Transcription

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN(RPP) 1Nama SekolahMata PelajaranTahun PelajaranKelas/SemesterMateri PokokAlokasi WaktuKD: SMP NEGERI 1 UMALULU: Bahasa Indonesia: 2020/2021: IX/Ganjil: Teks Cerita Pendek: 2 x 45 Menit (1 kali pertemuan): Mengidentifikasi unsur pembangun karya sastra dalam teks cerita pendek yangdibaca atau didengarA. TUJUAN PEMBELAJARANDengan menggunakan pendekatan saintifik peserta didik dapat:1. Mendata unsur pembangun karya sastra dalam teks cerita pendek yang dibaca atau didengar dengantepat2. Menjelaskan unsur-unsur pembangun karya sastra dengan bukti yang mendukung dari teks ceritapendek dengan tepatB. Kegiatan PembelajaranKegiatan PembelajaranLangkah/AlokasiTahapWaktuPendahuluan1. Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik 15 menituntuk mengikuti proses pembelajaran dengan caramenyanyakan kabar melalui grup whatsApp kelas.2. Guru mengarahkan peserta didik untuk mematuhi protokolkesehatan pencegahan Covid19 dengan mencuci tangan,menggunakan masker, dan menjaga jarakKegiatan Inti3. Guru memberi motivasi belajar dan mengajukanpertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuansebelumnya dengan materi yang akan dipelajari.4. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensidasar yang akan dicapai.1. Peserta didik membaca ringkasan materi mengenai 60 menitcerpen dari tautan yang dibagikan melalui grup whatsAppkelas.2. Peserta didik membaca dengan cermat ringkasan tentangmateri cerpen yang dibagikan melalui grup whatsAppkelas.3. Peserta didik mengidentifikasi unsur pembangun cerpen :karakteristik tokoh, latar, alur, dan tema pada cerpendisertai bukti pendukung.4. Peserta didik mengidentifikasi struktur cerita pendekdengan sikap kritis dan tanggung jawab.5. Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyakmungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaanfaktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaanini harus tetap berkaitan dengan materi unsur-unsur pembangunkarya sastra cerpen

PenutupRefleksi danKonfirmasi1. Guru memberi penguatan terkait materi yang telah 15 Menitdiajarkan.2. Guru dan Peserta didik merefleksi kegiatan pembelajaranuntuk mengetahui ketercapaian proses pembelajaran danperbaikan.3. Guru dan Peserta didik menyimpulkan hasil pembelajaran.C. PenilaianSikap Disiplin waktu dalammengikutipembelajaran Bertanggungjawabdalammengerjakan sesuatu Santun dalamberkomunikasi Kritis dalammemecahkan suatupermasalahanPengetahuanPenugasan berupa LKPD Teknik : Tes tulis danpenugasan. Bentuk : Isian dantugas yangdikerjakan secaraindividu. Indikator soal/ kisi-kisi:terlampirKetrampilanPenugasan berupa:Menjelaskan unsur –unsur pembangun denganD. Sumber BelajarTriyanto, Agus. 2018. Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas IX. Edisi Revisi 2018.Jakarta: Pusat Kurikulum Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.MengetahuiKepala Smp N 1 UmaluluUmalulu, Semtember 2020Guru Mata PelajaranJAKOBIS DANIEL MBOEIK, S.PdNIP. 197006081994031008BANDA RIA, S.PdNIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN(RPP) 2Nama SekolahMata PelajaranTahun PelajaranKelas/SemesterMateri PokokAlokasi WaktuKD.: SMP NEGERI 1 UMALULU: Bahasa Indonesia: 2020/2021: IX/Ganjil: Teks Cerita Pendek: 2 x 45 Menit (1 kali pertemuan): Menyimpulkan unsur-unsur pembangun karya sastra dengan bukti yangmendukung dari cerita pendek yang dibaca atau didengar.A. TUJUAN PEMBELAJARANDengan menggunakan pendekatan saintifik peserta didik dapat menyimpulkan unsur-unsurpembangun karya sastra dengan bukti yang mendukung dari teks cerita pendek yang dibaca ataudidengar dengan tepatB. Kegiatan PembelajaranKegiatan PembelajaranLangkah/AlokasiTahapWaktuPendahuluan1. Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik 15 menituntuk mengikuti proses pembelajaran dengan caramenyanyakan kabar melalui grup whatsApp kelas.2. Guru mengarahkan peserta didik untuk mematuhi protokolkesehatan pencegahan Covid19 dengan mencuci tangan,menggunakan masker, dan menjaga jarakKegiatan Inti3. Guru memberi motivasi belajar dan mengajukanpertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuansebelumnya dengan materi yang akan dipelajari.4. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensidasar yang akan dicapai.1. Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, 60 menitmengamati, membaca dan menuliskannya kembali. Merekadiberi tayangan dan bahan bacaan teks cerpen grup whatsAppkelas.2. Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyakmungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaanfaktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaanini harus tetap berkaitan dengan materi unsur-unsur pembangunkarya sastra cerpen grup whatsApp kelas.3. Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untukmendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikanulang, dan saling bertukar informasi mengenai unsur-unsurpembangun karya sastra yang terdapat dalam teks cerpen grupwhatsApp kelas.4. Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yangtelah dipelajari terkait dengan unsur-unsur pembangun karyasastra yang terdapat dalam teks cerpen. Peserta didik kemudiandiberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belumdipahami grup whatsApp kelas.PenutupRefleksi danKonfirmasi1. Guru memberi penguatan terkait materi yang telahdiajarkan. grup whatsApp kelas.2. Guru dan Peserta didik merefleksi kegiatan pembelajaranuntuk mengetahui ketercapaian proses pembelajaran danperbaikan.3. Peserta didik membuat rangkuman/simpulan pelajaran.tentangpoint-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaranyang baru dilakukan.4. Guru membuat rangkuman/simpulan pelajaran.tentang point-pointpenting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang barudilakukan.15 menit

C. PenilaianSikap Disiplin waktu dalammengikutipembelajaran Bertanggungjawabdalammengerjakan sesuatu Santun dalamberkomunikasi Kritis dalammemecahkan suatupermasalahanPengetahuanPenugasan berupa LKPD Teknik : Tes tulis danpenugasan. Bentuk : Isian dantugas yangdikerjakan secaraindividu. Indikator soal/ kisi-kisi:terlampirKetrampilanPenugasan berupa:Menyimpulkan unsur –unsur pembangun karyasastra dengan b ukti yangmendukung dari teksD. Sumber BelajarTriyanto, Agus. 2018. Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas IX. Edisi Revisi 2018.Jakarta: Pusat Kurikulum Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.MengetahuiKepala Smp N 1 UmaluluUmalulu, Semtember 2020Guru Mata PelajaranJAKOBIS DANIEL MBOEIK, S.PdNIP. 197006081994031008BANDA RIA, S.PdNIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN(RPP) 3Nama SekolahMata PelajaranTahun PelajaranKelas/SemesterMateri PokokAlokasi WaktuKD.: SMP NEGERI 1 UMALULU: Bahasa Indonesia: 2020/2021: IX/Ganjil: Teks Cerita Pendek: 2 x 45 Menit (1 kali pertemuan): Menelaah struktur dan aspek kebahasaan cerita pendek yang dibacaataudidengar.TUJUAN PEMBELAJARANDengan menggunakan pendekatan saintifik peserta didik dapat menyimpulkan struktur danaspek kebahasaan cerita pendek yang dibaca atau didengar dengan tepatA. Kegiatan PembelajaranKegiatan PembelajaranLangkah/AlokasiTahapWaktuPendahuluan1. Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik 15 menituntuk mengikuti proses pembelajaran dengan caramenyanyakan kabar melalui grup whatsApp kelas.2. Guru mengarahkan peserta didik untuk mematuhi protokolkesehatan pencegahan Covid19 dengan mencuci tangan,menggunakan masker, dan menjaga jarakKegiatan Inti3. Guru memberi motivasi belajar dan mengajukanpertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuansebelumnya dengan materi yang akan dipelajari.4. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensidasar yang akan dicapai.1. Peserta didik membaca ringkasan materi mengenai cerpen 60 menitdari tautan yang dibagikan melalui grup whatsApp kelas.2. Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat,mengamati, membaca dan menuliskannya kembali. Merekadiberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi struktur danaspek kebahasaan cerita pendek melalui grup whatsApp kelas.3. Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyakmungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaanfaktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaanini harus tetap berkaitan dengan materi struktur dan aspekkebahasaan cerita pendek4. Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yangtelah dipelajari terkait dengan struktur dan aspek kebahasaancerita pendek. Peserta didik kemudian diberi kesempatan untukmenanyakan kembali hal-hal yang belum dipahamiPeserta didikPenutupRefleksi danKonfirmasimelalui grup whatsApp kelas15 Guru memberi penguatan terkait materi yang telahdiajarkan.16 Guru dan Peserta didik merefleksi kegiatan pembelajaranuntuk mengetahui ketercapaian proses pembelajaran danperbaikan.17 Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yangtelah dipelajari terkait dengan struktur dan aspek kebahasaancerita pendek. Peserta didik kemudian diberi kesempatan untukmenanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami18 Guru membuat rangkuman/simpulan pelajaran.tentang point-pointpenting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang barudilakukan.15 menit

B. PenilaianSikap Disiplin waktu dalammengikutipembelajaran Bertanggungjawabdalammengerjakan sesuatu Santun dalamberkomunikasi Kritis dalammemecahkan suatupermasalahanPengetahuanPenugasan berupa LKPD Teknik : Tes tulis danpenugasan. Bentuk : Isian dantugas yangdikerjakan secaraindividu. Indikator soal/ kisi-kisi:terlampirKetrampilanPenugasan berupa:Menyimpulkan strukturdan aspek kebahasaancerpen yang dibacaC. Sumber BelajarTriyanto, Agus. 2018. Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas IX. Edisi Revisi 2018.Jakarta: Pusat Kurikulum Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.MengetahuiKepala Smp N 1 UmaluluUmalulu, Semtember 2020Guru Mata PelajaranJAKOBIS DANIEL MBOEIK, S.PdNIP. 197006081994031008BANDA RIA, S.PdNIP.

LBPD DAN LKPDBAHASA INDONESIASMP/MTsKELAS 9Teks CerpenWORKSHOPPENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN JARAK JAUH DALAM TATANAN NORMAL BARUKECAMATAN UMALULUTAHUN 2020

LEMBAR BELAJAR PESERTA DIDIKMata Pelajaran: Bahasa IndonesiaTahun Pelajaran: 2020/2021Kelas / Semester: IX / GanjilMateri Pokok : Teks Cerpen1.TUJUAN PEMBELAJARANSetelah mengikuti proses bimbingan peserta didik diharapkan dapat:16 Mendata unsur pembangun karya sastra dalam teks cerita pendek yang dibaca ataudidengar dengan tepat17 Menjelaskan unsur-unsur pembangun karya sastra dengan bukti yang mendukung dariteks cerita pendek dengan tepat18 Menyimpulkan unsur-unsur pembangun karya sastra dengan bukti yang mendukung dariteks cerita pendek yang dibaca atau didengar dengan tepat19 Menjelaskan struktur dan aspek kebahasaan cerita pendek yang dibaca atau didengardengan tepat20 Menyusun kerangka cerita pendek berdasarkan pengalaman atau gagasan dengan tepat21 Menyusun cerita pendek berdasarkan kerangka dengan memperhatikan struktur teks dankebahasaan dengan tepat2.URAIAN MATERIPengertian CerpenCerpen atau dapat disebut juga dengan cerita pendek merupakan suatu bentuk prosa naratiffiktif. Cerpen cenderung singkat, padat, dan langsung pada tujuannya dibandingkan karyakarya fiksi lain yang lebih panjang, seperti novella dan novel.Cerpen merupakan salah satu jenis karya sastra yang memaparkan kisah atau ceritamengenai manusia beserta seluk beluknya lewat tulisan pendek dan singkat. Ataupengertian