Transcription

UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN MUTUPENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS VII DI SMPN 1NGANTRU TULUNGAGUNGSKRIPSIOleh :HERU UTAWANNIM. 3211103010JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAMFAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUANINSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI(IAIN) TULUNGAGUNG2014i

UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN MUTUPENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS VII DI SMPN 1NGANTRU TULUNGAGUNGSKRIPSIDiajukan Kepada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu KeguruanInstitut Agama Islam Negeri TulungagungUntuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Guna Memperoleh Gelar StrataSatu Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd.I)Oleh:HERU UTAWANNIM. 3211103010JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAMFAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUANINSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI(IAIN) TULUNGAGUNG2014ii

iii

iv

MOTTO. .Artinya:“.Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaumsebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.” (Q.S Ar-Ra’d: 11).11Al-Qur’an dan Terjemahnya, (Surabaya: Mahkota Surabaya, 2002), hlm. 337-338.v

PERSEMBAHANDengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang sebagaiwujud rasa syukur, bakti serta hormat penulis persembahkan skripsi ini kepada: Ayahanda Suyitno dan Ibunda Julikah yang telah memberikan limpahan kasihsayang, bimbingan, dorongan, dukungan material maupun spiritual dan do’ayang tak ternilai harganya, sehingga terselesainya studi dan skripsi ini. Guru-guru dan dosen-dosen yang telah mengukir jiwa saya dengan ilmu. Untuk yang tersayang Qorik Fitri Vidadari yang selalu menemani setiap sukadan duka dalam mengerjakan dan selalu memberi support serta semangat yangtiada henti-hentinya. Sahabat-sahabat terbaik Eko, Yeni, Ilma, Umar, Andrik yang sudah mengukirkenangan-kenangan manis yang takkan pernah kulupakan dan terima kasih atasmotivasi yang kalian berikan serta tetap semangat. Sahabat-sahabat di PAI-A, PPL, KKN yang telah memberikan banyakpengalaman dan pembelajaran hidup untuk saya, terima kasih. Almamater saya IAIN Tulungagung.vi

KATA PENGANTARAlhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segalalimpahan Magfirah, Ampunan, Rahmat, Taufiq dan Hidayah-Nya sehingga skripsiini dapat terselesaikan dengan baik. Shalawat serta salam semoga senantiasaterlimpah kepangkuan beliau Rasulullah SAW, keluarga serta para sahabatnya,yang telah membawa sinar terang untuk manusia berupa agama islam.Dalam penulisan skripsi ini, penulis mendapatkan bimbingan, saran danbantuan dari berbagai pihak. Oleh sebab itu penulis menyampaikan ucapan terimakasih kepada:1. Bapak Dr. Maftukhin, M.Ag selaku Rektor IAIN Tulungagung.2. Bapak Dr. H. Abdul Aziz, M.Pd.I selaku Dekan Fakultas Tarbiyah dan IlmuKeguruan IAIN Tulungagung.3. Bapak H. M. Nurul Huda M.A selaku Ketua Jurusan PAI IAIN Tulungagung.4. Bapak Drs. H. Munardji, M.Ag selaku Dosen Pembimbing yang telahmemberikan pengarahan dan koreksi sehingga penelitian dapat terselesaikansesuai waktu yang direncanakan.5. Bapak dan Ibu Dosen IAIN Tulungagung yang telah menularkan ilmunyayang sangat berharga dengan tulus ikhlas.vii

viii

DAFTAR ISISAMPUL.iJUDUL .iiHALAMAN PERSETUJUAN .iiiHALAMAN PENGESAHAN .ivMOTTO .vHALAMAN PERSEMBAHAN .viKATA PENGANTAR .viiDAFTAR ISI .ixDAFTAR TABEL .xiiDAFTAR BAGAN .xiiiDAFTAR LAMPIRAN .xivABSTRAK .xvBAB I : PENDAHULUANA. Latar Belakang Masalah .1B. Fokus Penelitian .4C. Tujuan Penelitian .4D. Kegunaan Hasil Penelitian .5E. Penegasan Istilah .6F. Sistematika Penulisan Skripsi .7ix

