Transcription

APLIKASI MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0 DALAM PEMBUATANSISTEM INFORMASI DI SMP NEGERI 4 KUDUS TAHUN 2008TUGAS AKHIRDiajukan dalam Rangka Penyelesaian Studi Diploma 3untuk Memperoleh Gelar Ahli MadyaDisusun Oleh:Nama: FahrudinNIM: 4151305534Prodi: Statistika Terapan dan KomputasiJURUSAN MATEMATIKAFAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAMUNIVERSITAS NEGERI SEMARANG2008i

ABSTRAKFahrudin (4151305534). Aplikasi Microsoft Visual Basic 6.0 dalam PembuatanSistem Informasi di SMP Negeri 4 Kudus Tahun 2008. Tugas AkhirJurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,Universitas Negeri Semarang.Sekolah merupakan salah satu pendidikan formal yang bertujuan untukmeningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas. Dalam kegiatan sekolahtidak lepas dari data-data yang dapat berubah sewaktu-waktu dan dalam jumlahdata yang sangat besar. Dalam menangani data yang besar, pemrogramanMicrosoft Visual Basic 6.0 lebih efektif dibandingkan dengan sistem pemrosesanmanual yang pengolahan sistem informasinya masih menggunakan MicrosoftAccess dan Microsoft Excel.Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana cara atau proses kerjaprogram sehingga dapat menghasilkan program basis data siswa, data guru, dandata karyawan di SMP Negeri 4 Kudus dengan menggunakan Microsoft VisualBasic 6.0 dan Crystal Report.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara atau proseskerja program sehingga dapat menghasilkan program basis data siswa, data guru,dan data karyawan di SMP Negeri 4 Kudus dengan menggunakan MicrosoftVisual Basic 6.0 dan Crystal Report.Hasil program aplikasi database Sistem Informasi SMP Negeri 4 Kudusyang dijalankan, dapat diketahui beberapa keunggulan dan kekurangannya.Banyak sekali keunggulan yang dapat dicapai karena banyaknya data danketerbatasan waktu yang tersedia sehingga programmer belum bisa mengentrydata secara keseluruhan. Programmer masih mengoptimalkan pada spesifikasisistem pemrograman, sehingga dihasilkan program yang maksimal. Programaplikasi ini juga masih memiliki beberapa kekurangan yaitu, mengenai menuprogram yang masih kurang lengkap. Diantaranya adalah input data yang dimilikipegawai kurang begitu lengkap seperti pada pegawai baru menerima SuratKeputusan pengangkatan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan data gaji gurudan karyawan di SMP Negeri 4 Kudus. Programmer hanya menyediakan dataselain data gaji dan data pengangkatan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat dihasilkan dari pembuatanprogram ini berupa perangkat lunak (software) program sistem informasi yangakan diaplikasikan pada SMP Negeri 4 Kudus yang selama ini masihmenggunakan sistem manual, sehingga program ini bisa diterapkan. Maka dapatdiharapkan peningkatan penggunaan komputer secara optimal dan melakukanpelatihan komputer kepada para operator SMP Negeri 4 Kudus dalam pengolahandata pada SMP Negeri 4 Kudus.ii

LEMBAR PENGESAHANTUGAS AKHIRAPLIKASI MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0 DALAM PEMBUATANSISTEM INFORMASI DI SMP NEGERI 4 KUDUS TAHUN 2008Telah dipertahankan di hadapan sidang panitia ujian Tugas Akhir FakultasMatematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang pada:Hari:Tanggal:Panitia UjianKetua,Sekretaris,Drs. Kasmadi Imam S, MS.Drs. Edy Soedjoko, Mpd.NIP. 130781011NIP. 131693657Pembimbing Utama,Ketua PengujiEndang Sugiharti, S. Si, M. Kom.Dr. Dwijanto, M. S.NIP. 132231407NIP. 131404323Pembimbing Pendamping,Anggota Penguji,Dr. Dwijanto, M. S.Endang Sugiharti, S. Si, M. Kom.NIP. 131404323NIP. 132231407iii

