Transcription

ANALISIS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH(BOS) PADA SMP NEGERI 1 TIKUNG LAMONGANANALISIS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH(BOS) PADA SMP NEGERI 1 TIKUNG LAMONGANIndah [email protected]’ Batara [email protected] Ekonomi Universitas Islam LamonganABSTRAKPenelitianinibertujuan untukmenganalisispengelolaan dana BantuanOperasional Sekolah (BOS) di SMP Negeri 1 Tikung Lamongan. Penelitian inimerupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulandata menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperolehdianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukanbahwa (1) Perencanaan dana BOS di SMP Negeri 1 Tikung Lamongan tahun ajaran2018/2019 dilakukan dengan menyusun RKAS oleh tim anggaran sekolah dengandiketahui oleh komite sekolah, guru, karyawan, dan orangtua atau wali murid.Penyusunan RKAS di laksanakan bersama dengan penyusunan RAB BOS (2)Pelaksanaan penggunaan dana BOS di SMP Negeri 1 Tikung Lamongan tahun periode2018/2019 sekolah menerima dana bos secara triwulan. Pengunaan dana BOS dialokasikan dalam 2 komponen yaitu belanja langsung terkait dengan ke delapan StandarNasional Pendidikan dan belanja tidak langsung terkait dengan gaji dan tunjangan paraguru (3) Pengawasan dana BOS di SMP Negeri 1 Tikung Lamongan pertama-tamadilakukan oleh kepala sekolah secara langsung dengan cara rutin memeriksa laporankeuangan sekolah pada akhir bulan, berkomunikasi dengan bendahara serta melihatlangsung penggunaan dana BOS.Kata kunci : Dana BOS, Perencanaan, Pelaksanaan, dan PengawasanABSTRACTThis study aimed to determine the analysis of fund management SchoolOperational Assistance (BOS) at Tikung Lamongan 1 Middle School. This study useddescriptive method with quantitative apparoach. Data collection used observation,interviews, and documentation.Data collected was analized by quantitative descriptivemethod. The results showed that (1) Planning of BOS funds at Tikung Lamongan 1Middle School 2018/2019 academic year was carried out by compiling RKAS by theschool budget team with knowledge by school committees, teachers, employees, andparents or guardians of students. RKAS compilation was carried out together with thepreparation of BOS RAB (2) The implementation of the use of BOS grants at junior highschool Tikung Lamongan in 2018/2019 school period receives BOS grants on aquarterly basis. The use of BOS grants was allocated in 2 components, namely directexpenditure related to the eight National Standards of Education and indirectexpenditure related to salaries and allowances for teachers (3) Supervision of BOSgrants in Junior High School 1 Tikung Lamongan was first done by the head of theschool directly by routinely checking the school's financial statements at the end of themonth, communicating with the treasurer and administering directly the use of BOSgrants.Keywords: BOS grants, planning, implementation, and supervisionJURNAL RISET AKUNTANSI JAMBIVOL 3 NO 1 MEI 2019184

ANALISIS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH(BOS) PADA SMP NEGERI 1 TIKUNG LAMONGANPENDAHULUANPendidikan secara umum memilikiarti suatu proses kehidupan dalammengembangkan diri tiap individuuntuk dapat hidup dan g terdidik itu sangat penting. Kitadididik menjadi orang yang bergunabaik bagi Negara, Nusa, dan Bangsa.Pendidikan sebagai salah satu halyang sangat penting untuk mencetakgenerasi penerus bangsa juga masihjauh dari yang diharapkan. Masihbanyak masalah yang sering terjadi.Tetapi yang paling sering adalahmasalah mahalnya biaya pendidikansehingga tidak dapat dijangkau olehmasyarakatdikalanganbawah.Seharusnya pendidikan merupakan hakseluruh rakyat