BAB II : KAJIAN PUSTAKAA. Pengertian Guru .9B. Penegertian Upaya Guru .16C. Pengertian Pendidikan Islam .17D. Penegertian Tentang Mutu Pendidikan .29E. Peningkatan Mutu Pendidikan .35F. Penelitian Terdahulu .57G. Kerangka Berfikir .60BAB III : METODE PENELITIANA. Pendekatan Jenis Penelitian .62B. Lokasi Penelitian .63C. Kehadiran Peneliti .63D. Sumber Data .64E. Tenik Pengumpulan Data .65F. Teknik Analisis Data .69G. Pengecekan Keabsahan Temuan .70H. Tahap-tahap Penelitian .70BAB IV : PAPARAN HASIL PENELITIANA. Paparan Data .73B. Temuan Penelitian .82x

C. Pembahasan .94BAB V : PENUTUPA.Kesimpulan .104B.Saran-Saran .105DAFTAR RUJUKANLAMPIRAN-LAMPIRANxi

DAFTAR TABELTabelHal.4.1 Keadaan Guru SMPN 1 Ngantru.774.2 Keadaan siswa SMPN 1 Ngantru .81xii

DAFTAR BAGAN DAN GAMBARBaganHal.2.1 Kerangka Berpikir Tentang Meningkatkan Mutu Pendidikan .61GambarHal.2.1 Model input-output Pendidikan .352.2 Input Dasar Pendidikan .37xiii

DAFTAR LAMPIRANLampiran1.Profil SMPN 1 Ngantru Tulungagung .1112.Pedoman Observasi.1203.Pedoman Wawancara.1214.Pedoman Dokumentasi .1235.Jadwal Kegiatan Penelitian di SMPN 1 Ngantru .1246.Hasil Wawancara di SMPN 1 Ngantru .1257.Dokumentasi Saat Penelitian .1308.Pernyataan Keaslian Tulisan.1319.Kartu Bimbingan.13210.Surat Ijin Mengadakan Penelitian .13411.Surat Keterangan Telah Mengadakan Penelitian .13512.Daftar Riwayat Hidup .136xiv

ABSTRAKSkripsi dengan judul, “Upaya Guru Dalam Meningkatkan MutuPendidikan Agama Islam Kelas VII Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1Ngantru Tulungagung Tahun ajaran 2013/2014”, yang ditulis oleh Heru Utawanini dibimbing oleh Munardji, M.A.g, NIP. 19541218 198602 1 001Kata Kunci: Meningkatkan Mutu Pendidikan, Pendidikan Agama Islam.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh di zaman seperti sekarang inimasyarakat muslim secara khusus orang tua, ulama, guru dituntut untuk memilikisikap isyfaq (sikap peduli, khawatir, dan prihatin terhadap kondisi dan duniaanak-anak) sebagai generasi penerus. Hal ini bertujuan untuk mengarahkanmereka pada sebuah keyakinan bahwa Allah SWT adalah Tuhan mereka dan AlQur’an adalah FirmanNya sehingga ruh Al-Qur’an dapat bersemayam pada jiwamereka, cahayanya bersinar dalam pikiran, intelektualitas mereka, indra merekadan agar mereka menerima keyakinan Al-Qur’an sejak kecil dan tumbuh menjadidewasa atas kecintaan kepada Al-Qur’an.Rumusan masalah dalam sekripsi ini adalah (1) Bagaimana upaya gurudalam meningkatkan mutu pendidikan agama Islam di Sekolah MenengahPertama Negeri 1 Ngantru Tulungagung tahun pelajaran 2013/2014? (2) Faktorfaktor apa yang mempengaruhi guru dalam meningkatkan mutu pendidikan agamaIslam di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Ngantru Tulungagung tahun ajaran2013/2014? (3) Bagaimana manfaat dari upaya guru terhadap peningkatan mutupendidikan agama Islam di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 NgantruTulungagung tahun ajaran 2013/2014?Adapaun tujuan dalam penelitian ini adalah: Mendiskripsikan secara jelasbagaimana upaya guru dalam peningkatan mutu pendidikan agama Islam diSekolah Menengah Pertama Negeri 1 Ngantru Tulungagung. Mendiskripsikansecara jelas faktor apa saja yang mempengaruhi upaya guru dalam meningkatkanmutu pendidikan agama Islam di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 NgantruTulungagung. Mendiskripsikan sejauh mana manfaat dari upaya guru dalammeningkatkan mutu pendidikan agam Islam di Sekolah Menengah Pertama Negeri1 Ngantru Tulungagung.Penelitian ini menggunakan pola dan jenis penelitian kualitatif.Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi partisipan,wawancara mendalam, serta teknik dokumentasi. Untuk analisa data digunakanteknik analisis deskriptif dalam upaya untuk membuat kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Upaya Guru DalamMeningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam yaitu dengan penggunaankurikulum yang tepat, menyiapkan pembelajaran sesuai dengan kurikulum, tenagapengajar yang professional, penerapan strategi yang sesuai dengan karakteristiksiswa. Faktor yang mempengaruhinya adalah faktor kesiapan guru, faktor pribadisiswa, faktor keluarga, dan faktor-faktor lain yaitu faktor lingkungan. Manfaatdari upaya guru dalam meningkatkan mutu pendidikan agama Islam ada tigaxv