PERNYATAANSaya menyatakan bahwa yang tertulis di dalam Tugas Akhir ini benar-benar hasilkarya saya sendiri, bukan jiplakan dari karya tulis orang lain, baik sebagian atauseluruhnya. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam Tugas Akhir inidikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah.Semarang,FahrudinNIM. 4151305534iv

MOTTO DAN PERSEMBAHANMotto :Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (QS. Al Insyiroh)Manisnya keberhasilan akan menghapus pahitnya kesabaran, aperjuangan,menuntaskan pekerjaan dengan baik akan melenyapkan lelahnya jerihpayah. (Dr.Aidh bin Abdullah Al-Qarni)Tugas Akhir ini kupersembahkan untuk :1. Ayahanda dan Ibunda yang selalu mendoakan saya danlimpahan kasih sayang yang telah diberikan.2. Buat kakakku dan anak-anak ”SEMENTARA” kostyang telah banyak membantu.3. Nok, terima kasih atas pengertian dan kasih sayangmu.4. Teman-teman dari prodi Staterkom angkatan 2005khususnya kelas parallel B. Tanpa mereka, aku dankarya ini tak akan pernah ada.v

KATA PENGANTARPuji dan syukur kepada Allah SWT, yang telah memberikan hidayah,inayah dan rahmat-Nya, karena akhirnya penyusunan tugas akhir ini dapatterselesaikan. Penulis menyadari bahwa tanpa bantuan dan bimbingan dariberbagai pihak baik secara langsung maupun tidak langsung tugas akhir ini tidakdapat terwujud. Penulis mengucapkan terima kasih kepada :1. Prof. Dr. H. Sudijono Sastroatmodjo, M.Si, Rektor Universitas NegeriSemarang.2. Drs. Kasmadi Imam S, M.S, Dekan FMIPA yang telah memberikankelancaran dalam perijinan penelitian.3. Drs. Edy Soedjoko, M. Pd, Ketua Jurusan Matematika yang telah memberikanpengarahan dan dorongan kepada penulis dalam menyelesaikan tugas akhirini.4. Endang Sugiharti, S, Si, M. Kom, Dosen pembimbing I yang telah ikhlas danpenuh kesabaran memberikan bimbingan dan arahan dalam penyusunan tugasakhir ini.5. Dr. Dwijanto, M. S. Dosen Pembimbing II yang telah memberikan bimbingandan pengarahan dalam menyelesaikan tugas akhir ini.6. Drs. Parjiyono, selaku Kepala Sekolah dan Guru matematika SMP Negeri 4Kudus yang telah memberikan ijin penelitian dan atas waktu sertabimbingannya dalam pelaksanaan tugas akhir ini.7. Seluruh guru dan pegawai SMP Negeri 4 Kudus, yang telah banyakmemberikan dukungan dalam pelaksanaan penelitian tugas akhir ini.vi

8. Semua pihak yang telah membantu dan memberikan masukan bagipenyusunan tugas akhir ini.Semoga tugas akhir ini bermanfaat bagi para pembaca dan perkembangandunia pendidikan di Indonesia.Semarang, Oktober 2008Penelitivii

DAFTAR ISIHALAMAN JUDUL.iABSTRAK .iiHALAMAN PENGESAHAN.iiiPERNYATAAN.ivMOTTO DAN PERSEMBAHAN .vKATA PENGANTAR .viDAFTAR ISI.viiiDAFTAR GAMBAR .xBab I. PENDAHULUANA. Latar Belakang .1B. Rumusan Masalah dan Pembatasannya .3C. Tujuan dan Manfaat Penelitian .3Bab II. LANDASAN TEORIA. Manajemen Sekolah . 5B. Aplikasi .5C. Basis Data .5D. Microsoft Visual Basic 6.0.15E. Sistem Informasi .18F. Pemrograman .20Bab III. METODE PENELITIANA. Ruang Lingkup Penelitian.24B. Fokus Penelitian dan Cara Pengambilan Data .24C. Metode Penelitian .25D. Analisis Data .26Bab IV. HASIL KEGIATAN DAN PEMBAHASANA. Pengembangan Sistem .27B. Hasil Kegiatan.34C. Pembahasan.51viii

