Transcription

MODUL AJARINTEGRASI PENDIDIKAN SISWA BERADABPENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDIPEKERTI KELAS VIIPENYUSUN : SYOFANI HASIBUAN,S.AG

A. Informasi Umum1. Nama2. IdentitasSekolah:: a.b.c.d.SYOFANI HASIBUAN,S.AgNama: SMPN 2 DumaiTahun: 2022 / 2023Kelas: VII (Tujuh)Alokasi waktu : Durasi 2 Pekan / 6 Jam Pelajaran/2 [email protected] Email:4. Target Peserta : Perangkat ajar ini digunakan untuk siswa regular (28 sd 32 orang).Peserta didik yang mengalami kesulitan belajar ditangani dengandidikteknik bimbingan individu atau menggunakan tutor sebaya untukmembimbing peserta didik sehingga dapat mencapai capaianpembelajaran.5. Moda: Pembelajaran tatap mukaPembelajaranB. Komponen Inti1. Fase capaianpembelajaran2. DomainCapaianPembelajaran3. TujuanPembelajaran4. Kompetensi awal5. Profil pelajarpancasila6. Pemahamanbermakna7. Pertanyaanpemantik: D: (tabayyun)informasisehinggadiaterhindar dari kebohongan dan berita palsu: a. Melalui pembelajaran inquiry, peserta didik dapatmendeskripsikan pesan Islam untuk harmonisasi sosialdengan menghindari gibah dan menumbuhkan sikaptabayun dengan benar.b. Melalui pembelajaran discovery, peserta didik dapatmenelaah perbedaan antara konten gibah dengan kritik danreview produk di media sosial dengan benar.c. Melalui pembelajaran berbasis produk, peserta didik dapatmenyusun review konten di media sosial dengan benara. Peserta didik mengenal pengertian ghibahb. PesertadidikmampumenumbuhkansikaptabayunBeriman, Bertakwa Kepada TuhanPancasila Esa, dan Berakhlak MuliaYangMahaa. Pesan Islam menjauhi gibah dan menumbuhkan sikaptabayunb. Perbedaan antara konten gibah dengan kritik.c. Menyusun review konten di media social dengan benar.a. Apa makna ghibah?b. Bagaimana Perbedaan antara konten gibah dengan kritik.c. peserta didik mengamati dan mempelajari Infografis.Paparan menarik Infografis akan membangun peta konsepyang jelas bagi peserta didik, sehingga materi dan rencanapembelajaran tergambar sejak awal dalam benak mereka.Infografis akan meningkatkan keingintahuan merekauntuk mengikuti pembelajaran.d. Peserta Didik Diminta Membaca Pantun Pemantik UntukMemperoleh Pemahaman Bermakna Dari Topik YangAkan Dipelajari

8. Persiapan Pembelajarana. Memastikan semua sarana prasarana, alat,dan bahan tersediab. Memastikan kondisi kelas kondusifc. Mempersiapkan bahan tayangd. Mempersiapkan lembar kerja siswa9. Metodea. Metode Inquiryb. Pembelajaran DiscoveryDan Pembelajaran BerbasisProduk