manfaat yaitu terhadap kepribadian siswa, terhadap keluarga, terhadap kehidupansehari-hari siswa.xvi

" ﺔ "٢٠١٤/٢٠١٣ .١٩٥٤١٢١٨١٩٨٦٠٢١٠٠١ : ١ ـﺎﻣـﺔ : ﲢﺴﲔ ، ﺎﺟ ، ﺔ . )ﻣﻮﻗﻒ ( ﻧﻔﻮﺳﻬﻢ ﺻﻴﺎﻏﺔ ﻋﻠﻰ ﺣﺐ ﻧﻮﻋﻴﺔ ﺳﻲ ٢٠١٤/٢٠١٣ ؟ ) (٢ ٢٠١٤/٢٠١٣ ؟ ) (٣ ، . . ﻫﻲ (١) : ﻛﻴﻒ ١ ﺗﺆﺛﺮ ﻋﻠﻰ ١ ١ ٢٠١٤/٢٠١٣ ؟ xvii ﻣﺴﻠﻢ ﻋﻠﻰ ﻗﺪ ﺘﺤﺴﲔ ﲢﺴﲔ ﻧﻮﻋﻴﺔ ﻧﺞ ﺘﺤﺴﲔ ﻧﻮﻋﻴﺔ

ﻫﻲ : ﺗﺼﻒ ﲢﺴﲔ ﻧﻮﻋﻴﺔ . ﺗﺆﺛﺮ ﻋﻠﻰ ١ ١ . ﻣﻦ . ﻟﺘﺤﻠﻴﻞ . ﺼﺎﺋﺺ . ﺷﺨﺼﻴﺔ xviii ﲢﺴﲔ ﻧﻮﻋﻴﺔ . ﺗﺼﻒ . ﻔﻲ ﻫﻲ ﻋﺎﻣﻞ ﺟﺎﻫﺰﻳﺔ ﻫﻲ ١ . . ﲢﺴﲔ ﳉﻌﻞ ﲢﺴﲔ ﻤﻨﻬﺞ ، ﻫﻴﺌﺔ ﻣﻦ ﻣﻌﻠﻤﻲ