Bab V. PENUTUPA. Simpulan .54B. Saran.54DAFTAR PUSTAKA .55LAMPIRAN-LAMPIRAN.56ix

DAFTAR GAMBARGambar 2.1 Transformasi data menjadi informasi. 19Gambar 4.1 DAD Konteks Sistem Informasi SMP Negeri 4 Kudus . 28Gambar 4.2 DAD Sistem Informasi SMP Negeri 4 Kudus . 29Gambar 4.3 DAD Level 1 Proses Pendataan . 30Gambar 4.4 Bagan Menu Utama. 31Gambar 4.5 Bagan Menu Input. 31Gambar 4.6 Bagan Menu Cari . 31Gambar 4.7 Bagan Menu Cetak . 32Gambar 4.8 Bagan Menu Informasi. 32Gambar 4.9 Bagan Menu Exit. 32Gambar 4.10 Menu Awal. 35Gambar 4.11 Menu Informasi . 35Gambar 4.12 Menu Utama. 36Gambar 4.13 Form Biodata Siswa . 37Gambar 4.14 Form Data Kelas. 38Gambar 4.15 Form Data Siswa Keluar . 38Gambar 4.16 Form Biodata Guru. 39Gambar 4.17 Form Jadwal Mata Pelajaran . 40Gambar 4.18 Form Data Nilai. 41Gambar 4.19 Form Data Mapel . 42Gambar 4.20 Form Biodata Pegawai . 42Gambar 4.21 Form Cari Data Siswa . 43Gambar 4.22 Form Cari Data Guru . 44Gambar 4.23 Form Cari Data Pegawai . 45Gambar 4.24 Form Cari Data Mapel. 46Gambar 4.25 Form Cari Data Siswa Keluar . 47Gambar 4.26 Form Cari Data Kelas. 48Gambar 4.27 Form Cari Data Nilai. 49Gambar 4.28 Form Visi Misi SMP Negeri 4 Kudus. 50Gambar 4.29 Form Struktur Organisasi SMP Negeri 4 Kudus. 50x

BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangSekolah merupakan salah satu pendidikan formal yang bertujuan untukmeningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas. Dalam kegiatan sekolahtidak lepas dari data-data yang dapat berubah sewaktu-waktu dan dalamjumlah data yang sangat besar. Perubahan data tersebut harus tersimpandengan baik. Dalam pengolahan data, kebanyakan sekolah menggunakansistem pemrosesan manual, yaitu data yang ada berupa setumpuk kertas ataurekaman yang disimpan dalam rak berkas.Seiring dengan kemajuan teknologi, komputer merupakan produkteknologi yang mampu memecahkan masalah bukan hanya dalam segiperhitungan tetapi juga dalam kemampuannya menyimpan dan memberikaninformasi. Walaupun demikian, dalam masyarakat modern komputer lebihbanyak dimanfaatkan sebagai pusat data (database) dibandingkan penggunaanlainnya.Dalam penelitian ini, peneliti ingin membahas tentang sistem informasiyang digunakan di SMP Negeri 4 Kudus. Salah satu program yang digunakandalam pembuatan sistem informasi adalah Microsoft Visual Basic 6.0.Penggunaan bahasa pemrograman Microsoft Visual Basic 6.0 dalampenanganan sistem informasi merupakan kemajuan teknologi dalamperkembangan sistem informasi. Dalam menangani data yang besar,pemrograman Microsoft Visual Basic 6.0 lebih efektif dibandingkan dengan1