10. Materi Pembelajaran1. Salah satu perbuatan tercela yng haus dihindari karena akan mengakibatkanperselisihan dikalangan masyarakat adalah Gibah2. Gibah berarti menggunjing,membicarakan kejelekan dan kekurangan oranglain. Pada gibah terdapat pembicaraan mengenai kejelekan atau aib oranglain. Apabila dia tau dia tidak akan menyukainya3. Seseorang dapat mencegah gibah dengan selalu mengingat bahwa Allah mahamelihat dan maha mengetahui, diri sendiri punya aib dan tidak iri terhadapkesuksesan orang lain, serta selalu bersyukur kepada Allah atas nikmat yangdiberikan.4. Gibah dapat dihindari dengan berkumpul bersama orang-orang yang saleh,selalu ingat kepada Allah SWT, introfeksi diri, menjaga lisan, berfikir positifdan memohon perlindungan kepada Allah SWT agar terhindar dari perbuatanburuk5. Secara bahasa tabayun berarti mencari kejelasan tentang sesuatu hingga jelasdan benar. Sehingga menurut istilah tabyun adalah proses penelitian danpenyeleksian berita, aidaktergesa-gesa dalam memutuskan hingga jelaspermasalahannya.6. Tabayun pada informasi media social dapat dilakukan dengan pemastiansumber informasi, isi informasi verisi kebenaran tempat dan waktu inormasiyang didapat adalah benar7. Adab bersosial media1. Jadikan Sebagai Sarana untuk Menebar Kebaikan2. Mengingat Hisab atas Segala Perbuatan3. Lakukan Kroscek Sebelum Berpendapat (Tabayun)4. “CCTV” di Kedua Bahu5. Ruang Keikhlasan Tanpa Mengumbar Riya8. Manfaat tabayun antara lain berhati-hati dalam menerima berita menghargaiorang lain sehingga tidak terjadi kesalahfahaman, berbaik sangka menjagapersatuan dan kesatuan, hidup rukun dan damai didalam masyarakat11. Sarana dan Prasaranaa. Alat Dan Bahan: Laptop, Lcd Projector, Speaker Active, Laptop, MultimediaPembelajaran Interaktif (Mpi), Handphone, Kamera, Kertas Karton, SpidolWarna, Atau Media Lainb. Al-Qur‟an Dan Terjemahnyac. Kondisi Kelas Yang Kondusif

12. Sumber Belajara. Sumber belajar: LPMQ. 2019. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Jakarta: KementerianAgama RI Rudi Ahmad Suryadi dan Sumiyati 2020 PAI dan Budi pekerti Kelas 7Jakarta: Kemendikbud RI DediWahyudi, 2017. Pengantar Akidah Akhlak dan PembelajarannyaYogyakarta : Lintang Rasi Aksara Book13. Kegiatan Pembelajaran1. MetodeInquiryPertemuan Pertama1) membuka pelajaran dengan salam dan meminta peserta didik untuk berdoabersama-sama, tadarus Al-Qur‟an, memperhatikan kesiapan peserta didik,memeriksa kehadiran, kerapihan, dan posisi tempat duduk peserta didik. (Guru Mengamati Adab Berdoa peserta didik)2) guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan yang terkait denganmateri pelajaran, melakukan apersepsi, menyampaikan cakupan materi, tujuanpembelajaran dan kegiatan yang akan dilakukan serta lingkup dan teknikpenilaian3) Mengkondisikan peserta didik agar duduk sesuai kelompoknya masingmasing.4) Peserta didik mengidentifikasi masalah yaitu pesan Islam Menjauhi Gibah danmenumbuhkan sikap Tabayun5) Peserta didik merumuskan hipotesa atau pertanyaan mengenai pesan Islammenjauhi gibah dan menumbuhkan sikap Tabayun6) Peserta didik mengumpulkan data tentang pesan Islam menjauhI gibah danmenumbuhkan sikap tabayun7) Peserta didik menguraikan dan menafsirkan temuan8) Pserta didik merumuskan kesimpulan9) Guru dan peserta didik melakukan refleksi terkait seluruh proses belajar yangsudah dilaksanakan10) Guru dan peserta didik bersama-samamengucapkan hamdalah dan pengakuanterhadap kekurangan dengan menyebut wallahu „Alambi al shawab