ABSTRACTThesis with the title, "Teacher an Efforts in Improving the Quality of IslamicEducation in Class VII State Junior High School 1 Ngantru Tulungagungacademic year 2013/2014", which written by Heru Utawan is guided by Munardji,M.Ag, NIP. 19541218 198602 1001Keywords: Improving the Quality of Education, Islamic Education.This research is motivated by in today's era of Muslim societies inparticular the elderly, scholars, teachers are required to have isyfaq attitude(attitude of caring, concerned, and concerned about the condition of children andthe world) as the next generation. It aims to lead them on a belief that Allah istheir God and the Quran is the word so the spirit of the Qur'an may dwell in theirsouls, the light shines in mind, their intellect, their senses and that they receiveQur'an beliefs since childhood and growing up over the love of the Qur'an.Formulation of the problem in this thesis is: (1) how teachers in an effortto improve the quality of Islamic education in state junior high school 1 NgantruTulungagung academic year 2013/2014? (2) What factors affect teachers inimproving the quality of Islamic education in state junior high school 1 NgantruTulungagung academic year 2013/2014? (3) How to benefit from the efforts ofteachers to improve the quality of Islamic education in state junior high school 1Ngantru Tulungagung academic year 2013/2014?As for goal in this study are: To describe clearly how the efforts ofteachers in improving the quality of Islamic education in state junior high school 1Ngantru Tulungagung. Clearly describe what factors affect teachers' efforts inimproving the quality of Islamic education in state junior high school 1 NgantruTulungagung. Describe the extent to which the benefits of the efforts of teachersin improving the quality of education the Islamic religion in State Junior HighSchool 1 Ngantru Tulungagung.This study uses the pattern and type of qualitative research. Collecting datain this study using the technique of participant observation, in-depth interviews, aswell as technical documentation. For the data analysis used descriptive analysistechniques in an attempt to make the conclusion.The results of this study indicate that, Master Efforts in Improving theQuality of Islamic Education that is with the use of appropriate curriculumprepare learning in accordance with the curriculum, professional teaching staff,the implementation strategy in accordance with the characteristics of the students.Factors that influence the readiness factor is the teacher, students' personal factors,family factors, and other factors are environmental factors. Benefit of efforts inimproving the quality of education of teachers of Islamic religion there are threebenefits that the personality of the student, the family, the daily life of students.xix

BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang MasalahPendidikan menduduki tempat yang sangat penting sebagai pembentukruang moral bagi penentuan tujuan hidup manusia, untuk mewujudkanpendidikan nasional yang berdasarkan Pancasila dan Undang - undang 1945yang bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadimanusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlakmulia, berilmu, cakap, kreatif dan bertanggung jawab. Sehingga terbentuksuatu masyarakat yang adil dan makmur yang merata baik material maupunspiritual yang berdasarkan Pancasila yang merdeka, bersatu, aman, dantenteram.Pendidikan dan pengajaran agama di sekolah menengah adalahmerupakan bagian yang sangat penting dalam rangka mencapai tujuanpendidikan nasional. Sebagaimana tujuan bangsa Indonesia yaitu pembangunanbukan hanya sekedar pemenuhan keutuhan materi melainkan adanyapemenuhan kebutuhan material dan spiritual.Untuk mencapai hal tersebut pemerintah menyelenggarakan suatu sistempendidikan nasional sebagaimana tercantum dalam UU No. 20 Tahun 2003tentang pendidikan nasional, yang menyatakan bahwa: “Pendidikan adalahusaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan prosespembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya1

2untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian,kecerdasan, akhlak mulia, serta ketermpilan yang diperlukan dirinya,masyarakat, bangsa negara.’’1Menurut Islam, pendidikan adalah pemberi corak hitam putihnyaperjalanan hidup seseorang. Oleh karena itu ajaran agama Islam menetapkanbahwa pendidikan merupakan salah satu kegiatan yang wajib hukumnya bagipria dan wanita dan berlangsung seumur hidup. Semenjak dari buaian hinggaajal datang. Kedudukan tersebut secara tidak langsung telah menempatkanpendidikan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dengan hidup dan kehidupanumat manusia.Demikian halnya dengan pendidikan akhlak di kalangan umat Islammerupakan salah satu bentuk manifistasi dari ciri-ciri hidup untukmelestarikan, mengalihkan dan menanamkan dan menstransformasikan nilainilai Islam tersebut kepada pribadi generasi penerusnya sehingga nilai-nilaikultural religius yang dicita-citakan dapat berfungsi dan berkembang dalammasyarakat dari waktu ke waktu.Figur seorang guru dalam dunia pendidikan selalu menjadi topikpembicaraan karena guru merupakan salah satu faktor pendidikan yang sangatpenting, oleh karena itu guru mempunyai peran penting dalam prosespembelajaran. Guru sangat berperan dalam membantu perkembangan pesertadidik untuk mewujudkan tujuan hidupnya secara optimal. Guru pendidikanagama islam di sekolahlah yang berkaitan langsung dalam pencapaian tujuan1Undang –undang Guru dan Dosen No.14 Tahun 2005, hlm. 50