2sistem pemrosesan manual yang pengolahan sistem informasinya masihmenggunakan Microsoft Access dan Microsoft Excel. Semua data yangberkaitan dengan siswa, guru, dan karyawan disimpan dalam kedua programtersebut di atas. Seiring berjalannya waktu, maka data yang disimpan jugasemakin banyak. Penambahan data yang terus dilakukan tanpa diimbangidengan pembaharuan sistem data yang digunakan akan menyebabkan datamenjadi rancu. Petugas yang mengoperasikannya pun semakin lama akanmerasa jenuh karena data yang berjejal memenuhi layar komputer. Setiaptahun ajaran baru, program yang baru mulai dibuat untuk mengisi perubahandata seiring dengan pergantian siswa yang baru masuk. Program MicrosoftAccess dan Microsoft Excel mempunyai beberapa kelemahan dan kelebihandalam pengolahan basis data antara lain dalam Microsoft Access kelebihannyaadalah dilihat dari perspektif programmer adalah kompatibilitasnya denganbahasa pemrograman Structured Query Language (SQL). Para penggunadapat mencampurkan dan menggunakan kedua jenis bahasa tersebut (VBAdan Macro) untuk memprogram form dan logika dan juga untukmengaplikasikan konsep berorientasi objek, sedangkan kelemahannya adalahhasil program yang kita buat harus disertakan software Access, tidak dapatberdiri sendiri, dan menu pilihannya sudah tersusun dalam program tanpaperlu kita buat sendiri. Sedangkan dalam Microsoft Visual Basic 6.0, programyang kita buat bisa berdiri sendiri dengan membuat setupnya karena dalamMicrosoft Visual Basic 6.0 terdapat fasilitas menu pilihan yang bisa kita atursesuai dengan kebutuhan. Dalam Microsoft Excel kelebihannya adalah

31. Excel dapat mengurutkan data dengan mudah, 2. Excel dapat mengedit tekssecara langsung di sel, 3. Berbasis window, 4. Dapat mencetak denganproporsi berbeda, 5. Dapat menjumlah secara otomatis dengan menggunakanautosum, 6. Dapat membuat grafik secara mudah dan cepat melalui fungsiChart Wizard, 7. Dapat menjumlahkan grand total dan sub total dengan mudahsekali. Sedangkan kelemahannya adalah dalam proses pencarian data kurangcepat dan dalam proses pengeditan kita harus memblok data yang akan kitaedit kemudian kita hapus dan baru proses pengeditan dapat berlangsung.Microsoft Visual Basic 6.0 memberi kemudahan dalam proses pencarian data,proses dapat kita atur sesuai yang kita inginkan tanpa memblok data yangakan kita edit melalui bahasa pemrograman. Dengan menggunakanpemrograman Microsoft Visual Basic 6.0 peneliti tertarik untuk membuatsistem informasi untuk siswa, guru, dan karyawan. Adapun yang menjadiobyek dalam pembuatan sistem informasi adalah siswa, guru, dan karyawanSMP Negeri 4 Kudus pada tahun ajaran 2007/2008.B. Rumusan Masalah dan Pembatasannya1. Rumusan MasalahPermasalahan yang akan dipecahkan dalam kegiatan ini dapat dirumuskansebagai berikut :“Bagaimana cara atau proses kerja program sehingga dapat menghasilkanprogram basis data siswa, data guru, dan data karyawan di SMP Negeri 4Kudus dengan menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0 dan CrystalReport?”

42. Pembatasan MasalahPada kegiatan ini hanya dibuat sistem database untuk pengelolaan datadata yang ada di SMP Negeri 4 Kudus. Bahasa pemrograman yangdigunakan adalah bahasa pemrograman Microsoft Visual Basic 6.0, yangdalam hal ini dibantu dengan program Crystal Report untuk membuatlaporan yang siap dicetak.C. Tujuan dan Manfaat Penelitian1. Tujuan PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana cara atauproses kerja program sehingga dapat menghasilkan program basis datasiswa, data guru, dan data karyawan di SMP Negeri 4 Kudus denganmenggunakan Microsoft Visual Basic 6.0.2. Manfaat PenelitianHasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat yangluas pada banyak pihak, antara lain : Peneliti, Jurusan, dan sekolah.a. Bagi PenelitiMahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu pemrograman Visual Basic6.0 yang telah diperoleh selama kuliah dalam kehidupan yangsesungguhnya.b. Bagi JurusanAgar dapat dijadikan sebagai bahan studi kasus bagi pembaca danacuan bagi mahasiswa, serta dapat memberikan bahan referensi bagi