cerpen yang lainnya yaitu sebuah karangan fiktif yang berisi mengenai kehidupanseseorang ataupun kehidupan yang diceritakan secara ringkas dan singkat yang berfokuspada suatu tokoh saja.Cerita pendek biasanya mempunyai kata yang kurang dari 10.000 kata atau kurang dari 10halaman saja. Selain itu, cerpen atau cerita pendek hanya memberikan sebuah kesantunggal yang demikian serta memusatkan diri pada salah satu tokoh dan hanya satu situasisaja.Ciri-ciri Cerpen1.2.3.4.Jalan ceritanya lebih pendek dari novelSebuah cerpen memiliki umlah kata yang tidak lebih dari 10.000 (10 ribu) kataBiasanya isi cerita cerpen berasal dari kehidupan sehari-hariTidak menggambarkan semua kisah para tokohnya, hal ini karena dalam cerpenyang digambarkan hanyalah inti sarinya saja.5. Tokoh dalam cerpen digambarkan mengalami masalah atau suatu konflik hinggapada tahap penyelesainnya.6. Pemakaian kata yang sederhana serta ekonomis dan mudah dikenal pembaca.7. Kesan yang ditinggalkan dari cerpen tersebut sangat mendalam sehingga pembacadapat ikut merasakan kisah dari cerita tersebut.8. Biasanya hanya 1 kejadian saja yang diceritakan.9. Memiliki alur cerita tunggal dan lurus.10. Penokohan pada cerpen sangatlah sederhana, tidak mendalam serta singkat

Unsur Intrinsik dalam Cerpen1. Tema adalah pokok atau gagasan utama sebuah cerpen.2. Tokoh dan penokohanDalam penokohan dituliskan tokoh dan watak dari tokoh. Tokoh merupakan pelaku dalamsebuah cerita. Tokoh terbagi atas tokoh utama dan tokoh tambahan. Tokoh utama merupakan tokoh yang melakukan interaksi secara langsung atauterlibat dalam konflik. Tokoh tambahan merupakan tokoh yang hanya diungkapkan dalam cerpen tanpaadanya interaksi yang dilakukan tokoh atau tokoh yang tidak terlibat dalam konflik.Penokohan merupakan watak atau karakter tokoh yang terdapat dalam sebuah cerita.Contoh : Tokoh Bandung Bondowoso dalam cerita Roro Jonggrang memiliki watak gigih.3. Latar dibedakan menjadi latar tempat, latar waktu, dan latar suasana. Latar tempat menjelaskan di mana kejadian atau peristiwa dalam cerpen terjadi. Latar waktu menjelaskan kapan kejadian atau peristiwa dalam cerpen terjadi. Latar suasana menjelaskan gambaran suasana dalam sebuah cerpen.4. Alur atau plot adalah rangkaian kronologi peristiwa. Alur dibedakan menjadi alur maju,alur mundur, dan alur campuran. Alur maju adalah cerpen dengan peristiwa yang dimulai dari awal sampai akhir. Alur mundur adalah cerpen dengan peristiwa yang dimulai dari akhir cerita ke awalcerita. Alur mundur disebut juga dengan istilah kilas balik. Alur campuran adalah alur cerpen yang merupakan gabungan antara alur maju danalur mundurBerikut ini merupakan skema alurKeterangan : Orientasi : penentuan peristiwa, menciptakan gambaran visual latar, suasanaperasaan, dan waktu kisah. pengenalan karakter, dan arah menuju komplikasi. Rangkaian Peristiwa : kisah berlanjut menuju peristiwa. Komplikasi : cerita bergerak menuju konflik (pertentangan yang salah) atau puncakmasalah yang memengaruhi latar waktu dan karakter. Resolusi : solusi masalah, yakni bagaimana pengarang mengakhiri cerita.5. Sudut pandangSudut pandang adalah cara pengarang menempatkan dirinya terhadap cerita atau dari sudutmana pengarang memandang ceritanya. Berikut ini beberapa sudut pandang yang dapatdigunakan pengarang dalam bercerita: Sudut pandang orang pertama, sudut pandang ini biasanya menggunakan kata ganti aku atausaya. Dalam hal ini pengarang seakan-akan terlibat dalam cerita dan bertindak sebagai tokohcerita. Sudut pandang orang ketiga, sudut pandang ini biasanya menggunakan kata ganti orangketiga seperti dia, ia atau nama orang yang dijadikan sebagai titik berat cerita. Sudut pandang pengamat serba tahu, Dalam hal ini pengarang bertindak seolah-olahmengetahui segala peristiwa yang dialami tokoh dan tingkah laku tokoh.