Indonesia seperti yangterdapat dalam Pembukaan UUD 1945yang berbunyi salah satu tujuan Negarakita adalah mencerdaskan kehidupanbangsa. Ini mempunyai konsekuensibahwa Negara harus menyelenggarakandan memfasilitasi seluruh rakyatIndonesiauntukmemperolehpengajaran dan pendidikan yang layak.Jadi tentu saja Negara dalam hal inipemerintahharusmengusahakanagarpendidikan dapat dinikmati oleh seluruhrakyat Indonesia.Dalam Undang-Undang Nomor 20Tahun 2003 tentang Sistem PendidikanNasionalmengamanatkanbahwasetiapwarga Negara yang berusia 7-15 tahunwajib mengikuti pendidikan dasar. Pasal34 ayat 2 menyebutkan bahwapemerintah dan pemerinta daerahmenjamin terselenggaranya wajibbelajarminimalpadajenjangpendidikan dasar tanpa memungutbiaya, sedangkan dalam ayat 3menyebutkan bahwa wajib belajarmerupakan tanggung jawab negara yangdiselengarakanolehlembagapendidikan pemerintah, pemerintahdaerah,danmasyarakat.KonsekuensiJURNAL RISET AKUNTANSI JAMBIVOL 3 NO 1 MEI 2019dari amanat undang-undang tersebutadalah pemerintah dan pemerintahdaerah wajib memberikan layananpendidikan bagi seluruh peserta didikpada tingkat pendidikan dasar (SD danSMP) serta satuan pendidikan lainnyayang sederajat. Upaya pemerintah danpemerintah daerah untuk mengatasi haltersebut adalah memberikan DanaBantuan Operasional Sekolah (BOS)kepada sekolah-sekolah yang terdaftarpada tingkat pendidikan dasar (SD danSMP).Dana Bantuan Operasional Sekolah(BOS) adalah program pemerintahuntuk penyediaan pendanaan biaya nonpersonalia bagi satuan pendidikan dasardan menengah pertama sebagai wujudpelaksanaan program wajib belajar 9tahun. BOS diprioritaskan untuk biayaoperasional non personal, meskipundimungkinkanuntukmembiayaibeberapa kegiatan lain yang tergolongdalam biaya personil dan biayainvestasi. Tujuan umum program danaBantuan Operasional Sekolah (BOS)untuk meringankan beban masyarakatterhadap pembiayaan pendidikan dalamrangka wajib belajar sembilan tahunyang bermutu.Salah satu indikator penuntasanprogram Wajib Belajar 9 Tahun dapatdiukur dengan Angka Partisipasi Kasar(APK) SD dan SMP. Pada tahun 2005APK SD telah mencapai 115%,sedangkan SMP pada tahun 2009 telahmencapai 98,11%, sehingga programwajib belajar 9 tahun telah tuntas 7tahun lebih awal dari target deklarasiEducation For All (EFA) di Dakar.Program dana Bantuan OperasionalSekolah (BOS) yang diberikan olehpemerintah, berperan dalam membantudan memberikan pendanaan untukkegiatan operasional disekolah.Namun,keberhasilanprogrampemerintah ini juga tidak terlepas daripengelolaan keuangan di sekolah.185

ANALISIS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH(BOS) PADA SMP NEGERI 1 TIKUNG LAMONGANSalahsatufaktoryangmempengaruhi keberhasilan programdana Bantuan Operasional Sekolah(BOS) adalah pengelolaan dana dansegala sumberdaya yang ada dalamprogram dana Bantuan OperasionalSekolah (BOS). Pentingnya pengelolaandana Bantuan Operasional Sekolah(BOS) yaitu dengan pengelolaan yangbaikakanmampumembantutercapainya tujuan dari program danaBantuan Operasional Sekolah (BOS)dengan efektif dan efisien. Oleh karenaitu,pengelolaandanaBantuanOperasional Sekolah (BOS) yang baikmerupakan suatu keberhasilan sekolahmelalui suatu proses kerjasama yangsistematis mulai dari perencanaan,pelaksanaan, pengawasansampaidengan evaluasi.Dalam penelitian ini sanaan,sertapengawasanpenggunaandanaBantuan Operasional Sekolah (BOS)pada SMP Negeri 1 Tikung Lamongan.LANDASANTEORIPengertian AnalisisAnalisis merupakan salah satu halyang penting dalam menentukan suatukebijakan. Analisis digunakan naandanpenentuan suatu kebijakan. DalamKamus Lengkap Bahasa Indonesia,analisis berarti penyelidikan terhadapsuatu peristiwa untuk mengetahuikeadaan