3pendidikan, khususnya pendidikan agama islam disekolah. Oleh karena ituguru pendidikan agama islam dituntut untuk mampu menjalankan tugasnyasebagai guru PAI yaitu bukan hanya bertanggung jawab menyampaikan materipelajaran kepada murid, tetapi juga membentuk kepribadian seorang pesertadidik, yang pada akhirnya peserta didik memiliki kepribadian yang utama. 2Tugas guru dalam pembelajaran agama islam meliputi menyampaikanmateri, membimbing, melatih, memotivasi, memfasilitasi, dan mengevaluasihasil pembelajaran. Sehubungan dengan hal itu guru agama Islam dituntutuntuk mempunyai upaya-upaya yang bagus demi peningkatan mutu pendidikanagama islam, namun seorang guru pastilah mempunyai waktu yang relatifterbatas untuk membimbing peserta didik disekolah. Padahal dalam strukturkurikulum sekolah menengah pendidikan agama islam (PAI) hanya 3 x 35menit (3 jam pelajaran) dalam satu minggu. Apakah dengan waktu tersebutguru pendidikan agama islam mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.Padahal ruang lingkup materi PAI yang di kutip oleh Muhaimin dkk, dalambuku paradigma pendidikan agama islam pada dasarnya mencakup lima unsurpokok, yaitu Al Qur’an, keimanan, akhlak, fiqh, dan lebih menekankan padaperkembangan ajaran agama, ilmu pengetahuan dan kebudayaan.3 Selain itupendidikan agama Islam sangat mempunyai peran penting dalam kehidupansehari-hari karena dalam pembelajaran agama Islam terdapat hukum yangmengatur tentang tata cara menjalani kehidupan sehari-hari dan juga2Achmad Patoni, Metodologi Pendidikan agama Islam, (Jakarta: PT.Bina Ilmu, 2004),hlm. 243hlm. 75Muhaimin, dkk, Paradigma Pendidikan Islam, (Bandung: PT. Remaja Rosd karya, 2004),

4memberikan tuntunan bagi kita semua agar memperoleh kebahagiaan duniadan akhirat.Sehubungan dengan hal tersebut, penulis tertarik untuk mengangkat judul“Upaya Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam Kelas VIIDi SMPN 1 Ngantru Tulungagung Tahun Pelajaran 2013/2014” karenapendidikan agama Islam di tingkat sekolah menengah pertama mempunyaiperan dan fungsi yang strategis dalam membentuk kepribadian generasipenerus agama, bangsa, dan negara di masa mendatang.B. Fokus Penelitian1. Bagaimana upaya guru dalam meningkatkan mutu pendidikan agama islamdi SMPN 1 Ngantru Tulungagung tahun pelajaran 2013/2014 ?2. Faktor-faktor apa yang mempengarui upaya guru dalam meningkatkan mutupendidikan agama islam di SMPN 1 Ngantru Tulungagung tahun 2013/2014?3. Bagaimana manfaat dari upaya guru terhadap peningkatkan mutupendidikan agama islam di SMPN 1 Ngantru Tulungagung tahun Pelajaran2013/2014 ?C . Tujuan Penelitian1. Mendiskripsikan secara jelas bagaimana upaya guru dalam peningkatanmutu .pendidikan agama Islam di SMPN 1 Ngantru Tulungagung.