2. pembelajarandiscovery dan pembelajaran berbasis produkPertemuan keduaLangkah-langkahnya sebagai berikut:1) Menyajikan stimulus dengan berupa bahan kajianawal tentang tabayun pada informasi media sosial danhikmah tabayun.2) Mengidentifikasi permasalahan yang relevan denganmateri.3) Mencari dan mengumpulkan data tentang materi yangdikaji.4) Mendiskusikan temuan hasil pencarian.5) Membandingkanhasildiskusiantarkelompokterhadap temuan.6) Menyimpulkan hasil diskusi dan kajian.Langkah-langkahnya sebagai berikut:1. Pembelajaran dimulai dengan pertanyaan tentangmenyusun review konten pada beberapa flatformmedia sosial.2. Membuat review konten pada beberapa flatformmedia sosial.3. Mempresentasikan hasil produk.4. Mengevaluasi pengalaman saat membuat produk,bersama melakukan refleksi.5. Guru menyampaikan materi Adab bersosial media7) Guru meminta peserta didik untuk membaca rubrikIkhtisar untuk mengetahui poin-poin penting materiyang dibahas.

14. PanduanPenanganan Pembelajaran terhadap Peserta Didik yangKesulitan Belajar, Peserta Didik yang KecepatanBelajarnya Tinggi (Variced), serta Memperhatikan Keberagaman KarakterPeserta Didik Pada kelas yang bersifat heterogen,Terdapat peserta didik dengan berbagai macam kompetensi. Ada yang mengalamikesulitan menguasai sebuah topik pembelajaran, namun ada pula yang memilikikecepatan belajar.a. Penanganan untuk peserta didik yang mengalami kesulitan belajar, guru dapatmenerapkan teknik bimbingan individu atau menggunakan tutor sebaya untukmembimbing peserta didik sehingga dapat mencapai capaian pembelajaran.b. Penanganan untuk peserta didik yang memiliki kecepatan belajar, guru dapatmemberdayakan mereka menjadi tutor sebaya atau memberikan pengayaan yangbersumber dari sumber belajar yang beragam.15. Asesmen

Dumai, 14 September 2022MengetahuiKepala SekolahGuru Bidang StudiHj. Saidatun Syabibah,S.Pd,M.PdSyofani Hasibuan,S.AgNIP. 19710914 199802 2001NIP. 19720211 200604 2007

Lampiran1. AsesmenPenilaian Sikap SpiritualNama: .Kelas: .Semester : .Petunjuk: Berilah tanda centang ( ) pada kolom “Ya” atau “Tidak” dengan jawaban yang jujur2. Penilaian Sikap SosialNama: .Kelas: .Semester : .3. Asesmen formatifa. Carilah data atau informasi dari berbagai sumber dengan mengenai perbedaan gibahdengan kritik!Nama Kelompok:Anggota kelompok:

Petunjuk penskoran :Nilai skor perolehan /skor maksimum x 100Keterangan :0 – 10 Kurang baik11 – 20 sedang21 – 30 Baik31 – 40 Sangat Baik