yang sebenarnya; penguraiansuatupokokatasberbagaibagiannyadan menelaah bagian itu sendiri sertahubunganantarbagianuntukmendapatkan pengertian yang tepatdan pemahaman makna keseluruhan.JURNAL RISET AKUNTANSI JAMBIVOL 3 NO 1 MEI 2019Analisis dapat dibagi menjadi duamacam yaitu analisis kualitatif dankuantitatif. Analisis kualitatif dilakukanterhadap data baik berupa kualitatifmaupun kuantitatif. Analisis datakualitatif adalah data yang berupainformasi, uraian dalam bentuk bahasa,prosa kemudian dikaitkan dengan datalainnya untuk mendapatkan kejelasansuatu kebenaran atau sebaliknyasehingga menguatkan suatu gambaranbaru atau yang sudah ada. Sedangkandata kuantitatif, yaitu data dalam bentukjumlahyangdigunakanuntukmenerangkan suatu kejelasan dariangka-angka atau membandingkan daribeberapagambaransehinggamemperoleh gamabaran yang baru,kemudian dijelaskan kembali dalambentuk uraian atau kalimat.Pengertian Dana BOSDana Bantuan Operasional Sekolah(BOS) adalah bantuan yang diberikanpemerintah dari pengurangan subsidibahan bakar minyak kepada sekolahuntuk membebaskan biaya pendidikanbagisiswatidakmampudanmeringankan bagi siswa yang lain, agarmerekamemperolahlayananpendidikan dasar yang lebih bermutusampai tamat dalam rangka penuntasanwajib belajar 9 tahun. Dengan adanyaBantuan Operasional Sekolah (BOS),maka pihak sekolah dan orang tuaterbantu untuk menjalankan pendidikanyang layak bagi anak.Dana Bantuan Operasional Sekolah(BOS) adalah program pemerintah yangpadadasarnyaadalahuntukpenyediaan pendanaan biaya operasinonpersonalia bagi satuan pendidikandasar sebagai pelaksana program wajibbelajar.186

ANALISIS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH(BOS) PADA SMP NEGERI 1 TIKUNG LAMONGANTujuan Dana BOSProgramBantuanOperasionalSekolah (BOS) secara umum bertujuanuntukmeringankan beban masyarakatterhadap pembiayaan pendidikan dalamrangka wajib belajar 9 tahun yangbermutu.Secara khusus program BantuanOperasional Sekolah (BOS) bertujuanuntuk:1. Membebaskan pungutan bagi seluruhsiswaSD/SDLB negeri danSMP/SMPLB/SMPT(Terbuka)negeri terhadap biaya operasisekolah, kecuali pada rintisansekolah bertaraf internasional (RSBI)dan sekolah bertaraf internasional(SBI). Sumbangan/pungutan bagisekolah RSBI dan SBI harus tetapmempertimbangkanfungsipendidikan sebagai kegiatan nirlaba,sehingga sumbangan/pungutan tidakboleh berlebih;2. Membebaskan pungutan seluruhsiswa miskin dari seluruh pungutandalam bentuk apapun, baik disekolah negeri maupun swasta;3. Meringankan beban biaya operasisekolah bagi siswa di sekolah swasta.Perencanaan Dana nkeputusanatassejumlahalternatif(pilihan)mengenai sasaran dan cara-cara yangakan dilaksanakan di masa yang akandatang guna mencapai tujuan yangdikehendaki serta pemantauan danpenilaiannya atas hasil pelaksanaannyayang dilakukan secara sistematis danberkesinambungan.Perencanaantidakdapat dilepaskan dari unsur an, dan pelaporan. (Usman,2008:60).MenurutPeraturanMendiknas Nomor 69Tahun 2009,Standar biaya operasi non personaliaadalah setandar biaya yang diperlukanuntuk membiayai kegiatan operasi nonpersonalia selama 1 tahun sebagaibagiandarikeseluruhandanapendidikan, agar satuan pendidikandapat melakukan kegiatan pendidikansecara teratur dan berkelanjutansesuaidengan Standar Nasional Pendidikan.Rencana Kegiatan dan AnggaranSekolah/Madrasah (RKAS/M) adalah:rencana biaya dan pendanaan programkegiatan secara rinci untuk satu tahunanggaran baik bersifat strategis maupunrutin atau regular (Dirjen DikdasKemendiknas RI dan Dirjen PendaisKemenag RI, 2011 : 149). RKAS inimerupakan format yang digunakanuntuk penyusunan bantuan BOS, baikbantuan dari BOS Pusat, BOS Provinsi,BOS Kabupaten, Dana Alokasi