5pihak perpustakaan sebagai bahan bacaan yang dapat menambah ilmupengetahuan bagi pembaca dalam hal ini mahasiswa.c. Bagi SekolahDapat mempermudah dalam pemrosesan basis data yang ada disekolahtersebut.

BAB IILANDASAN TEORIA. Manajemen SekolahPengertian manajemen sekolah sebenarnya merupak aplikasi ilmumanajemen dalam bidang persekolahan. Manakala istilah adimanajemenpemerintahan, dalam bidang perhotelan menjadi manajemen perhotelan, dalambidang pendidikan menjadi manajemen pendidikan. Dalam perkembangannyaistilah manajemen disamakan secara substansial dengan istilah administrasi.Perbedaan keduanya pada ruang lingkupnya saja. Administrasi lebih luasruang lingkupnya dibanding dengan manajemen. Keduanya menekankan padatercapainya efisiensi dan efektifitas kerja untuk kepentingan yang lebih besar.B. AplikasiTerdapat beberapa pengertian mengenai aplikasi, yaitu:1. Aplikasi adalah satu unit peangkat lunak yang dibuat untuk melayanikebutuhan akan beberapa aktivitas (Buyens dalam Widodo, dkk, 2004).2. Aplikasi adalah sistem lengkap yang mengerjakan tugas specifik (Post,dalam Widodo, dkk, 2004).C. Basis DataSebelum istilah basis data dibahas akan lebih baik jika istilah data daninformasi dibahas terlebih dahulu.5

61. Data dan InformasiData adalah fakta mengenai objek, orang dan lain-lain. MenurutKamus Besar Bahasa Indonesia, data adalah keterangan atau bahan nyatayang dapat dijadikan bahan kajian (analisis atau kesimpulan). Sejumlahpeneliti menggunakan data untuk menyatakan nilai-nilai yang secaraaktual terkandung dalam basisi data sedangkan informasi digunakan untukmenyatakan makna nilai ketika dipahami oleh pengguna. Informasi adalahhasil analisis dan sintesis dan sintesis terhadap data. Dengan kata lain,informasi dapat dikatakan sebagai data yang telah diorganisasikan kedalam bentuk yang sesuai dengan kebutuhan seseorang, entah itu manajer,staf ataupun orang lain didalam suatu organisasi atau perusahaan (Kadir,1999:7).Banyak ilmuan dibidang informasi menerima definisi standar:“Informasi adalah data yang digunakan dalam pengambilan keputusan”(Encyclopedia of Computer Science and Enginering) (Kadir, 1999:8).Alasannya bahwa informasi bersifat relatif, relatif terhadap situasi,relatif terhadap waktu saat keputusan harus diambil, juga relatif terhadappembuat keputusan bahkan juga terhadap latar belakang pengambilkeputusan. Hal senada diungkapkan oleh Mc Donough (Kadir, 1999:8)Segala sesuatu yang dianggap penting pada suatu waktu bisa saja tidakberguna pada waktu yang lain. Ada kemungkinan pula bahwa sesuatu yangdianggap penting oleh pengambil keputusan tidak dianggap penting bagiorang lain (Kadir, 1999:8).