4. Penilaian SumatifPilih jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D1. Membicarakan aib yang ada pada diri seseorang dengan maksud untuk merendahkan harga dirinyadinamakan.a. Hasud.b. Gibahc. Dendamd. Buruk sangka 2.2. Perhatikan peryataan berikut ini!1) Andi berkata bahwa rapat akan membahas penjatuhan Roni dari jabatan ketua kelas.2) Ia mengatakan bahwa hari ini tidak ada ulangan harian.3) Gita sangat terkejut atas berita musibah yang menimpa temannya.4) Angga berpesan kepada teman-temannya bahwa teman baru di kelasnya suka menipu.Yang merupakan contoh sikap gibah adalah.a. 1) dan 2)b. 2) dan 3)c. 3) dan 4)d. 1) dan 4)3. Ransi dan Aksa adalah dua orang yang bersahabat sejak kecil. Suatu ketika Ransi menghadap guru BPuntuk konsultasi masalah pelajaran. Pada waktu yang bersamaan Aksa melihatnya. Ia merasa bahwasahabatnya melaporkan keburukan sikapnya kepada guru BP. Dalam hal demikian Aksa terkenasikap.a. Buruk sangkab. Hasadc. Khianatd. Iri4. Perumpamaan perilaku gibah seperti memakan daring saudaranya yang sudah mati terdapat dalamsurah.a. Q.S. al-Ḥujurāt/49: 2b. Q.S. al-Ḥujurāt/49: 12c. Q.S. al-Ḥujurāt/49: 22d. Q.S. al- Ḥujurāt/49: 32 5.5. Perhatikan penyataan berikut ini!1) Selalu berintrospeksi diri.2) Mengunjingkan orang lain.3) Selalu menyebar aib orang lain.4) Merasa dirinya diawasi oleh Allah Swt.Yang merupakan cara menghindari perbuatan gibah adalah .a. 1) dan 2)b. 2) dan 3)c. 3) dan 4)d. 1) dan 4)6. Meneliti dan menyeleksi berita, serta tidak tergesa-gesa dalam memutuskan sesuatu dinamakan.a. Tabayunb. Suuzanc. Husnuzand. Hasud 7.7. Ketika mendengar berita dari media sosial yang merugikan kita, sikap kita adalah.a. Menerima berita dengan senang hatib. Mencari sumber berita tersebutc. Marah dengan yang memberikan beritad. Mengklarifikasi berita tersebut terlebih dahulu8. Agama memerintahkan untuk melakukan tabayun. Tabayun berkaitan dengan pembawa berita danisi berita. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi.a. Amarah yang sangat besarb. Penyesalan di kemudian haric. Putus asa terhadap masalah yang dihadapid. Kebohongan berita yang diterima dan disebar

9. Farhan berangkat ke sekolah bersama dengan temannya yang bernama Rizki. Sampai di sekolah,mereka bertemu dengan Fulan yang menceritakan bahwasannya Farhan dan Rizki pulang sekolahnanti ditantang untuk berkelahi dengan Bejo tanpa alasan yang jelas. Sikap Farhan dan Rizkisebaiknya .a. Tidak percaya begitu saja dan menanyakan informasi yang benarb. Percaya dengan berita tersebut, dengan menemuinya setelah pulang sekolah untuk berkelahic. Cuek terhadap berita tersebut, karena merasa tidak punya masalahd. Mengajak teman-temannya untuk ke lokasi yang telah ditentukan.10. Ani mendapatkan pesan dari orang yang tidak dikenal melalui pesan pada salah satu media sosialbahwa salah satu anggota keluarga mengalami musibah. Ia di rawat di rumah sakit. Di akhir pesantersebut, Ani harus segera mentransfer uang ke nomor rekening salah satu bank. Sikap yang tepatdilakukan Ani adalah.a. Mengecek terlebih dahulu anggota keluarga yang terkena musibahb. Mengirim langsung uang ke nomor rekening tersebutc. Memblokir nomor yang tidak dikenald. Panik, menangis dengan histeris

Adab Bermedia Social Dalam IslamPerkembangan teknologi yang semakin pesat memberikan kemudahan dalammengakses informasi dari berbagai penjuru. Keberadaan media sosial pun tidakbisa terlepas dari segala sisi kehidupan masa kini. Bagaimana mengelolanya agarruang-ruang privasi tetap terjaga dari fitnah dan tidak bebas dikonsumsi publik?Sepertinya keberadaan media sosial sebagai pengikat tali silaturahmi perlu lebih

