajaran Pengolahan dan PenyajianMakanan Indonesiayang akan dikembangkan sebagai media pembelajaranbagi siswa kelas XI Jasa Boga di SMKNegeri 6 Yogyakarta.D. Rumusan MasalahBerdasarkan identifikasi dan pembatasan masalah diatas maka penelitidapat merumuskan masalah yaitu:1. Bagaimana menghasilkan modul pembelajaran Pengolahan dan PenyajianMakanan Indonesia sebagai media pembelajaran bagi siswa kelas XI JasaBoga di SMKN 6 Yogyakarta?2. Bagaimanakah kelayakan modul pembelajaran untuk kompetensi Pengolahandan Penyajian Makanan Indonesia dilihat dari hasil pengujian pada siswakelas XI Jasa Bogasebagai media pembelajaran di SMK Negeri 6 Yogyakarta?3. Apakah penggunaan modul Pengolahan dan Penyajian Makanan Indonesiauntuk kelas XI Jasa Boga di SMK Negeri 6 Yogyakarta dapat meningkatkanpengetahuan siswa sebelum dan sesudah menggunakan modul pembelajaranmelalui pretest dan postest.E. Tujuan PenelitianTujuan penelitian ini adalah.1. Menghasilkan modul mata pelajaran Pengolahan dan Penyajian MakananIndonesia sebagai media pembelajaran bagi siswa kelas XI Jasa Bogadi SMKN6 Yogyakarta.7

2. Mengetahui kelayakan modul pembelajaran untuk kompetensi Pengolahandan Penyajian Makanan Indonesia untuk kelas XI Jasa Bogadi SMKN 6Yogyakarta sehingga layak untuk ditetapkan sebagai media pembelajaran.3. Mengetahui peningkatan pengetahuan siswa kelas XI Jasa Bogadi SMK Negeri6 Yogyakarta sebelum dan sesudah menggunakan modul pembelajaranPengolahan dan Penyajian Makanan Indonesia melalui pretest dan postest.F. Spesifikasi Produk yang DikembangkanSpesifikasi produk yang dikembangakan dalam penelitian ini adalah modulpembelajaran untuk mata pelajaran Pengolahan dan Penyajian MakananIndonesia berbentuk media cetak yang dibuat menarik supaya mendorong minatbelajar siswa. Modul dibuat dengan tampilan cover atau sampul yang menarik, isimodul disusun secara sistematis, runtut dan jelas serta bahasa sederhana danmudah dipahami. Adanya modul ini diharapkan dapat mengurangi keterbatasansumber belajar siswa dan dapat membantu dalam proses pembelajaran sesuaidengan tuntutan kurikulum 2013.Modul Pengolahan dan Penyajian Makanan Indonesiaberisi materipelajaran, rangkuman materi, tugas, soal tes beserta kunci jawaban, danpanduan praktikum. Modul ini disusun untuk kebutuhan pembelajaran selamasatu tahun. Didalam modul ini terdiri dari 5 bab, sesuai dengan jumlahkompetensi dasar pada aspek kognitif dan psikomorik. Pada aspek media, modulini disusun dengan tampilan yang menarik, disertai gambar penjelas.Modul ini dibuat bertujuan untuk mempermudah siswa dalam mempelajarimateri-materi yang terdapat dalam kompetensi dasar pengolahan dan penyajian8

makanan Indonesia, sehingga diharapkan siswa dapat mencapai tujuanpembelajaran yang telah ditentukan.G. Manfaat Penelitian1. Secara TeoritisPenelitian ini diharapkan bermanfaat dan dapat mempermudah siswa dalammenyerap pembelajaran khususnya pada mata pelajaran Pengolahan danPenyajian Makanan Indonesia dan memberikan sumbangan bagi perkembanganilmu pengetahuan khususnya tentang pembuatan modul pembelajaran.2. Secara Praktisa. Sebagai alat bantu belajar mengajar mata pelajaran Pengolahan danPenyajian Makanan Indonesia di SMK N 6 Yogyakarta.b. Meningkatkan motivasi belajar siswa untuk lebih giat karena kemudahanyang didapat dalam mempelajari mata pelajaran Pengolahan dan PenyajianMakanan Indonesia untuk siswa kelas XI di SMK N 6 Yogyakarta.c. Merangsang kreativitas guru dalam mengembangkan modul pembelajaran.9

BAB IIKAJIAN PUSTAKAA. Kajian Teori1. Pembelajaran.a. Pengertian PembelajaranPembelajaran adalah seperangkat tindakan yang dirancang untukmendukung proses belajar siswa, dengan menghitungkan kejadian-kejadianyang ekstrim yang berperanan terhadap rangkaian kejadian-kejadian internyang berlang

Pengolahan dan Penyajian Makanan Indonesia kelas XI melalui uji gain score untuk mengetahui peningkatan nilai pretest dan posttestsetiap siswa dan uji gainternormalisasi diperoleh nilai sebesar 0,508 termasuk kategori sedang. Kata kunci: Modul Pembelajaran, Pengolahan d