Sudut pandang campuran, (sudut pandang orang pertama dan pengamat serba tahu).Pengarang mula-mula menggunakan sudut pandang orang pertama. Selanjutnya serba tahudan bagian akhir kembali ke orang pertama.6. Amanat merupakan pesan moral yang disampaikan oleh penulis kepada pembaca melaluicerpen.7. Gaya bahasa berfungsi untuk memberikan kesan yang lebih menarik denganmenggunakan majas.Unsur Ekstrinsik CerpenSelain unsur intrinsik di dalam sebuah cerpen juga terdapat unsur ektrinsik atau unsur -unsur yangberada diluar karya sastra yang dapat dijadikan pembentuk sebuah karya sastra, biasanya selalumenyangkut sebuah latar belakang, meliputi latar belakang masyarakat, nilai-nilai yang terkandung didalam cerpen itu sendiri dan juga latar belakang masyarakat.Untur ektrinsik sebuah cerpen secara lengkap adalah sebagai berikut:a. Latar belakang masyarakatLatar belakang masyarakat merupakan unsur yang mempengaruhi cerpen berupa faktor-faktor didalam lingkungan masyarakat dimana penulis berada sehingga berpengaruh terhadap penulis itusendiri.Diantara latar belakang yang mempengaruhi penulis dalam menulis cerpen adalah; Ideologi suatu negara, konsisi ideologi suatu negara sangat mempengarui hasil karya sastra,diantaranya cerpen. Setiap negara yang mempunyai ideologi yang berbeda akan melahirkanhasil karya sastra yang berbeda pula. Kondisi politik suatu negara, konsisi politik suatu negara atau wilayah akan sangatmempengaruhi hasil sebuah karya sastra, semisal cerpen. Misalnya, pergolakan konsisi polikitdalam suatu waktu akan mempengaruhi hasil sebuah karya sastra. Kondisi ekonomi suatu negara, kondisi perekonomian sebuah bangsa atau negara juga akanikut berpengaruh terhadap hasil dari sebuah karya sastra termasuk karya sastra cerpen. Konsisi sosial suatu negara, Selain kondisi ideologi, politik dan perekonomian suatu negara,kondisi sosial juga akan mempengaruhi hasil sebuah karya sastra.b. Biaografi pengarang atau latar belakang penulisLatar belakang penulis adalah faktor-faktor yang terdapat dari dalam diri pengarang itu sendiriyang memotivasi atau mempengaruhi penulis dalam menulis sebuah cerpen. Latar belakangpenulis terdiri dari beberapa faktor, antara lain: Aliran sastra penulis, aliran sastra merupakan agama bagi seorang penulis dan setiap penulismemiliki aliran sastra yng berbeda-beda. Hal ini sangat berpengaruh jug terhadap gayapenulisan dan genre cerita yang biasa diusung oleh sang penulis di dalam karya-karyanya. Riwayat hidup sang penulis, Riwayat hidup sang penulis berisi tentang biografi sang penulissecara keseluruhan. Faktor ini akan mempengaruhi jalan pikir penulis atau sudut pandangmereka tentang suatu cerpen yang dihasilkan dari pengalaman-pengalaman hidup mereka.Kadang-kadang faktor ini mempengaruhi gaya bahasa dan genre khusus seorang penuliscerpen. Kondisi psikologis, Kondisi psikologis merupakan mood atau motivasi seorang penulis ketikamenulis cerita. Mood atau psikologis seorang penulis ikut mempengaruhi apa yang ada didalam cerita