Khususdan lain-lain. Jadi perencanaan danaBantuan Operasional Sekolah adalahPerencanaankegiatansekolahyangdibiayai dari dana BOS dalam satutahun anggaran.Prosedur Penata Usahaan Dana BOSSyarat-syarat penyaluran dana BOSadalah sebagai berikut:a. Bagi sekolah yang belum memilikirekening rutin, harus membukanomor rekening atas nama sekolah(tidak boleh atas nama pribadi).b. Sekolahmengirimkannomorrekening tersebut kepada TimManajemen BOS Kabupaten atauKota.c. Tim Manajemen BOS Kabupatenatau Kota melakukan verifikasiJURNAL RISET AKUNTANSI JAMBIVOL 3 NO 1 MEI 2019187

ANALISIS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH(BOS) PADA SMP NEGERI 1 TIKUNG LAMONGANnomorrekeningsekolahdanselanjutnya dikirim kepada TimManajemen BOS Provinsi.Penyaluran dana BOS adalahsebagai berikut:1. Penyaluran dana periode Januarisampai dengan Desember 2019dilakukan secara bertahap.2. Penyaluran dana dilaksanakan olehTim Manajemen BOS Provinsimelalui Bank Pemerintahan atau Pos.3. Pengambilan Dana.Sasaran Program Dana BOS danBesar BantuanSasaranprogramdanaBantuanOperasional Sekolah (BOS) kSDSMP Satu Atap (SATAP) dan TempatKegiatanBelajarMandiri(TKBMandiri) yang diselenggarakan olehmasyarakat, baik negeri maupunswastadi seluruh provinsi di Indonesia.Besar biaya satuan dana BantuanOperasional Sekolah (BOS) yangditerimaoleh sekolah,dihitungberdasarkan jumlah siswa denganketentuan:1. SD/SDLB:Rp 800.000,-/siswa/tahun2. SMP/SMPLB/SMPT/SATAP:Rp 1.000.000,-/siswa/tahun3. SMA/SMALB:Rp 1.400.000,-/siswa/tahunPenggunaan Dana BOSPenggunaandanaBOSdisekolahharus didasarkan pada kesepakatandankeputusan bersama Tim ManajemenBOS Sekolah, Dewan Guru dan KomiteSekolah, yang didaftar sebagai salahsatu sumberpenerimaandalamRKAS/RAPBS, di samping dana yangJURNAL RISET AKUNTANSI JAMBIVOL 3 NO 1 MEI 2019diperoleh dari Pemda atau sumber lainyang sah.Waktu Penyaluran Dana BOSPenyaluran dana dilakukan setiapperiode 3 bulanan, yaitu periodeJanuari-Maret,April-Juni,JuliSeptember dan Oktober-Desember.Padatahunanggaran 2019,danaBOS akan diberikan selama 12 bulanuntuk periode Januari sampai denganDesember 2019, yaitu Triwulan I dan IItahun anggaran 2019 tahun ajaran2018/2019 dan Triwulan III dan IVtahun anggaran 2019 tahun ajaran2019/2020.Larangan Penggunaan Dana BOSSesuai buku petunjuk teknis BOS2013 larangan penggunaan danaBantuan Operasional Sekolah (BOS)diantaranya:1. Disimpandenganmaksuddibungakan.2. Dipinjamkan kepada pihak lain.3. Membeli Lembar Kerja Siswa(LKS).4. Membiayai kegiatan yang tidakmenjadi prioritas sekolah danmemerlukan biaya besar, missalnyastudi banding, tur studi (karyawisata) dan sejenisnya.5. Membayar iuran kegiatan /Provinsi/Pusat, atau pihak lainnya kecualiuntuk menanggung biaya siswa/ guruyang ikut serta dalam kegiatantersebut.6. Membayar bonus dan transportasirutin untuk guru.7. Membeli pakaian/ seragam/ sepatubagi guur/ siswa untuk kepentingan188

ANALISIS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH(BOS) PADA SMP NEGERI 1 TIKUNG LAMONGANpribadi (bukan inventaris sekolah),kecuali untuk siswa penerima BSM.8. Digunakan untuk rehabilitasi sedangdan berat.9. Membangun gedung/ ruangan baru.10.Membeli bahan atau peralatan yangtidakmendukungprosespembelajaran.11.Menanamkan saham.12.Membiayai kegiatan yang telahdibiayaidarisumberdanapemerintah pusat/ pemerintah daerahsecara penuh/ wajar.13.Membiayai kegiatan penunjang yangtidak ada kaitannya dengan operasisekolah, misalnya membiayai iurandalam rangka perayaan hari besarnasionaldanupacarakeagamaan/ acara keagamaan.14.Membiayai kegiatan dalam rangkamengikuti pelatihan/ sosialisasi/pendampingan terkait program BOS/perpajakan program BOS insi/Kabupaten/ Kota dan KementrianPendidikan