72. Hirarki DataMenurut Kadir (1999:8), data diorganisasikan kedalam suatu hirarkiyang terdiri atas elemen data, rekaman (record), dan berkas (file).a. Elemen DataElemen data adalah satuan data terkecil yang tidak dapatdipecah lagi menjadi unit lain yang bermakna.b. Rekaman (record)Rekaman adalah gabungan sejumlah elemen data yang salingterkait. Dalam sistem basis data relasional, rekaman biasa disebutdengan istilah tupel baris.c. Berkas (file)Himpunan dari seluruh rekaman yang bertipe sama membentuksebuah berkas. Berkas dapat dikatakan sebagai kumpulan rekaman datayang berkaitan dengan suatu objek. Dalam sistem basis data relasional,berkas mewakili semua komponen yang disebut tebel atau relasi.3. Basis DataIstilah basis data banyak menimbulkan interpretasi yang berbeda.Pada saat maraknya perangkat lunak dBASE II dan dBASE II Plus, sebuahberkas (dengan ekstensi DBF) biasa disebut basis data. Istilah yang tidaktepat ini, meskipun telah merasuk ke sejumlah pemrogram, akhirnyadiluruskan kembali oleh pencipta perangkat lunak basis data yang lain.Menurut Febbri dan Schwab (Kadir, 1999:9), basis data adalah sistem

anpengulangan data.Menurut Date (Kadir, 1999:9), sistem basis data adalah sistemkomputerisasi yang tujuan utamanya adalah memelihara informasi danmembuat informasi tersebut tersedia saat dibutuhkan.Pengguna basis data bisa melakukan berbagai operasi, antara lain:a. Menambahkan file baru ke sistem basis datab. Mengosongkan berkasc. Menyisipkan data ke suatu berkasd. Mengambil data yang ada pada suatu berkase. Mengubah data pada suatu berkasf. Menghapus data pada suatu berkasg. Menyajikan suatu informasi yang diambil dari sejumlah berkas4. DataBase Management System (DBMS)Pengertian secara umum, DBMS diartikan sebagai software yangakan menentukan bagaiman data diorganisasikan, disimpan, diubah,diambil kembali, pengaturan mekanisme pengamanan data, mekanismepengamanan data secara bersama, mekanisme pengolahan data dalamlingkungan multiuser.DBMS adalah suatu program komputer yang digunakan untukmemasukkan, mengubah, menghapus, memanipulasi, dan memperolehdata informasi dengan praktis dan efisien (Kadir, 1999:17). Tujuan DBMSadalah untuk mempermudah penciptaan struktur data dan membebaskan

9pemrograman dari masalah penyusunan file yang kacau. DBMS sebagaiantarmuka bagi pemakai dalam mengorganisasikan database yangdisusunnya. Pemakai dapat berinteraksi dengan mudah dan praktis denganmenggunakan perintah-perintah yang sederhana yang dibuat dalam suatubahasa.Pada beberapa DBMS tersedia fasilitas query yang memudahkanpengguna untuk memperoleh informasi. Pengguna yang tidak memilikikemampuan pemrograman pun dengan mudah bisa menggunakan fasilitasquery tersebut.Keuntungan basis data terhadap sistem pemrosesan berkas adalahsebagai berikut:a. Kemubaziran data terkurangib. Intregitasc. Independensi datad. Konsisten datae. Berbagi dataf. Sekuritas datag. Penggunaan data yang lebih mudahKomponen utama DBMS (Kadir, 1999:18):a. Perangkat Keras (Hardware)Berupa komputer dan bagian-bagian di dalamnya, seperti procesor,memory dan harddisk. Komponen inilah yang melakukan pemrosesandan juga untuk menyimpan basis data.

10b. DataData didalam basis data mempunyai sifat terpadu (integrated), brkasberkas data yang ada pada basis data saling terkait, tetapi kemubazirandata tidak akan terjadi. Sifat lain yang dimiliki data adalah berbagi data(shared), bahwa data dapat dipakai oleh sejumlah pengguna sewaktuwaktu apabila dibutuhkan.c. Perangkat Lunak (Software)Berkedudukan antara basis data (data yang tersimpan dalam harddisk)dan pengguna. Berperan melayani permintaan-permintaan pengguna.d. PenggunaPengguna dapat diklasifikasikan menjadi 3 kategori:1) Pemrogram aplikasi, yaitu orang yang membuat program aplikasimenggunakan basis data.2) Administrator basis data, yaitu orang yang bertanggung jawabterhadap pengelolaan basis data.3) Pengguna akhir, yaitu orang yang mengoperasikan program.Pengguna akhir dibagi menjadi dua yaitu:.a) Pengguna aplikasi adalah orang yang mengoperasikan programaplikasi yang dibuat oleh pemrogram aplikasi.b) Pengguna interaktif adalah orang yang dapat memberikanperintah-perintah beraras tinggi pada antarmuka basis data yangtersedia.