mereka, misalnya jika mereka sedang sedih atau gembira mereka akan membuatsuatu cerita sedih atau gembira pula.c. Nilai-nilai yang terkandung di dalam cerpenUnsur ektrinsik yang ke 3 yang terdapat di dalam sebuah cerpen adalah nilai-nilai yangterkandung di dalam cerpen itu sendiri yang meliputi: Nilai moral, Nilai moral adalah nilai-nilai yang terkandung di dalam cerita dan berkaitandengan akhlak atau etika yang berlaku di dalam masyarakat. Di dalam suatu cerpen, nilai moralbisa menjadi suatu nilai yang baik maupun nilai yang buruk. Nilai budaya, Nilai budaya adalah nilai-nilai yang berkenaan dengan nilai-nilai kebiasaan,tradisi, adat istiadat yang berlaku. Nilai agama, Nilai agama adalah hal-hal yang bisa dijadikan pelajaran yang terkandung didalam cerpen yang berkaitan dengan ajaran agama. Nilai sosial, Nilai sosial adalah nilai yang bisa dipetik dari interaksi-interaksi tokoh-tokoh yangada di dalam cerpen dengan tokoh lain, lingkungan dan masyarakat sekitar tokoh.Struktur Cerpen

1. AbstrakAbstrak merupakan ringkasan atau inti dari cerita pendek yang akan dikembangkanmenjadi sebuah rangkaian-rangkaian peristiwa atau bisa juga sebagai gambaran awaldalam cerita. Abstrak bersifat opsional atau dalam artian bahwa setiap cerpen boleh tidakterdapat struktur abstrak tersebut.2. OrientasiOrientasi berkaitan dengan waktu, suasana, dan tempat yang berkaitan dengan jalancerita dari cerpen tersebut.3. KomplikasiKomplikasi berisi urutan kejadian-kejadian yang dihubungkan secara sebab dan akibat.Pada komplikasi, biasanya mendapatkan karakter ataupun watak dari berbagai tokohcerita pendek tersebut, hal ini karena pada bagian komplikasi kerumitan mulaibermunculan.4. EvaluasiEvaluasi yaitu struktur konflik yang terjadi dan mengarah pada klimaks serta sudah mulaimendapatkan penyelesaiannya dari konflik yang terjadi tersebut.5. ResolusiPada bagian resolusi, pengarang mulai mengungkapkan solusi yang dialami tokoh.6. KodaPada bagian koda, terdapat nilai ataupun pelajaran yang dapat diambil dari cerita pendektersebut oleh pembacanya.Kaidah Kebahasaan Cerpen Dilihat dari gaya bahasa dan diksi yang digunakan, cerpen memiliki ciri-ciri kebahasaan,anMenggunakan pendeskripsian yang kuat. Dalam mendeskripsikan fisik tokoh penulismenggunakan kata-kata sifat atau[un perbandingan. Hal ini juga yang dibutuhkan untukmenggambarkan suasana, seperti suasana di sawah ataupun di sebuah gua. Kepiawaianpenulis sangat dibutuhkan agar semakin membuat pembaca menyelam ke dalam cerita.Menggunakan frasa adverbial (kata keterangan) untuk menunjukkan latar tempat ataupun waktu, seperti pada pagi hari, di sebuah desa, pada dinihari, dsb.Menggunakan kalimat langsung dan ada juga yang tak langsung, ataupun berupa dialog.Menggunakan kata-kata kiasan atau konotatif, seperti dewi pagi yang berarti matahari,surga dunia yang berarti merujuk pada tempat-tempat hiburan atau pariwisata.Menggunakan bahasa yang informal ataupun semiformal. Meskipun demikian, tandabaca digunakan secara tepat berdasarkan aturan PUEBI.Langkah-langkah menulis cerpenAgar anda mampu memproduksi sebuah cerpen maka anda harus menggunakan pendekatan khususberupa langkah-langkah dalam menulis cerpen, sebagai berikut:1.Observasi (pengamatan) dan menentukan temaMelakukan observasi (pengamatan, penelitian, mengungkap pengalaman) dapat memunculkantema tertentu. Rumusan tema kadang-kadang membutuhkan penjabaran melalui observasi. Jadi