dan Kebudayaan.Pelaporan dan Pertanggung jawabanKeuangan Dana laksanaanProgramBOS,masing-masingpengelola program di tiap tingkatan(Pusat, Provinsi, Kabupaten / Kota,Sekolah) diwajibkan untuk melaporkanhasil kegiatannya kepada pihak terkait.Secaraumum,hal-halyangdilaporkan oleh pelaksana programadalah yang berkaitan dengan anfaatandana,pertanggungjawabankeuangansertaJURNAL RISET AKUNTANSI JAMBIVOL 3 NO 1 MEI 2019hasilmonitoringpengaduan masalah.evaluasidanMETODEPENELITIANJenis PenelitianJenis penelitian ini menggunakanmetode penelitian kualitatif deskriptif.Metode penelitian kualitatif menurutBogdan dan Taylor (2014, dalamMoleong 4) adalah sebagai prosedurpenelitian yang menghasilkan datadeskriptif berupa kata-kata tertulis ataulisan dari orang-orang dan perilakuyang diamati.Teknik Penarikan SampelDalam penelitian ini populasi yangdimaksud adalah data yang berkenaandalam pengelolaan dana BantuanOperasional Sekolah (BOS) di SMPNegeri 1 Tikung Lamongan.Sampel yang terlibat langsungdalam penelitian ini adalah guru, komitesekolah, manajemen BOS, sertabendahara BOS di SMP Negeri 1Tikung Lamongan.Metode Pengumpulan DataTeknik pengumpulan data dalampenelitian ini adalah :1. ObservasiPengumpulan data dalam penelitianini akan dilakukan melalui kegiatanpengamatan langsung atau observasiterhadap objek analisis untuk mencariaspek-aspek yang relevan dan pentingsebagai dasar analisis dan interpretasiyangakandilakukan.Observasidilakukan untuk mengetahui keadaanumum SMP Negeri1TikungLamongan. Pada khususnya observasidilakukan untuk mengamati kondisisekolah SMP Negeri1TikungLamongan.189

ANALISIS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH(BOS) PADA SMP NEGERI 1 TIKUNG LAMONGAN2. Wawancara (Interview)Pengumpulan data pada penelitianini menggunakan teknik wawancara(interview)untukmendapatkanberbagai keterangan atau informasi daripara narasumber. Dalam penelitian iniyang akan diwawancara atau yangdijadikan narasumber adalah kepalasekolah, bendahara, dan komite sekolah.dalam metode wawancara (interview)ini akan diajukan beberapa pertanyaandan penyataan yang menyangkutdengan aspek-aspek pengelolaan danaBantuan Operasional Sekolah asandanaBantuanOperasional Sekolah (BOS) di SMPNegeri 1 Tikung Lamongan.3. DokumentasiPengumpulan data pada mentasiadalahinformasi yang berasal dari catatanpenting lembaga atau organisasimaupun perorangan. Dalam penelitianini dokumen dapat diperoleh dariRencanaAnggaranPendapatandanBelanja Sekolah (RAPBS), RencanaKerjadanSyarat-syarat(RKS),Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah(RKAS), notulen rapat.Metode Analisis DataTeknikanalisisdatayangdigunakan adalah analisisdatadeskriptif. Analisis data deskriptifadalahteknikanalisisyangmendiskripsikan atau mengungkapkankarakteristik variabel-variabel yangmenjadi fokus kajian yang terkait dalampengelolaan dana Bantuan laksanaan,danpengawasan.Analisis data deskriptif merupakancaramencaridanmenatasecarasistematis catatan hasil dokumentasidan wawancara (interview) untukmeningkatkan pemahaman tentangJURNAL RISET AKUNTANSI JAMBIVOL 3 NO 1 MEI 2019kasus yang diteliti dan menyajikansebagai temuan bagi orang lain. Dalampelaksanaan analisis data kualitatifbertujuan untuk penggalian SANPerencanaan Dana BOS diSMPNegeri 1 Tikung LamonganDalam perencanaan pengelolaandana Bantuan Operasional Sekolah(BOS) di SMP Negeri 1 TikungLamongan diawali dengan prosespenyusunan Rencana Kegiatan danAnggaran Sekolah(RKAS), danRencana Anggaran Biaya (RAB).Proses penyusunan Rencana Kegiatandan Anggaran Sekolah (RKAS) disusunberdasarkan kebutuhan masing-masingguru dan karyawan dalam jangka waktutertentu berdasarkan rencana kerjatahunan sebelum disampaikan