52. Mendiskripsikan secara jelas faktor apa saja yang mempengaruhi upayaguru dalam meningkatkan mutu pendidikan agama Islam di SMPN 1Ngantru Tulungagung.3. Mendiskripsikan sejauh mana manfaat dari upaya guru dalam meningkatkanmutu pendidikan agama Islam di SMPN 1 Ngantru Tulungagung.D . Kegunaan Penelitian1. Secara teoritisHasil penelitian ini dapat digunakan sebagai sumbangan pikiran terhadapkhasanah ilmiah dalam pengembangan ilmu pengetahuan terutama yangberkaitan dengan upaya guru agama islam dalam meningkatkan mutupendidikan agama islam bagi peserta didik.2. Secara praktisa. Bagi peserta didikHasil penelitian ini dapat digunakan oleh peserta didik sebagaibahan pertimbangan untuk mengetahui upaya upaya apa yang bisadilakukan oleh peserta didik dalam meningkatkan mutu pendidikanagama islam.b. Bagi Kepala SekolahHasil penelitian ini dapat digunakan oleh kepala sekolah sebagaitambahan pertimbangan untuk menentukan kebijakan dalam atkan mutu pendidikan agama islam.agamaislamuntuk

6c. Bagi guru1) Sebagai kerangka acuan dalam mengembangkan dan meningkatkanmutu pendidikan agama Islam di SMPN 1 Ngantru Tulungagung.2) Sebagai salah satu sarana instrospeksi terhadap upaya yang telahdilakukan selama mengemban amanat melaksanakan profesi.3) Sebagai bahan informasi untuk lebih meningkatkan mutu pendidikanpada sekolah secara menyeluruh, sehingga tujuan pendidikan akantercapai.d . Bagi Peneliti1) Sebagai sumbangan penulis dalam rangka ikut serta berpartisipasiaktif dalam pembangunan nasional melalui pendidikan agama Islam diSMPN 1 Ngantru Tulungagung.2) Sebagai sumbangan dalam menegakkan syiar Islam melalui lembagapendidikan formal pada tingkat SMP khususnya SMPN 1 NgantruTulungagung.e. Bagi perguruan tinggiHasil penelitian ini dapat di manfaatkan oleh Institut AgamaIslam Negeri ( IAIN ) Tulungagung sebagai masukan dan sumbanganpemikiran untuk tercapainya tujuan pendidikan agama islam.E. Penegasan IstilahAgar terdapat persamaan persepsi terhadap maksud judul sekripsi ini,yaitu “Upaya Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam Kelas

7VII Di SMPN 1 Ngantru Tulungagung”, maka perlu kiranya penelitimemberikan penegasan istilah, sebagai berikut:1. Upaya artinya usaha, ikhtiar untuk mencapai suatu maksud, memecahkanpersoalan, mencari jalan keluar.2. Guru adalah salah satu komponen manusiawi dalam proses belajarmengajar yang ikut berperan dalam usaha pembentukan sumber dayamanusia yang potensial di bidang pembangunan.3. Mutu adalah sebuah proses terstruktur untuk memperbaiki keluaran yangdihasilkan.4. Pendidikan Agama Islam adalah usaha sadar untuk menyiapkan siswadalam meyakini, memahami, menghayati, dan mengamalkan agama Islammelalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan/atau latihan denganmemperhatikan tuntutan untuk menghormati agama lain dalam hubungankerukunan antar umat beragama dalam masyarakat untuk mewujudkanpersatuan nasional.F. Sistematika Penulisan SkripsiSecara garis besar pembahasan dalam skripsi dibagi menjadi tiga bagianyaitu, Bagian Awal, Bagian Inti, Bagian Akhir.Bagian Awal, terdiri dari: (a) halaman sampul, (b) halaman judul, (c)halaman persetujuan, (d) halaman pengesahan, (e) motto, (f) persembahan, (g)kata pengantar, (h) daftar isi, (i) daftar lampiran, dan (j) abstrak.Bagian Inti, terdiri dari:

8Bab Satu Pendahuluan, terdiri dari: (a) latar belakang masalah, (b)rumusan masalah, (c) tujuan penelitian, (d) kegunaan hasil penelitian, (e)penegasan istilah (f) sistematika penyusunan skripsi.Bab Dua, Kajian Pustaka, terdiri dari: (a) pengertian guru, (b) pengertianupaya guru (c) pengertian pendidikan agama islam, (d) pengertian tentangmutu pendidikan, (e) peningkatan mutu pendidikan (f) penelitian terdahulu (h)kerangka berfikirBab Tiga, Metode Penelitian, terdiri dari: (a) pendekatan dan jenispenelitian, (b) lokasi penelitian, (c) kehadiran peneliti (d) sumber data, (e)teknik pengumpulan data, (f) teknik analisa data, (g) pengecekan keabsahantemuan, dan (h) tahap-tahap penelitian.Bab empat, Laporan Hasil Penilitian, Terdiri dari (a) paparan data, (b)temuan penelitian (c) pembahasanBab lima, Penutup, terdiri dari: (a) kesimpulan dan (b) saran.Bagian Akhir, terdiri dari: (a) daftar rujukan, (b) lampiran-lampiran, (c)surat pernyataan keaslian tulisan, (d) daftar riwayat hidup penulis.

BAB IIKAJIAN PUSTAKAA. Penegertian GuruPeningkatan mutu pendidikan tidak lepas dari peran guru sebagai orangdewasa mengantarkan anak didiknya menuju kedewasaan. Guru dalam prosespembelajaran di kelas di pandang dapat memainkan peran penting terutamadalam membantu peserta didik untuk membangun sikap positif dalam belajar,membangkitkan rasa ingin tahu, mendorong kemandirian dan ketepatan logikaintelektual serta menciptakan kondisi-kondisi untuk sukses dalam belajar.Sardiman mengemukakan bahwa “Guru adalah salah satu komponenmanusiawi dalam proses belajar mengajar yang ikut berperan dalam usahapembentukan sumber daya manusia yang potensial di bidang pembangunan”. 1Oleh karena itu guru yang merupakan salah satu unsur di bidang kependidikanharus berperan secara aktif dan menempatkan kedudukannya senbagai tenagaprofesional, sesuai dengan tuntutan masyarakat yang semakin berkembang.Dalam hal ini guru tidak semata-mata sebagai pengajar yang melakukan tranferilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai pendidik yang melakukan transfer nilainilai sekaligus sebagai pembimbing yang memberikan pengarahan dan kepadasiswa dalam belajar.Profesi dan jabatan guru sebagai pendidik formal di sekolah sebenarnyatidaklah dapat dipandang ringan karena menyangkut berbagai aspek kehidupan1Sardiman, Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, (Jakaarta: PT Grafindo Persada,2005), hlm. 1259

10serta menuntut pertanggung jawaban moral yang berat. Inilah sebabnyadituntut berbagai persyaratan yang harus dipenuhi oleh orang-orang yangberkecimpung dalam bidang keguruan. Hal ini sebagaimana diterangkan A.Ma’ruf Anshori dalam kitab Terjemahan Ta’limuttaallim bahwa:Ahli ilmu sebaiknya tidak merendahkan dirinya dengan mengharapkansesuatu yang tidak semestinya dan menghindari hal-hal yang dapatmenghinakan ilmu dan ahli ilmu. Dan ahli ilmu haruslah rendah hati, yaaitusikap antara sombong dan rendah diri serta bersifat iffah, yaitu menjaga diridari perbuatan rendah dan dosa.2Jelaslah bahwa untuk menjadi guru berdasarkan hati nurani tidaklahsemua orang dapt melakukannya, karena orang harus merelakan sebagian besardari seluruh hidup dan kehidupannya mengabdi kepada agama, negara danbangsa untuk mendidik anak didik menjadi manusia yang cakap, demokratis,dan bertanggung jawab atas pembangunan dirinya, pembangunan bangsa dannegara. Guru dalam menjalankan tugas agar berjalan dengan baik persyaratanpersyaratan yang harus di penuhi adalah meliputi kesehatan fisik, psikhis,mental, moral, dan intelektual.Oemar Hamalik menyebutkan bahwa syarat-syarat menjadi guru adalahsebagai berikut:a. Harus memiliki bakat sebaga guru.b. Harus memiliki keahlian sebagai guru.c. Memiliki kepribadian yang baik dan terintegrasi.d. Memiliki mental yang sehat.e. Berbadan sehat.219Anshori, A. Ma’ruf, Terjemah Ta’limuta’alim, ( Surabaya: Usaha Nasional, 1996 ) hlm.