2.3.4.observasi dan tema bisa saling melengkapi. Observasi dapat dilakukan dengan melihat suatuperistiwa, mendengar cerita orang lain, atau pengalaman pribadi.Menentukan latar , tokoh ,sudut pandang, dan konflikMenentukan latar,tokoh,konflik dan sudut pandang dalam cerpen yang akan ditulis berdasarkanhasil observasi yang telah dilakukan.Menyusun peristiwa-peristiwaMenyusun peristiwa-peristiwa yang akan diceritakan dalam rangkaian alur yang dimainkandalam latar tertentu. Peristiwa-peristiwa tersebut memuat konflik yang dialami oleh tokohdalam cerpen.Memilih kata-kataMengembangkan peristiwa menjadi cerpen dengan pilihan kata yang menarik. Pilihan kata yangdigunakan dapat menggunakan kata-kata dari bahasa daerah, bahasa asing , dan bahasa gayaremaja.CONTOH TEKS CERPENMenemukan DompetBerbulan-bulan sudah aku menanti panggilan kerja. Hari-hariku terasa seperti penuhkebingungan dan tanpa arah. Bahkan, kerjaanku hanya luntang luntung tak karuan di rumah.Mengalami kebingungan harus melakukan apa. Ingin memulai usaha namun tak punya modal.Pada suatu hari, aku berniat untuk berjumpa dengan sahabt untuk menceritakan masalahku ini.Ketika sedang berada di jalan menuju rumah sahabatku, tepatnya di bagian samping jalan ujungdari tortoar, aku melihat sebuah dompet berwarna cokelat.Aku mengambil dompet tersebut kemudian akupun membuka dan melihat isinya. Di dalamdompet tersebut ada SIM, KTP, beberapa surat penting, tabungan yang isinya sangat banyakdan sebuah kartu kredit. Dalam fikiran sempat muncul keinginan untuk menggunakan isi daridompet tersebut.Namun aku berubah fikiran dan berfikir harus mengembalikan dompet tersebut kepada yangmemiliki. Selang beberapa saat sesudah aku pulang dari rumah sahabatku, akupunmengembalikan dompet tersebut. Mencoba mencari alamat pemilik yang ada di KTP.“Permisi pak, apakah benar ini alamat pak Herman?” Tanyaku“Saya Andi, ingin bertemu dengan bapak Herman. Ada urusan yang sangat penting.”Kebetulan pak Herman ada di rumah dan aku diminta untuk masuk ke dalam rumah. Kemudianduduk di dekat beliau sembari menyerahkan dompet yang tadinya aku temukan.“Kamu tinggal dimana Nak? Terus kerja dimana?” Tanya pak Herman dengan sangat penasaran.“Di kompleks Asri Cempaka Pak. Kebetulan saya masih menganggur dan menunggu panggilankerja. Namun sudah beberapa bulan belum ada panggilan.” Tambahku“Kamu sarjana apa?” Tanyanya“Ekonomi Managemen pak”“Baiklah nak. Di perusahaan saya sedang membutuhkan staff administrasi. Jika kamu tertariksilahkan besok mengunjungi kantor saya jam 9 pagi. Ini kartu nama saya.” Sambung pakHerman.“Sungguh Pak?” Tanyaku penasaran.