kepadakomite sekolah sebagai pertimbangan dirapat pleno.ProsespenyusunanRencanaKegiatan dan Anggaran Sekolah(RKAS) dilakukan pada awal semesterpertama kemudian bila belum terlaksanamaka akan dipertimbangkan padasemester selanjutnya. Sebab kegiatanyang dilakukan pada semester pertamaterkadang tidak terealisasi, sehinggadilakukan penyesuaian dan perubahanpada Rencana Kegiatan dan AnggaranSekolah (RKAS) sesuai dengan faktadan kondisi yang ada.Sumber dana yang diterima olehSMP Negeri 1 Tikung Lamongan yaitudana Bantuan Operasional Sekolah(BOS) dan dana sukarela yangdiperoleh dari orang tua siswa. Danasukarela yang diterima dari orang tuasiswa bersifat tidak tetap dan tidak rutinada, dan sebelum melakukan penarikandana sukarela maka dilakukan rapat190

ANALISIS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH(BOS) PADA SMP NEGERI 1 TIKUNG LAMONGANkoordinasi oleh komite sekolah danorang tua siswa.Bila terjadi keterlambatan dalampencairan dana Bantuan OperasionalSekolah (BOS), komite sekolah akanmemberikan bantuan pinjaman untukmemenuhi kebutuhan sekolah SMPNegeri 1 Tikung Lamongan. Ketikadana Bantuan Operasional Sekolah(BOS) telah cair, dana yang dipinjamdari komite sekolah akan dikembalikan.Penentuan dalam mengalokasikandana Bantuan Operasional Sekolah(BOS) dilakukan dengan cara sosialisasikepada guru dan komite sekolahberdasarkan delapan standar. ekolahyaitu biaya operasional. Rencanapenggunaan dana Bantuan OperasionalSekolah (BOS) tercantum dalamRencana Kegiatan dan AnggaranSekolah (RKAS) untuk membantusekolah SMP Negeri1 TikungLamongandalammengelolapenggunaan dana Bantuan OperasionalSekolah (BOS).Dana Bantuan Operasional Sekolahtelah direncanakan pada tahun ajaran2018/2019 yang terdapat pada RKASdan RAPBS berdasarkan delapanstandar. Yang ditekankan dari delapanstandar ini yaitu dalam pengembanganpengelolaan sekolah.Pelaksanaan Dana BOS di SMPNegeri 1 Tikung LamonganPenyalurandanaBantuanOperasional Sekolah (BOS) di SMPNegeri 1 Tikung Lamongan padatriwulan pertama dilaksanakan bulanjanuarisampaimaretdenganpresentase20%. Pada triwulan kedua dilaksanakanbulan april sampai juni denganpresentase 40%. Pada triwulan ketigadilaksanakan bulan julisampaiseptember dengan presentase 20%.Serta pada triwulan terkahir yaitutriwlan keempat dilaksanakan bulanJURNAL RISET AKUNTANSI JAMBIVOL 3 NO 1 MEI 2019oktobersampaidesemberdenganpresentase 20%dari data tersebutdapatdinalisa bahwa sekolah SMP Negeri 1Tikung Lamongan telah anPendidikandanKebudayaan yang )dialokasikan untuk PengembanganStandar Pengelolaan yaitu sebesar29,15% yang digunakan untuk biayabelanja barang dan jasa meliputi alatlistrik dan elektronika, alat tulis kantor,peralatan kebersihan, dll. Selanjutnyadana BOS digunakan untuk standarpembiayaan sebesar 25,24%yangmeliputi pembayaran listrik, honorpegawai, dll. Sebesar 17,65% untukpengembangansaranadanprasaranayang meliputi penggandaan is, pemeliharaan dan perbaikangedung, perawatan mebeler. Sebesar9,46% untuk standar isi yang berkaitandengan penyusunan pembagian tugasguru, pengadaan jurnal kelas dan jurnalguru, ATK, foto copy, pembelian bukuperpustakaan. Sebesar 8,04% untukstandar proses yang meliputi kegiatanpengelolaan KBM, program kesiswaan,program ekstra sekolah, kegiatanoperasional untuk menunjang kegiatansekolah.Sebesar 7,78%untukpengembangan dan implementasi sistempenilaianmeliputipelaksanaanpenilaian dan kegiatan akhir tahun, serta2,26% untuk pengembangan pendidikandan tenaga akependidikan.Sedangkanpengembangan kompetensi kelulusanyang meliputi penyusunan kompetensiketuntasan minimal pengembangankemampuanakademik,danlainsebagainya tidak menggunakan danaBOS karena menggunakan dana komitesekolah.