11f. Memiliki pengalaman dan pengetahuan yang luas.g. Guru adalah manusia berjiwa pancasila.h. Guru adalah seorang warga negara yang baik.3Berpijak dari uraian di atas, jelaslah bahwa untuk menjadi guruhendaknya memiliki pengetahuan yang cukup dan dapat mengetahuikarakteristik setiap siswa dengan didasarkan takwa kepada Allah, sehat jasmanidan rohani, serta berkelakuan baik. Adapun rincian yang lebih persyaratan guruadalah:1. Persyaratan fisik yaitu kesehatan jasmani, maksudnya seorang haruslahberbadan sehat.2. Persyaratan psikis yaitu sehat rohaninya maksudnya tidak mengalamigangguan kelainan jiwa yang tidak memungkinkan dapat menunaikantugasnya dengan baik,selain itu juga diharapkan memiliki bakat dan minatkeguruan.3. Persyaratan mental yaitu memiliki mental yang baik terhadap profesikeguruan, mencintai dan mengabdi dedikasi pada tugas jabatannya.4. Persyaratan moral, yaitu sifat susila dan budi pekerti luhur. Maksudnyasetiap calon guru dan pendidik adalah mereka yang sanggup berbuatkebajikan.5. Persyaratanintelektualatau akademis mengenaipengetahuan danketrampilan khusus yang diperoleh dari lembaga pendidikan guru yangmemberi bekal untuk menunaikan tugas mendidik.3Oemar Hamalik, Proses Belajar Mengajar, (Jakarta: Bumi Aksara, 2003) , hlm. 118

12Guru yang profesional disamping ahli dalam bidang mengajar danmendidik ia juga memiliki otonomi dan tanggung jawab. Yang dimaksuddengan otonomi adalah sikap profesional yang disebut mandiri. Ia telahmemiliki otonomi atau kemandirian yang dalam mengemukakan apa yangdikatakan berdasarkan keahliannya. Di sekolah pada dasarnya tugas danperanan seorang guru bukanlah sebagai pemegang kekuasaan, tukang perintahdan melaarang serta menghukum salah satu muridnya, tetapi sebagaipembimbing anak-anak, artinya guru harus siap sedia memenuhi kebutuhanjasmani dan rohani dalam pertumbuhannya.Hanafiah dan Suhana juga menjelaskan bahwa “Guru sebagai pendidikbertanggung jawab untuk mewarisi nilai-nilai dan norma-norma kepadagenerasi berikutnya sehingga terjadi proses konservasi nilai karena melaluiproses pendidikan diusahakan terciptannya nilai-nilai baru”. Tanggung jawabguru dapat dijabarkan kedalam sejumlah kompetensi yang lebih khusus, yaitusebagai berikut:a. Tanggung jawab moral, bahwa setiap guru harus mampumenghayatiprilaku dan etika sesuai dengan moral Pancasila dan mengamalkan dalampergaulan hidup sehari-hari.b. Tanggung jawab dalam bidang pendidikan di sekolah, bahwa setiap ampumengembangkan kurikulum (KTSP), silabus dan rencana pelaksanaanpembelajaran (RPP), malaksanakan pembelajar

Pendidikan Agama Islam Kelas VII Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Ngantru Tulungagung Tahun ajaran 2013/2014”, yang ditulis oleh Heru Utawan ini dibimbing oleh Mun