“Iya Nak. Saya sangat memerlukan karyawan yang jujur dan penuh dedikasi sepertimu”“Terima kasih pak.”Aku seolah tidak percaya dan yakin bahwa ini merupakan keajaiban.DAFTAR PUSTAKATrianto Agus, Kosasih. E, Harsiati Titik. 2018. Buku siswa Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas IX.Jakarta : Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan.(Halaman 53 s.d 83)Link Download h-cerpen/LKPD3. TUGASPertemuan ITeS Uraian1. Bacalah teks cerpen berikut!2. Datalah unsur-unsur pembangun karya sastra dalam teks cerpen yang telah dibaca!Rajin BelajarIni merupakan hari senin yang sangat cerah. Sesudah melaksanakan upacarabendera, para siswa memasuki kelas mereka masing-masing dan mendapatkanpelajaran dari guru mereka. Di hari ini, ada beberapa pelajaran yang harusdidapatkan oleh siswa, yaitu Bahasa Jawa, Bahasa Indonesia, PPKN danMatematika.Mata pelajaran yang pertama adalah matematika. Bapak guru meminta kepadapara murid untuk mengerjakan halaman 5 dan halaman 6. Ketika para siswatengah mengerjakan tugas tersebut, suasana kelaspun menjadi sangat hening.Kemudian sesudah selesai, Bapak guru memberikan pesan kepada para siswauntuk mempelajari materi pembagian dan perkalian dengan soal cerita karena tesdadakan akan dilakukan sewaktu-waktu.Pada siswa pun pulang setelah pembelajaran hari ini usai. Dwi, Rahma dan jugaTika pulang dengan jalan kaki bersama karena sekolah mereka tidak jauh darirumah.“Nanti bermain di rumahku yuk habis makan siang. Aku punya boneka baru hasilolah-oleh ibuku dari Bandung kemarin.” Pinta Rahma kepada dua temannya.“Asyiikk.” Ungkap Dwi senang.Bagaimana Tika, apakah kamu bisa ikutan?”“Aku tidak usah ikut saja. Aku ingin belajar di rumah karena pesan dari Bapakguru tadi kan kita harus belajar sendiri karena tas dadakan akan dilakukansewaktu-waktu.” Jawab Tika dengan wajah polos.Setiba di rumah masing-masing. Tika langsung mengganti bajunya, kemudianmakan siang, sholat dan istirahat siang supaya nanti malam dia bisa belajar

dengan baik dan konsentrasi. Mengenai materi buku yang kurang memahamkan,sesekali ia bertanya kepada kakaknya.Sementara Dwi dan juga Rahma asyik bermain hingga larut sehingga mereka puntidak sempat mendalami materi. Keesokan harinya merekapun berangkatbersamaan. Sesampainya di kelas, ternyata Bapak guru benar-benar melakukantes dadakan. Dwi dan Juga Rahma merasa sangat kebingungan mengerjakan soal.Sehingga merekapun mendapat nilai jelek. Dan akhirnya harus mengulang tessusulan.Berbeda dengan Toka. Ia memperoleh nilai paling baik di kelas karena sudahbelajar dengan sungguh-sungguh sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh sangguru. Dan Bapak guru pun meminta Dwi dan Rahma belajar kepada Tika.“Wah, selamat yang Tika. Nilaimu maksimal. Besok-besok kita ikut belajar samakamu ya.”Pertemuan IITes Uraian1. Simpulkanlah unsur-unsur pembangun karya sastra dengan menyertakan bukti yang mendukungdari teks cerita pendek yang berjudul “Menemukan Dompet”!Pertemuan IIITes Uraian1. Bacalah satu teks cerpen yang terdapat dalam buku paket halaman 53 yang berjudul “Anak Rajindan Pohon Keramat”!2. Simpuilkanlah struktur dan aspek kebahasaan cerita pendek yang telah dibaca!“MENULIS DAN MEMBACA ADALAH SAHABATTERBAIK BAGI SAYA”

Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas IX. Edisi Revisi 2018. Jakarta: Pusat Kurikulum Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Mengetahui Umalulu, Semtember 2020 Kepala Smp N 1 Umalulu Guru Mata Pelajaran JAKOBIS DANIEL MBOEIK, S.Pd BANDA RIA, S.Pd NIP. 197006081994031008 NIP.