ANALISIS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH(BOS) PADA SMP NEGERI 1 TIKUNG LAMONGANDanaBantuanOperasionalSekolah (BOS) yang diterima olehpihak sekolah SMP Negeri 1 TikungLamongan sebesar Rp. 1.000.000 tiapsiswa dalam satu tahun. dengan jumlahsiswa SMP Negeri 1 Tikung Lamonganyang berjumlah 625 siswa sehinggasekolah SMP Negeri 1TikungLamongan mendapatkan dana BantuanOperasional Sekolah (BOS) sejumlahRp. 625.000.000 per tahun.Pengawasan Penggunaan Dana BOS diSMP Negeri 1 Tikung LamonganDarihasildokumentasidanwawancara dapat dianalisa bahwakomponenpengawasandanpengelolaandana Bantuan Operasional Sekolah(BOS) di SMP Negeri 1 TikungLamongan dilaksanakan oleh pihakinternal dan pihak eksternal. Yangmelaksanakan dari pihak internal yaitukomitesekolahdanKementrianPendidikan dan Kebudayaan KabupatenLamongan melalui pengawas sekolahSMP Negeri 1 Tikung Lamongan.Kemudianyangmelaksanakanpengawasan dari pihak eksternal yaituKementrianPendidikandanKebudayaan Provinsi Jawa Timur danPusat (Direktorat Pendidikan MenengahPertama).Dana Bantuan Operasional Sekolah(BOS) pada SMP Negeri 1 TikungLamonganmendapatpengawasansetiapbulan dari kepala sekolah dengan caramemeriksa laporan keuangan yangterkait dengan penggunaan danaBantuan Operasional Sekolah (BOS),kemudiankepalasekolahmengkomunikasikan dengan bendaharasekolah tentang pengeluaran apa Operasional Sekolah (BOS). Pihakkepala sekolah membuat laporan rutinsetiap akhir bulan dan setiap triwulanuntuk bertanggung jawab atas danaBantuan Operasional Sekolah (BOS)yang sudah dikeluarkan.Dalam hal transparansi pihaksekolah SMP Negeri1TikungLamongan menampilkan gambarankeuangan sekolah SMP Negeri 1Tikung Lamongan melalui proyektordalam rapat penyusunan RencanaAnggaran Pendapatan dan BelanjaSekolah (RAPBS).KESIMPULAN DAN SARANKesimpulanDari tujuan penelitian ini engawasandanaBantuan Operasional Sekolah (BOS)pada SMP Negeri 1 Tikung Lamongan,maka dapat disimpulkan sebagaiberikut:1. Dalam perencanaan pengelolaandana Bantuan Operasional Sekolah(BOS) di SMP Negeri 1 TikungLamongan melibatkan guru dankaryawan sekolah yang dikumpulkanuntuk dimintai kebutuhan sebelumdisampaikan kepada komite sekolahsebagai pertimbangan di rapat plenodan rencana anggaran biaya yangtersusun berdasarkan jumlah siswa diSMP Negeri 1 Tikung Lamongan.2. PelaksanaanDanaBantuanOperasional SEkolah (BOS) di SMPNegeri1TikungLamongandilakukan dalam waktu triwulan atauempat kali pelaksanaan dalam satutahun ajaran. Penggunaan ialokasikan untuk PengembanganStandar Pengelolaan yaitu sebesar29,15% yang digunakan untuk biayabelanja barang dan jasa meliputi alatlistrik dan elektronika, alat tuliskantor, peralatan kebersihan, dll.Selanjutnya dana BOS digunakanuntuk standar pembiayaan sebesar25,24% yang meliputi pembayaranJURNAL RISET AKUNTANSI JAMBIVOL 3 NO 1 MEI 2019192