ditingkatkan esensinya agar kita senantiasa tidak lepas kendali dalam mengeluarkanopini.Islam sebagai agama yang menuntun umatnya untuk selalu mengutamakan berbuatbaik dalam setiap sisi kehidupan memiliki batasan-batasan bagi umatnya dalammenggunakan media sosial secara bijak. Islam tidak memiliki pandanganantimainstream dengan perkembangan teknologi. Islam mendukung dengan tetapmemperhatikan etika yang mengawal moral dan akhlak pada jalur yang benar.Berikut adalah beberapa etika yang harus diperhatikan dalam menggunakanjejaring sosial:1) Jadikan Sebagai Sarana untuk Menebar KebaikanInformasi yang tersebar di media sosial sedikit banyak mendeskripsikan kejernihanakhlak penulisnya. Mereka yang memiliki pandangan menyebarkan manfaatmelalui tulisan dan berwawasan luas tidak akan tergesa-gesa dalam mem-postingberita. Ladang pahala justru akan mengalir apabila setiap hal yang kita beritakanberkhazanah Islam dan menebar faedah. Layaknya seekor lebah yang hanya akanmencari madu, jika insting kebaikan telah terparti, indra kita tidak akan tertarikuntuk menciptakan hal-hal atau tulisan yang akan menimbulkan fitnah.2) Mengingat Hisab atas Segala PerbuatanMenyadari sepenuhnya akan adanya hisab atau perhitungan atas tiap detail yangkita perbuat dapat menjadi pengontrol utama dalam mengendalikan perbuatan.Akan ada hari akhir di ujung kehidupan dunia yang menjadikan manusia sadar akanketerbatasan usia yang dimilikinya. Timbangan baik dan buruk menjadi titikpenentu keberadaan manusia di akhirat: surga atau neraka. Kesadaran akan hisabini pun semestinya kita pegang saat menggunakan media sosial karena apa punyang kita lakukan dengan media sosial juga akan menjadi catatan amal yangdipertanggungjwabkan kelak.3) Lakukan Kroscek Sebelum Berpendapat (Tabayun)Apabila berita yang ditampilkan hanya untuk mencari popularitas dan “like” daripembaca tanpa mengindahkan kebenaran dan fitnah yang akan ditimbulkan, hal inibisa menjadi awal kesalahpahaman. Fenomena "jemari berbicara", yaitu kebiasaanuntuk asal share tanpa mencari kebenaran beritanya, kerap kali terjadi. Berita hoakstersebar karena andil kedua ibu jari kita. Untuk itulah, mencari kebenaran beritamenjadi hal wajib sebelum menyebarkannya.

“Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku: “Hendaklah mereka mengucapkanperkataan yang paling baik (benar). Sesungguhnya, setan menimbulkanperselisihan di antara mereka. Sesungguhnya setan adalah musuh yang nyata bagimanusia” (Q.S Al-Israa' Ayat 53)4) “CCTV” di Kedua BahuMerasa selalu diawasi oleh malaikat utusan Allah di bahu kanan dan kirisemestinya menjadikan tubuh dan akal berpikir sebelum melakukan tindakan.Pengawasan 24 jam semasa detak jantung masih berdebar bukankah cukup untukmenjadi pengendali di setiap perbuatan? Begitu pula dengan aktivitas di jejaringsosial. Like, komen, atau share kita akan disaksikan dan kelak akan dimintaipertanggungjawaban.) Ruang Keikhlasan Tanpa Mengumbar RiyaMisi atau niat hanya terjadi satu arah, yaitu kejujuran hati kepada Sang PemilikKehidupan. Kita tidak bisa melihat, apalagi memberikan penilaian terhadap niatseseorang. Tetapkan misi untuk memanen kelimpahan pahala-Nya tanpa beharappujian yang melambungkan popularitas. Hal ini akan menjadi hal yang mendasarikita untuk terus melakukan segala hal yang positif.Dengan tetap memperhatikan kelima etika dalam menggunakan media sosial ini,diharapkan persaudaraan akan terjadi walaupun hanya di dunia maya. Talisilaturahmi tetap terjalin dan manfaat perkembangan teknologi sebagai saranamengkaji ilmu pun dapat terwujud. Mari jaga etika sebagai predikat muslim terpujidalam bermedia sosial. (AH)

Jakarta: Kemendikbud 12. Sumber Belajar a. Sumber belajar: LPMQ.2019. Al-Qur'an dan Terjemahannya.Jakarta: Kementerian Agama RI Rudi Ahmad Suryadi dan Sumiyati 2020 PAI dan Budi pekerti Kelas 7 RI DediWahyudi, 2017. Pengantar Akidah Akhlak dan Pembelajarannya