115. Abstraksi DataUntuk mendukung kepraktisan, DBMS menyediakn pandanganabstrak terhadap data bagi pengguna. DBMS berusaha menyembunyikandetail bagaimana data disimpan dan dipelihara. Namun tentu saja hal inidilakukan dengan sedapat mungkin mengusahakan data agar dapat diaksessecara efisien.Abstraksi data dalam DBMS dibagi menjadi tiga lapis yaitu: (Kadir,1999:21).a. Lapis FisisLapis fisis merupakan terendah dalam abstraksi data. Lapis inimenjelaskan bagaimana data sesungguhnya disimpan. Pada lapis inilahstruktur data dijabarkan secara rinci.b. Lapis KonseptualLapis konseptual bersifat lebih tinggi daripada lapis fisis. Lapisini menjabarkan data apa saja yang sesungguhnya disimpan dalambasis data, dan juga menjabarkan hubungan-hubungan antar data.c. Lapis PandanganLapis pandangan merupakan lapis tertinggi dalam abstraksi data.Pada lapis ini pengguna hanya mengenal struktur data yang sederhana,yang berorientasi pada pengguna. Data yang dikenal oleh masingmasing pengguna bisa berbeda-beda dan barangkali hanya mncakupsebagian dari basis data.

126. Macam Perintah DataBase Management System (DBMS)Untuk mengelola dan mengorganisasikan data perlu adanyasemacam perintah/bahasa yang digunakan, sebagai berikut: (Kadir,1999:29).a. Data Definition Language (DDL)DDL adalah perintah-perintah yang biasa digunakan olehadministrator basis data (DBA) untuk mendefinisikan skema keDBMS. Skema adalah deskripsi lengkap tentang struktur medan,rekaman, dan hubungan data pada basis data.DDL juga dipakai untuk mendefinisikan subskema, merupakanpandangan bagi pengguna terhadap basis data. Subskema merupakanhimpunan bagian dari skema dan dapat menjadi mekanisme pengamansistem basis data, yakni dengan mengatur hak pengaksesan item-itemdalam basis data.b. Data Manipulation Language gambil data dari database.Secara khusus DML mengenal query, merupakan bagian dariDML. Query adalah fasilitas yang memungkinkan pengguna denganilmu pengetahuan komputer yang terbatas ataupun yang tidak, bisamengetahui bahasa pemrograman, dan dapat meminta informasiterhadap basis data.

13DML pada dasarnya dibagi menjadi dua yaitu:1) Prosedual, yang menuntut pengguna menentukan data apa sajayang diperlukan dan bagaimana cara mendapatkannya.2) Nonprosedual, yang menuntut pengguna menentukan data apa sajayang diperlukan tanpa harus menyebutkan cara mendapatkannya.Secara khusus, bagian DML ada yang disebut DQL (Dalam literaturterkadang DQL dibedakan dengan DML). DQL hanya sering disebutbahasa query. DQL adalah fasilitas yang memungkinkan pengguna denganpengetahuan yang terbatas ataupun tidak mengetahui bahasa pemrogramandapat meminta informasi terhadap basis data (Kadir, 1999:31). Sebagaicontoh, pengguna dapat memberikan perintah.7. Perancangan Basis DataPerancangan basis data ada 3 tahapan yaitu: (Kadir, 1999:39).a. Perancangan basis data secara konseptual, merupakan upaya untukmembuat model yang masih bersifat konsep.b. Perancangan basis data secara logis, merupakan tahapan untukmemetakan model konseptual ke model basis data yang akan dicapai.Namun sebagai mana peancangan basis data secara konseptual,perancangan ini tidak tergantung pada DBMS yang dipakai. Itulahsebabnya perancangan basis data secara logis kadang disebut pemetaanmodel data.