ANALISIS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH(BOS) PADA SMP NEGERI 1 TIKUNG LAMONGANlistrik, honor pegawai, dll. ngmeliputipenggandaan inverntaris raandanperbaikangedung,perawatanmebeler. Sebesar 9,46%untukstandar isi yang berkaitan denganpenyusunan pembagian tugas guru,pengadaan jurnal kelas dan jurnalguru, ATK, foto copy, pembelianbuku perpustakaan. Sebesar 8,04%untuk standar proses yang meliputikegiatan pengelolaan KBM, programkesiswaan, program ekstra ekolah.Sebesar7,78% untuk pengembangan danimplementasisistempenilaianmeliputi pelaksanaan penilaian dankegiatan akhir tahun, serta 2,68%untuk pengembangan pendidikan dantenagakependidikanyaitupembinaan guru dan pengembangantenaga kependidikan. Sedangkanpengembangan kompetensi kelulusanyangmeliputipenyusunankompetensi ketuntasan minimalpengembangankemampuanakademik, dan lain sebagainya tidakmenggunakan dana BOS karenamenggunakan dana komite sekolah.3. PengawasanDanaBantuanOperasional Sekolah (BOS) di SMPNegeri1TikungLamongandilakukan oleh pihak internal daneksternal. Dari pihak internal yaitukomite sekolah dan melaluipengawas sekolah SMP Negeri 1Tikung Lamongan. Dari pihakeksternalyaituKementrianPendidikan dan Kebudayaan ProvinsiJawa Timur dan Pusat (DirektoratPendidikan Menengah Pertama).SMP Negeri 1 Tikung Lamonganjuga sangat transparansi dalampengelolaandanaBantuanOperasional Sekolah (BOS).SaranBerdasarkanhasilpenelitian,pembahasan dan kesimpulan, makapeneliti dapat memberikan beberapasaran, yaitu:1. Untuk mendapatkan pelaporan yangbaik tentang dana Bantuan Sekolah(BOS) sebaiknya guru, karyawan,kepala sekolah, serta komite sekolahmelakukan koordinasi dengan lebihbaik agar bisamenghasilkanpelaporan yang tepat.2. Seharusnya pihak komite sekolahmelakukan pengecekan secara rutinprogram yang sedang berjalan danpengecekan bukti laporan transaksiyang menggunakan dana BantuanOperasional Sekolah (BOS). Bukanhanya saat akan melaksanakan rapatpleno.3. Bagi peneliti selanjutnya yanghendak melakukan penelitian tentangdana Bantuan Operasional Sekolah(BOS) di SMP Negeri 1 TikungLamongan untuk meneliti tentangsejauh mana efektifitas dana BOSdalam memajukan pendidikan diSMP Negeri 1 Tikung Lamongan.DAFTAR PUSTAKABogdan dan Taylor. 2014. ProsedurPenelitian.DalamMoleong,Pendekatan Kualitatif.(him.4).Rineka Cipta: JakartaKurniawati, Devi. 2008. PentingnyaPendidikan Bagi Semua Orang.Artikel. (Online), Diakses 29 Mei2019Republik Indonesia. 2003. UndangUndang No. 20 Tahun 2003 tentangSistemPendidikanNasional.Lembaga Negara RI Tahun 2003.Sekretariat Negara. Jakarta.Risa Untari. 2014. Mahalnya BiayaPendidikan Di Indonesia. ArtikelJURNAL RISET AKUNTANSI JAMBIVOL 3 NO 1 MEI 2019193

ANALISIS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH(BOS) PADA SMP NEGERI 1 TIKUNG LAMONGANMpa Fip Unj 2014. (Online). Diakses29 Mei 2019Usman, Husaini & Purnomo. 2008.Metodologi Penelitian Sosial. PTBumi Aksara, JakartaPeraturan Menteri Pendidikan DanKebudayaan Republik Indonesia. No51 Tahun 2011 Tentang ganDana Bantuan Operasional SekolahTahun Anggaran 2012. LembaranNegara RI 2011. Sekretariat Negara.JakartaPeraturan Menteri Pendidikan DanKebudayaan Republik Indonesia. No76 Tahun 2012 Tentang ganDana Bantuan Operasional SekolahTahun Anggaran 2013. LembaranNegara RI 2012. Sekretariat Negara.JakartaPeraturan Menteri Pendidikan DanKebudayaan Republik Indonesia. No26 Tahun 2017 Tentang PerubahanAtas Peraturan Menteri Pendidikandan Kebudayaan Nomor 8 Tahun2017. Lembaran Negara RI 2017 .Sekretariat Negara. JakartaJURNAL RISET AKUNTANSI JAMBIVOL 3 NO 1 MEI 2019194

Larangan Penggunaan Dana BOS Sesuai buku petunjuk teknis BOS 2013 larangan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) diantaranya: 1. Disimpan dengan maksud dibungakan. 2. Dipinjamka