14c. Perancangan basis data secara fisis, merupakan tahapan untukmenuangkan perancangan basis data yang bersifat logis menjadi basisdata fisis yang tersimpan pada media penyimpanan eksternal.8. Sejarah Kemunculan Basis DataMenurut sejarah, sistem pemrosesan data terbentuk setelah masasistem pemrosesan berkas. Sistem pemrosesan manual dan sistempemrosesan berkas. Sistem pemrosesan manual (berbasis kertas)merupakan bentuk pemrosesan yang menggunakan dasar berupa setumpukrekaman yang tersimpan pada rak-rak berkas. Jika suatu berkas diperlukan,berkas tersebut harus dicari dalam rak-rak tersebut.Pada saat awal penerapan sistem komputer, sekelompok rekamandisimpan pada sejumlah berkas secara terpisah. Sistem yang menggunakanpendekatan seperti ini biasa disebut sebagai sistem pemrosesan berkas.Sistem ini tentu saja memiliki kelebihan dari pada sistem pemrosesanmanual, yaitu dalam kecepatan dan keakuratannya. Konkretnya, sistempemrosesan berkas memiliki kekurangan dalam hal: (Kadir, 1999:18).a. Kemubaziran datab. Keterbatasan berbagi datac. Ketidakkonsistenand. Kekurangan luwesanSistem pemrosesan basis data dimaksudkan untuk mengatasikelemahan-kelemahan yang ada pada sistem pemrosesan data. Sistem

15seperti ini dikenal dengan sebutan Data Base Management System(DBMS).D. Microsoft Visual Basic 6.0Microsoft Visual Basic adalah bahasa pemrograman yang digunakanuntuk membuat aplikasi Windows yang berbasis grafis. Visual Basicmerupakan event drivent programming (pemrograman terkendali kejadian)artinya program menunggu sampai adanya respon dari pemakai berupaevent/kejadian tertentu (tombol diklik, menu dipilih, dan lain-lain). Selain ituprogram ini juga bisa diaplikasikan dengan program yang lain sepertiMicrosoft access, Macromedia flash, Microsoft word, Power point, danaplikasi-aplikasi yang lain.1. Aplikasi-aplikasi dalam visual basic sebagai berikut:a. FormForm adalah windows atau jendela di mana akan dibuat userinterface/tampilan. Pada bagian ini biasanya berisi tentang field-fieldyang dibuat sebagai tempat pemasukan data.b. Kontrol (Control)Kontrol adalah tampilan berbasis grafis yang dimasukkan padaform untuk membuat interaksi dngan pemakai. Contoh: text box, label,command dan lainnya.c. Properti (Properties)Properti adalah nilai/karakteristik yang dimiliki oleh sebuahobjek Visual Basic. Contoh: name, size, caption, text, dan lain-lain.

16d. Metode (Methods)Metode adalah serangkaian perintah yang sudah tersedia padasuatu objek yang diminta dapat diminta untuk mengerjakan tugaskhusus.e. Prosedur Kejadian (Event Prosedures)Prosedur Kejadian adalah kode yang berhubungan dengansuatu objek. Kod ini akan dieksekusi ketika ada respon dari pemakaiberupa event tertentu.f. Prosedur UmumProsdur umum merupakan kode yang tak berhubungan dengansuatu objek.g. ModulModul adalah kumpulan dari prosedur umum dan definisikonstanta yang digunakan oleh aplikasi.2. Tampilan Layar Visual

Dalam kegiatan sekolah tidak lepas dari data-data yang dapat berubah sewaktu-waktu dan dalam jumlah data yang sangat besar. Dalam menangani data yang besar, pemrograman Microsoft Visual Basic 6.0 lebih efektif dibandingkan dengan sistem pemrosesan manual yang pengolahan sistem informasinya masih menggunak